
" apa aku tidak salah lihat... " ujar Ara
" apa sayang... ? " tanya hasby
" coba kau lihat di sana... " Ara menunjuk ke arah parkiran motor
" mmm ... itukan Ney... " ujar hasby datar
" iya .... wah wah.... apa mereka sudah pacaran " ujar Ara heboh
" kenapa kau begitu heboh, biarkan saja ... aku tau pria yang bersama nya.. dia dari keluarga yang baik-baik.. " jawab hasby santai dengan terus saja menatap ke arah Ara
" sungguh... apa kau mengenal nya " tanya Ara
hasby menganggukkan kepalanya " aku tak terlalu mengenal keluarga nya .. tapi mereka rekan bisnis ku... " ujar hasby
" apa kau tidak akan turun dan memilih ikut bersama ku ke kantor... " ujar hasby tersenyum
" aahh... kenapa aku lupa.. tidak... tidak... aku akan turun " Ara memperlihatkan gigi kudanya
" aish... kenapa aku sangat menyukai mu... " hasby menarik tubuh Ara ke dalam dekapan nya...
tok... tok... tok...
suara ketukan di kaca jendela membuyarkan suasana romantis di dalam mobil
" aish... " umpat hasby kesal
" Ney... kak Alvin.. " Ara langsung melepaskan pelukannya dari tubuh suaminya dan langsung menurunkan kaca pintu
" Ney.. kak Alvin... " ujar Ara
" wow.... pak kalau mau bermesraan jangan di kampus donk... " teriak Ney pada hasby
" aish... " hasby memalingkan wajahnya
" belajar yang rajin jangan nakal .. aku pergi ya.. " Ara pun langsung mengambil tangan milik suaminya dan menciumnya begitu juga hasby langsung mendarat kan kecupan di kening istrinya
" aish kalian ini.... " ujar Ney kesal melihat kemesraan mereka
tapi beda dengan Alvin yang melihatnya...
" seperti nya aku mengenal pria itu, apa hubungannya dengan arabelle ya .. " batin Alvin
" kalian berangkat bareng ? apa mungkin kalian sudah pacaran.. " ujar Ara
Ney hanya tersenyum-senyum malu tanpa ingin menjawab
" hey kau berani menyembunyikan hal besar pada ku... " ujar Ara
" ia sekarang kami pacaran... " timpal alvin sambil menatap lekat mata ney
" sungguh.." Ney pun langsung memegang kedua pipinya dan menghadap Alvin mencari kebenaran dari Alvin
" tidak ko sayang... " timpal Alvin
" aish kalian ini.... tapi selamat ya untuk kebahagiaan mu sahabatku... " Ara langsung memberikan pelukan hangat pada Ney
" terima kasih Ra... " balas Ney
" cup ... cup ...cup..." Ara langsung menciumi seluruh wajah Ney...
" hey hentikan apa kau tidak malu " bisik Ney karena Ara biasanya melakukan itu saat hanya ada mereka berdua dan dalam keadaan bahagia
" ahkk... aku lupa , pasti ini pengaruh buruk dari .... " ujar Ara " suamiku " batin Ara
" hheee .. kalian lucu ya... " ujar Alvin
Ara dan Ney pun menjawab dengan senyuman manis mereka dan masih saling merangkul
" ngomong-ngomong apa hubungan mu dengan pria tadi ...aku rasa aku pernah melihat nya.. " ujar Alvin pada ara
" aahhh... sebenernya Ara itu... " Ney melihat ke arah Ara dan dapat anggukan kepala dari arabelle " pria yang bersama nya tadi itu suaminya... " ujar Ney
" ah... ternyata kau sudah menikah pantas saja kau selalu menjauh dari pria yang ingin mendekati mu... " ujar alvin
" mmm... suamiku juga mengenal mu kak Alvin .. " ujar Ara
" sungguh , pantas saja aku merasa tidak asing dengan nya.. "
" aahh... baguslah... " teriak Ney
" apa nya yang bagus Ney ? " tanya Ara
" ya bagus kan kita sudah saling mengenal hhheee... " Ney memperlihatkan gigi kudanya dan itu berhasil membuat Alvin menjadi gemas
" pacar siapa si ini gemes banget... " Alvin mengusap-usap ujung kepala Ney
" pacar kak Alvin ... " jawab Ney manja
" aish... hey ... hey ... hentikan kalian belum muhrim... " ujar Ara
" hhheee maaf .. maaf ... aku lupa kalau sahabat saya ustadzah ... " ujar Ney sambil nyengir kuda
" kami tunggu syukuran dari kalian ya... dah... aku masuk kelas dulu... " ujar Ara pamit dan memilih mendahului pasangan baru itu..
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen
terima kasih 🤗