
suasana di dalam mobil hening dingin mencekam tidak ada yang memulai obrolan
" suasana apa ini, kenapa dia berubah lagi... " batin Ara
" apa aku tanya saja ya ... "
" mmm..... apa mungkin dia melihat ke jadian yang tadi... aish.... kalau ia ... kalau bukan... apa mungkin aku akan menjadi janda begitu cepat... "
Ara terus membatin tapi tak sedikitpun ia keluarkan atau bertanya atas perubahan sikap suaminya
setelah sampai rumah pun sikap hasby masih sama dia lebih banyak diam dan mengabaikan Ara
" sumpah kenapa nih hati masih kesal saja... " batin hasby
" mas makan malam yu... mamah dan ayah sudah menunggu di meja makan.. " ujar Ara
hasby hanya menjawab seperlunya saja, begitupun saat dimeja makan ia masih kekeh dengan sikap kecemburuannya.
" mas.... duduk sini... sebenarnya ada apa kenapa kau diam saja... katanya cinta apa cinta mu hanya bertahan segitu doang terus hilang... " ujar Ara
hasby yang mendengar itu langsung menatap ke arah Ara
" aku mendengar semua nya... " ujar hasby dengan pandangan lurus
Ara pun langsung merasa kaget
" huhhh..... " Ara membuang nafas panjang
" oohh.... rupanya suamiku ini sedang cemburu.... " goda Ara
" cemburu...??? " ujar hasby langsung menengok ke arah Ara
" mmm..... manisnya ko cemburu langsung berubah menjadi es lagi... " ujar Ara sambil tersenyum
" apa ini yang di namakan cemburu ?? " polosnya hasby
" aish.... "
" katakan apa yang kau dengar dan lihat tadi siang ? " ujar Ara
" mmm.... ada pemuda tampan mengikuti mu dan ia menyatakan perasaannya pada mu ... siapa dia berani-beraninya dia menyatakan perasaannya pada wanita yang sudah bersuami.... " ujar hasby
" aish.... apa kau lupa tidak semua orang tau pernikahan kita.. " ujar Ara
" apa dia sering mendekat ke arah mu... " ujar hasby
" mana mungkin kau tak tahu, apa banyak cowo lain yang mendekat ke arah mu juga... "
" aku tidak terlalu memperdulikannya dan itu tak tahu juga...." jawab Ara jujur dan enteng
" hah... pasti banyak... apa aku boleh melihat ponsel mulik mu.. " hasby mengeluarkan tangan kanannya dan menyodorkan nya kehadapan ara
" untuk apa.. apa kau tidak percaya ? "
" jangan banyak tanya, berikan ponsel mu... " ujar hasby tegas..
" ini... " Ara memberikan ponsel miliknya dan setelah hasby mendapatkan ponsel milik Ara langsung ia bawa ponsel itu keruang baca
" aku bawa dulu... "
" aish... apa sampai segitunya di cemburu... '' ujar Ara
* *
ruang baca
hasby sedang melihat-lihat isi pesan yang masuk ke ponsel Ara banyak yang belum ia buka dari berbagai aplikasi ,
" apa benar ini ponsel miliknya kenapa banyak Sekali pesan masuk... apa dia sepenting itukah atau sepopuler itukah ? "
hasby terus membuka satu persatu isi percakapan yang masuk
" pantas saja sahabatnya Ney semurka itu saat berurusan dengan ponsel... " hasby tersenyum saat menyadari kelakuan istrinya itu
banyak pesan yang ia abaikan .
" kalau seperti ini apa sebaiknya ia tak usah memiliki benda ini... sebenarnya fungsi ponsel untuk nya itu untuk apa ? apa hanya untuk formalitas saja.. "
hasby pun membuka-buka semua aplikasi yang ada di ponsel ara begitu juga dengan galery foto
" aish... apa benar ini dia... " hasby pun melihat satu persatu foto Ara yang ada di galeri dengan senyum yang tak pernah lepas dari wajahnya, rupanya ia gunakan ponselnya untuk mengambil foto dan browsing internet karena dalam pencarian nya begitu banyak...
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen
terima kasih 🤗