
sedangkan didalam kamar mandi hasby menyesali kekonyolan nya atas yang dilakukannya
" shit.... apa yang barusan ku lakukan..... " hasby mengusap kasar wajah nya dan mengacak-acak rambutnya
" sekarang apa yang dia pikirkan tentang ku.... dasar mesum... " memukul-mukul kecil kepada nya
hasby terdiam sejenak dan mengingat kembali ciuman singkat nya
" hhaahhhh....... tapi manis " hasby mengusap bibirnya dengan sebuah senyuman
hasby keluar dari kamar mandi dengan keadaan telanjang dada ia melihat Ara yang masih duduk di tepi ranjang dengan keadaan tangan yang memegang bibirnya
hasby sebenarnya merasa canggung dengan kejadian tadi tapi ia tutupi dengan sikap dingin nya
Ara yang melihat hasby keluar dari kamar mandi dengan keadaan telanjang dada langsung menutup mukanya dengan telapak tangannya
" Dasar mesum..... " teriak Ara dan berlari ke arah kamar mandi untuk mengambil air wudhu
saat Ara keluar dari dalam kamar mandi Ara melihat pemandangan yang sangat indah
" subhanallah.... dia sholat juga " ujar Ara
" iiiisssttt.... apa an si dia kan tukang mesum .... " batin Ara
hasby sedang melakukan kewajibannya sebagai umat muslim dan Ara senan tiasa menunggu giliran untuk melakukan ibadah
setelah hasby selesai sholat Ara pun langsung mengambil alih tempat nya
tok.... tok...tok....
suara ketukan pintu kembali terdengar hasby langsung membuka kan pintu nya
" ada apa mah...." tanya hasby
" ayoo turun untuk makan malam, ajak istri mu ya ... mamah ingin ke kamar Zahra dulu.... " ujar mamah Yuli
" mah... biar aku saja yang memanggilnya... mamah masuk saja untuk menemui arabelle... " ujar hasby
" baiklah dengan senang hati.... " ujar mamah Yuli dengan senyum lebarnya
* *
hasby masuk kedalam kamar adiknya sebelum nya sudah di persilahkan masuk oleh yang punya
" sedang apa.... " tanya hasby mendekat ke arah Zahra
" ini loh lagi beresin gelang , kalung dan anting-anting ku... " lanjut Zahra
" mmmm " hasby mengusap ujung kepala Zahra
" maaf aku GX bisa datang saat kau menikah... " ujar Zahra
" tidak masalah.... gimana sekolah mu... " tanya hasby dingin
" tenang saja aku kan cerdas yang pasti sekolah ku lancar kaya jalan toll tidak ada masalah.... " Zahra cekikikan
" mmmm...... " ujar hasby
" kak, kau tidak berubah... masih dingin saja... " ujar Zahra
" apa kau masih sering ikut balapan... "
" masih donk kak, jalanan kan dunia ku... " jawab Zahra enteng
" bisakah kau meninggalkan itu , ini demi kebaikanmu Zahra.... " menatap lekat kedua mata Zahra
" kak kepada kakak ngomong seperti itu , kau tau aku ... aku tidak bisa.... " jelas Zahra
" kau ingin begini terus.... kau kapan berubahnya... "
" kak..... " ujar Zahra lirih
" setidaknya untuk kepulangan mu kali ini aku tidak mau melihat atau mendengar kau ikut balapan atau berurusan dengan motor mu.... jika kau melanggar kau akan kehilangan motor mu yang berada di Amsterdam " tegas hasby
" kak.... GX bisa seperti itu donk.... kak .... " Zahra memohon
" jadi bersikap baik lah selama kau ada di tanah air... " jelas hasby
" kakak..... " teriak Zahra karena tidak habis pikir dengan kakaknya
" mau patuh apa kau ingin kehilangan motor mu ... jadi kakak harap kau bisa jaga sikap mu selama ada di sini .... dan satu lagi kau bersiap lah untuk makan malam yang lain sudah menunggu... " hasby meninggalkan kamar zahra
Zahra sepeninggalan hasby merasa kesal dengan apa yang dikatakan kakanya aturan konyol menurutnya yang sangat merugikannya
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️