ARABELLE

ARABELLE
ngamen



dikediaman bibi Kitty...


hasby sedang duduk bersantai di balkon kamarnya dengan ditemani gitar dan secangkir kopi... tiba-tiba saja suara ketukan pintu kamar yang begitu nyaring dan gaduh...


'' siapa yang berani mengetuk pintu kamar ku seperti itu... " ucap Hasby yang mulai terganggu dengan ketukan pintu sambil berjalan ke arah pintu


" siapa.... ? " sembari membukakan pintu kamar nya


belum sempat hasby membuka seluruh pintunya ... pintu sudah terdorong dari arah belakang sehingga membuat Hasby merasa kaget...


" Hay bro.... " teriak dua orang yang muncul dari balik pintu


" kalian... kenapa bisa ada disini... " ucap hasby heran


" santai pak bos... kita kesini karena merindukan mu... " ucap Haris lanjut memeluk tubuh kekar hasby


" apa kau tidak merindukan kami.... " ucap Roy satu tinjuan mendarat di perut hasby


" aishhh... sakit bego.... " ucap hasby


" bodo amat... pantesan loe diam-diam Bae di sini... rupanya udah nemuin bidadari nya ... " timpal Roy sambil melemparkan tas ke arah Hasby


" GX usah ngaco... aku di paksa dijodohkan oleh orang tua ku... dan aku akhir-akhir ini terlalu sibuk di kantor jadi belom sempet ngasih kabar kenapa kalian.... " jelas hasby


" santai pak bos.... kita mengerti kondisi kantor mu sekarang... " ujar haris


menang Hasby akhir-akhir ini sedang disibukkan dengan tender gede


'' btw... btw .... biasanya kau menolak .... kenapa sekarang mau saja menerima perjodohan ini.... " celetuk Roy


" apa kau sudah tidak tertarik dan tidak menginginkan kita lagi dan lebih tertarik pada wanita itu... " lanjut Roy sambil menahan tawanya


hasby yang mendengar itu langsung memberikan tatapan tajam mata nya kepada sahabatnya itu


" ampun bang jago.... hhheee vis .... '' sembari menggakat kedua jarinya


" aku penasaran seperti apa rupa wanita itu sehingga seorang Hasby mau menerima perjodohan ini... " ujar haris


" bukan nya kata Tante kalian selama ini tinggal satu rumah... wah... wah... hasby hassidicky rupanya kau sekarang sudah besar.... pantes saja kau GX mau pindah ke apartemen mu " ujar Roy berpikiran yang tidak-tidak


hasby pun langsung mendelik ke arah Roy dan memberikan tatapan tajam nya


" terserah kamu Roy..... " jawab Hasby santai dan berlalu menuju balkon diambil nya gitar miliknya


Haris dan Roy pun mengikuti Hasby ke arah balkon kamarnya dan mereka pun duduk bersantai bersama


" wow... pemandangan disini keren abis bro....


apa kau lihat kebun teh yang ada di sana " ujar Roy sembari menunjuk ke arah hamparan kebun teh yang ada di bukit


" pantas kau betah disini... suasana sejuk adem gini GX kaya di Jakarta panas polusi mulu... " ujar haris


hasby pun tidak menggubris teman-temannya dan malah asik memainkan gitar miliknya dan menyanyikan lagu kesukaan mereka dan di susul dengan Haris dan Roy mereka pun ikut hanyut bernyanyi bersama


" gue kangen saat-saat seperti ini.... " ujar haris


mereka pun lanjut dengan nyanyian-nyanyian yang lainnya dengan ditemani alunan gitar Hasby


" aduh.... gininih kalau udah kumpul pasti langsung ngamen.... " ujar mamah Hasby yang baru saja masuk ke dalam kamar


" kangen tanz .... sudah lama GX ngamen bareng " celetuk Roy


" ngamen nya di lanjut nanti lagi ... kita makan siang dulu GX enak sudah ditunggu sama yang punya rumah... " ujar mamah Hasby dan langsung mengiring ketiga pemuda tampan itu menuju bawah.


" udah kaya itik ajah di giring-giring " celetuk Roy sambil tersenyum


hasby dan Haris yang mendengar itu langsung menyolor kepala milik Roy


" loe itiknya..... " kompak Hasby dan Haris


mamah Hasby yang melihat itu hanya tersenyum sembari menggelengkan kepalanya


☘️☘️☘️