ARABELLE

ARABELLE
part 114



" ko bisa sampai nabrak Ra.... " ujar Ney cemas


" kamu sendiri GX apa-apa , apa ada yang sakit... " lanjut Ney


" tidak Ney aku tidak kenapa-kenapa , hanya saja motor yang aku tabrak itu spion nya patah dan bodi nya lecet-lecet dan kau harus temenin aku untuk ke bengkel ini untuk bertanggung jawab... " ujar Ara sedih dan menunjukkan alamatnya


" terus kenapa kau sedih... " ujar Ney


" aku sangat menyesali kecerobohan ku ney... "


" sudahlah yang penting jangan kau ulangi lagi ya untung tuh motor tidak ada penghuninya, jika ada habis lah ... " ujar Ney


" kau akan berurusan dengan polisi.... " lanjut Ney


" astaghfirullah Ney, sudah dong jangan ngomong kayak gitu.... jadi males bawa mobil lagi deh... " ujar Ara murung


" hhhheeee.... maaf-maaf abisnya sekalinya kau bawa mobil langsung nabrak tuh motor... "


" aish.... "


* *


seorang pemuda keluar dari arah gedung dan berjalan menuju ke arah parkiran ia heran kenapa posisi motor miliknya berubah dan ia langsung mengambil langkah seribu saat melihat kaca spion nya hilang satu dari kejauhan


" motor gue kenapa nih..... " ujar nya dan langsung memperhatikan seluruh bodi motor miliknya


" shitt....... " saat ia membaca selembar pesan yang ditulis oleh Ara


ia langsung mengambil ponsel miliknya dan memencet setiap nomor yang tertera di kertas


" ****........ " umpatnya kesal karena beberapa kali ia menelpon nomor tersebut tak sekalipun di angkat


" kurang ajar.... " umpatnya


pemuda mahasiswa jurusan kedokteran spesialis ahli dalam tepatnya yang bernama Raka Bramantyo Damian anak dari pemilik rumah sakit ternama di kota ini anak dari bapak Damian dokter spesialis dalam yang terkenal di dalam negri


* *


bengkel


Ara bukan tak ingin mengangkat telepon dari Raka tapi nyalinya ciut saat ia membaca seluruh pesan kasar yang ia terima darinya dan Ara berpikiran males untuk menerima telponnya


karena Ara sudah tau alamat bengkelnya Ara dan Ney pun langsung menuju ke tempat bengkel tersebut


" pak... mau tanya orang yang punya motor ini mana ya.... " tanya Ara ke salah satu montir di sana


" di kafe sebelah kalau GX salah si mba... " jawab si montir


" makasih ya pak.... " Ara dan Ney pun langsung menuju tempat yang ditunjukkan oleh si montir tersebut


" kayaknya itu deh Ra.... " ujar Ney ke salah satu pengunjung kafe karena menurutnya yang lain pada anteng duduk di kursinya tapi hanya dia seorang yang tidak nyaman di tempatnya dengan terus membanting-banting kan ponsel miliknya di atas meja


" mmmm " Ara menganggukkan kepalanya dan ia pun langsung menuju tempat tersebut


" assalamualaikum.... " ujar Ara


" kum salam.... ada apa.... " ujar Raka ketus tanpa melihat sekeliling


" maaf apa kau sedang menunggu motor mu yang sedang di perbaiki di sana... " ujar Ara sambil menunjuk ke arah bengkel


" akhirnya datang juga, ternyata kau yang menabrak motor ku.... " ujar Raka sewot dan Raka langsung melihat ke arah suara


Raka melihat dua wanita cantik yang sedang berdiri tepat di sampingnya yang satu bergaya muslimah dan yang satunya aga tomboi tapi tidak tomboi-tomboi banget si.


" ia aku minta maaf dan aku akan ganti rugi semua biaya kerusakannya... " ujar Ara


" itu sudah seharusnya kau lakukan... " ujar Raka


" kalian duduklah... " Raka menendang kursi yang berada di sampingnya ke arah Ara


" iiihhh.... GX sopan banget si.... " geram Ney emosi


saat Ney ingin meluapkan emosi nya tangan nya berhasil Ara tahan dan Ara kembali menggelengkan kepalanya


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen