ARABELLE

ARABELLE
part 127



" apa masih sakit sayang.... " mamah Yuli mengusap ujung kepala Ara dengan tatapan sendunya


" GX apa-apa mah, nanti juga sakit nya ilang ko... mamah tidak perlu kuatir " ujar Ara tersenyum getir


" kau selalu bilang begitu," mamah Yuli menyodorkan segelas air jamu


" minumlah ini, insyallah nanti akan segera naikkan "


hasby masuk kedalam kamar dan langsung menuju ke lemari dan membuka nya


Ara yang melihat itu langsung terbatuk-batuk... "uhuk...ukhukkk...." sebagian air muncrat ke luar


" pelan-pelan donk sayang..." mamah Yuli memukul-mukul punggung Ara


hasby melihat ke arah Ara tatapan mereka pun ketemu Ara langsung berkaca-kaca matanya


" ia beneran ingin pergi lagi..." batin Ara dengan mata yang sudah berkaca-kaca


" nak kamu kenapa , apa sesakit itu apa kita pergi ke rumah sakit saja..." mamah Yuli mulai pamit


hasby masih setia berdiri di depan lemari


" hasby ayo kita bawa istri mu ke rumah sakit..


" teriak mamah Yuli karena Ara masih belum merespon karena asik dengan pikirannya


hasby menghampiri Ara dan ibunya


" apa sesakit itu ? apa kau yakin ingin pergi ke kerumah sakit ? " ujar hasby tapi dapat pukulan dari mamah Yuli


" AW...... " hasby memegang lengannya yang kena pukul


" mamah kenapa ? " ujar hasby sewot


" kamu yang kenapa sudah tau istri mu sedang sakit masih bertanya .." mamah Yuli tak kalah sewot


" mah Ara tidak apa-apa, kenapa Ara harus ke rumah sakit ? " ujar Ara karena merasa terganggu dengan kedua orang yang ada disampingnya


" terus kenapa tadi kau menangis sayang... " ujar mamah Yuli


Ara melihat ke arah Hasby " jangan pergi lagi... " ujar Ara pelan dengan terus menatap ke arah Hasby dengan tatapan berkaca-kaca


hasby yang mendengar itu pun tersenyum senang...


" hah, emang hasby mau pergi kemana ??... " tanya mamah Yuli penasaran


" apa segitunya kau takut aku pergi " ujar hasby tersenyum


" huhhhhh..... " Ara membuang nafas panjang lalu membuang muka ke arah samping


" apa kau merindukan ku saat aku tidak ada... " ujar hasby


Ara melihat ke arah Hasby sekilas... " tidak" jawab nya cepat... bohong


" ooh, yaudah .... " ujar hasby mengangkat bahunya dan memajukan bibirnya


" sebenarnya ada apa , mamah ada di situasi apa ini.. " ujar mamah Yuli bingung


" mah aku pergi " kekantor dulu... " jaga dia ya mah... " ujar hasby pada telinga ibunya


" istri mu sedang sakit kau ingin pergi... " ujar mamah Yuli


" sebentar doank ko " ujar hasby kembali pada telinganya sambil memasangkan jas ke tubuhnya


" kalau gitu ati-ati ..." ujar mamah Yuli


" aku pergi, jaga dirimu baik-baik selagi aku tidak ada " ujar hasby pada Ara tapi Ara tak menggubrisnya ia asik membuang muka


" mau pergi... pergi saja... " gerutu ara


" sayang apa kau mulai mencintai anak mamah " ujar mamah Yuli tersenyum


Ara yang mendengar itu kaget... " hah... maksud mamah apa si ? "


" kau GX ingin hasby pergi lagi kan , jadi kau mulai menyukainya kan , itu bagus sayang... "


Ara menundukkan kepalanya ia merasa malu dan bingung dengan perasaannya sekarang


" tidak apa-apa kau tak perlu menjawabnya sayang , dan hasby hanya pergi sebentar kekantor untuk menemui ayahnya kau tak perlu takut untuk di tinggal pergi lagi oleh nya.. " ujar mamah Yuli tersenyum


" mah.... aku hanya tidak ingin dia pergi itu saja " ujar Ara malu


" mamah mengerti ko... mamah tunggu kabar baiknya ya sayang dari kalian semoga kalian bisa saling jujur dengan perasaan mu... "


" mmmm...."


" sebaiknya kamu istirahat mamah turun dulu ya " mamah Yuli pun pergi dari kamar Ara


" aku saja masih bingung dengan perasaanku ini..." ujar Ara ambigu


dret...dret...dret...


suara ponsel Ara bergetar


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen