
" apa masih sakit sayang.... " mamah Yuli mengusap ujung kepala Ara dengan tatapan sendunya
" GX apa-apa mah, nanti juga sakit nya ilang ko... mamah tidak perlu kuatir " ujar Ara tersenyum getir
" kau selalu bilang begitu," mamah Yuli menyodorkan segelas air jamu
" minumlah ini, insyallah nanti akan segera naikkan "
hasby masuk kedalam kamar dan langsung menuju ke lemari dan membuka nya
Ara yang melihat itu langsung terbatuk-batuk... "uhuk...ukhukkk...." sebagian air muncrat ke luar
" pelan-pelan donk sayang..." mamah Yuli memukul-mukul punggung Ara
hasby melihat ke arah Ara tatapan mereka pun ketemu Ara langsung berkaca-kaca matanya
" ia beneran ingin pergi lagi..." batin Ara dengan mata yang sudah berkaca-kaca
" nak kamu kenapa , apa sesakit itu apa kita pergi ke rumah sakit saja..." mamah Yuli mulai pamit
hasby masih setia berdiri di depan lemari
" hasby ayo kita bawa istri mu ke rumah sakit..
" teriak mamah Yuli karena Ara masih belum merespon karena asik dengan pikirannya
hasby menghampiri Ara dan ibunya
" apa sesakit itu ? apa kau yakin ingin pergi ke kerumah sakit ? " ujar hasby tapi dapat pukulan dari mamah Yuli
" AW...... " hasby memegang lengannya yang kena pukul
" mamah kenapa ? " ujar hasby sewot
" kamu yang kenapa sudah tau istri mu sedang sakit masih bertanya .." mamah Yuli tak kalah sewot
" mah Ara tidak apa-apa, kenapa Ara harus ke rumah sakit ? " ujar Ara karena merasa terganggu dengan kedua orang yang ada disampingnya
" terus kenapa tadi kau menangis sayang... " ujar mamah Yuli
Ara melihat ke arah Hasby " jangan pergi lagi... " ujar Ara pelan dengan terus menatap ke arah Hasby dengan tatapan berkaca-kaca
hasby yang mendengar itu pun tersenyum senang...
" hah, emang hasby mau pergi kemana ??... " tanya mamah Yuli penasaran
" apa segitunya kau takut aku pergi " ujar hasby tersenyum
" huhhhhh..... " Ara membuang nafas panjang lalu membuang muka ke arah samping
" apa kau merindukan ku saat aku tidak ada... " ujar hasby
Ara melihat ke arah Hasby sekilas... " tidak" jawab nya cepat... bohong
" ooh, yaudah .... " ujar hasby mengangkat bahunya dan memajukan bibirnya
" sebenarnya ada apa , mamah ada di situasi apa ini.. " ujar mamah Yuli bingung
" mah aku pergi " kekantor dulu... " jaga dia ya mah... " ujar hasby pada telinga ibunya
" istri mu sedang sakit kau ingin pergi... " ujar mamah Yuli
" sebentar doank ko " ujar hasby kembali pada telinganya sambil memasangkan jas ke tubuhnya
" kalau gitu ati-ati ..." ujar mamah Yuli
" aku pergi, jaga dirimu baik-baik selagi aku tidak ada " ujar hasby pada Ara tapi Ara tak menggubrisnya ia asik membuang muka
" mau pergi... pergi saja... " gerutu ara
" sayang apa kau mulai mencintai anak mamah " ujar mamah Yuli tersenyum
Ara yang mendengar itu kaget... " hah... maksud mamah apa si ? "
" kau GX ingin hasby pergi lagi kan , jadi kau mulai menyukainya kan , itu bagus sayang... "
Ara menundukkan kepalanya ia merasa malu dan bingung dengan perasaannya sekarang
" tidak apa-apa kau tak perlu menjawabnya sayang , dan hasby hanya pergi sebentar kekantor untuk menemui ayahnya kau tak perlu takut untuk di tinggal pergi lagi oleh nya.. " ujar mamah Yuli tersenyum
" mah.... aku hanya tidak ingin dia pergi itu saja " ujar Ara malu
" mamah mengerti ko... mamah tunggu kabar baiknya ya sayang dari kalian semoga kalian bisa saling jujur dengan perasaan mu... "
" mmmm...."
" sebaiknya kamu istirahat mamah turun dulu ya " mamah Yuli pun pergi dari kamar Ara
" aku saja masih bingung dengan perasaanku ini..." ujar Ara ambigu
dret...dret...dret...
suara ponsel Ara bergetar
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen