ARABELLE

ARABELLE
part 160



" aku tak bisa bernafas.... " ujar Ara disela-sela ciuman nya


" hah..... " Ara mengambil napas sebanyak-banyaknya setelah hasby berhasil melepaskan ciumannya


" sudah.... " ujar hasby dan langsung melahap nya kembali


ciuman demi ciuman hasby berikan pada Ara dengan penuh kasih sayang, tak berhenti di situ hasby langsung menggerayangi tubuh istrinya itu bagian demi bagian hasby mencumbunya sehingga membuat Ara menjadi gelagapan dan menikmatinya


" ahhh......." ******* demi ******* yang dikeluarkan Ara pada malam itu hasby menuntaskan keinginannya berkali-kali pada arabelle


" aaaahhhhh ....., terima kasih sayang.... sekarang tidurlah.... " begitu lah kalimat terakhir yang diucapkan oleh hasby pada istrinya setelah melakukan nya dengan berbagai macam gaya dan melakukannya berjam-jam dan diakhiri dengan kecupan manis di dahi Ara


* *


pagi-pagi sekali terdengar suara ketukan pintu yang sangat nyaring sehingga berhasil membuat dua insan yang sedang asik dalam tidurnya merasa terganggu....


" aish.... Zahra...... " ujar hasby kesal karena sapa lagi yang berani melakukan semua ini kalau bukan adiknya yang laknat itu


" sayang bangunlah..... sayang.... " hasby menggoyangkan tubuh istrinya agar bangun tapi Ara yang masih merasa lelah tak sedikitpun mengerakkan tubuhnya


" akh... pasti kau sangat lelah..." ujar hasby ,


hasby pun langsung menutup seluruh bagian tubuh istrinya dan menyisakan kepalanya saja karena arabelle tak sedang berpakaian sehelai benang pun


hasby pun mengambil semua baju yang berserakan di lantai dan ia pun langsung berpakaian


" woy.... buka pintunya .... tak mungkin kan kau pergi tanpa berpamitan pada ku.... " teriak Zahra di balik pintu


" klek.... " suara pintu terbuka


" kenapa kau berisik sekali.... " teriak hasby


" apa benar kalian ingin pergi sekarang ? " tanya Zahra


" aish ... kenapa ? bukankah masih ada 3 hari lagi ? "


" ada pekerjaan yang harus aku urus Zahra " ujar hasby dengan muka yang masih ngantuk


" aku ingin bertemu dengan kakak ipar ku " ujar Zahra berusaha untuk masuk ke dalam kamar...


" tidak bisa dia sedang tidur... kau jangan mengganggu nya... " ujar hasby berusaha menghalangi jalan Zahra di depan pintu


" tidur ....? aku tak percaya , kakak ipar ku bukan seorang yang pemalas seperti mu ya ..." ujar Zahra


" apa tidak salah tuh , kata-kata itu lebih cocok nya untuk mu ... kau lihat saja sendiri di dalam jika kau tak percaya tapi setelah kau melihatnya langsung pergi... " ujar hasby


Zahra pun langsung masuk kedalam kamar dan dilihatnya Ara sedang tertidur pulas dengan selimut hampir menutupi seluruh tubuhnya


" aish.... ternyata kakak ku garang juga.. singa jantan yang sudah lama menahan hasratnya. " ujar nya ambigu dengan sedikit merinding untuk memikirkan nya


" aku akan pergi.... tapi sebelum kalian pergi temui aku terlebih dahulu dan Jangan coba- coba kalian melupakan aku disini... " ujar Zahra


" mmmm...... " hasby pun langsung menutup kembali pintu kamar nya


" akh..... maaf pasti kau sangat lelah... bahkan suara toa Zahra pun kau sampai tak mendengarnya. " ujar hasby sambil mengusap ujung kepala Ara dan wajah nya


hasby pun membuka kembali baju nya dan langsung menyibakkan selimutnya dan ikut berbaring kembali di sebelah Ara , didekapnya tubuh istrinya yang polos itu dan ia pun lanjut ke alam mimpinya kembali


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen nya Kaka biar tambah semangat lagi untuk menulis nya


terima kasih atas kunjungannya 🤗