
gadis cantik yang bawel melebihi orang tua...
kau yang selalu mengingat kan aku ...
kau yang selalu menegur aku jika aku salah...
kau yang selalu ada saat aku terpuruk...
kau yang selalu berkata " tidak apa-apa..." saat yang lain menyalahkan ku....
kau yang selalu tersenyum saat aku berbuat salah...
kau yang selalu menyuruh ku berubah menjadi orang baik dan hidup yang benar...
kau... kau... arabelle si gadis cantik yang selalu ada untuk ku yang tak pernah membeda-bedakan orang...
kau justru melebihi orang tuaku... yang jauh dari kata peduli pada anaknya... bahkan induk ayam saja sangat memperdulikan anak-anaknya...
miris.....
apa hanya sebatas sebagai seorang sahabat aku bagimu... keinginan yang sudah lama ku pendam, perasaan yang sudah lama ku pendam, rasa suka ku ... cintaku ... hanya untuk sebagai sebatas seorang sahabat untuk mu Ra..
" hah.... " Willy membuang nafas panjang
" apa dengan nya... " Willy melihat ke arah Hasby
" mmm... " Ara menganggukkan kepalanya
" kapan...? "
" habis kelulusan sekolah... kau baru pergi meninggalkan tanah air... " ujar Ara
" hah... apa kau menyukainya.. " tanya Willy
" mmm.... sudah ku duga... kau pasti pergi ke sini untuk bulan madu... " ujar Willy
" apa Ney mengetahui ini... " lanjut Willy
" mmm.... hanya Ney yang mengetahuinya... " ujar Ara
" sudah ku duga... " Willy tersenyum getir
" maaf aku tak memberitahukan mu lebih awal... " Ara merasa bersalah
" sudah lah .... " ujar Willy datar
" maaf... "
" aish.... sudahlah... berarti baku tau posisi ku bagi mu Ra... " ujar Willy
" maksud mu apa Will.... kau masih tetap sahabat laki-laki pertama ku yang terbaik dan selamanya akan seperti itu... Takan ada yang bisa menggantikan posisimu... " ujar Ara
" hah.... karena yang kau punya hanya aku dan Ney yang menjadi sahabat mu..." ujar Willy
Ara tersenyum mendengar itu...
" kau benar... jadi maafkan aku... setidaknya kau orang kedua yang mengetahui pernikahan ku... " ujar Ara
" apa kau bahagia dengan pernikahanmu... " tanya Willy dengan pandangan terus menatap lekat ke arah Ara
Ara tersenyum... " insyallah aku bahagia Will... " ujar Ara
" selamat atas pernikahan mu... maafkan aku saat itu aku tidak ada di sisimu menemanimu ... " ujar Willy berusaha untuk tegar..
Ara tak langsung menjawab dan ia malah menggenggam tangan milik Willy... " terima kasih dan maaf .... " ujar Ara
" yasudah kita balik gabung dan lepaskan ini... aku tak sanggup lagi melihat suamimu terus melihat ke arah ku dengan tatapan membunuh... " ujar Willy tersenyum getir
" aish.... sungguh... " ujar Ara
merekapun kembali duduk bersama dan menghabiskan banyak waktu saat makan siang..
" hah.... ku harap kau bahagia dengan pilihan mu... aku akan selalu menjadi sosok yang ada di belakang mu saat kau sedang kesulitan.. akan ku simpan perasaan ini untuk sebatas kenangan yang indah saat pada waktunya... hah... jujur ini berat tapi aku harus ikhlas demi kebahagiaan mu... " batin Willy masih dengan tatapannya yang tertuju pada Ara dan tersenyum bahagia
" aku titip sahabat ku... jangan pernah kau lukai hati dan perasaannya .... sebagai lelaki yang baik kau harus melindungi dan menyayangi nya dengan sepenuh hati mu... dia sangat berarti bagi ku jadi aku mohon dan bersungguh-sungguh aku titip dia dan jagalah dia jangan pernah kau buat dia menangis... " ujar Willy pada hasby
" kau tak perlu kuatir... itu sudah seharusnya tangung jawab ku... "
" heuh.... " Willy tersenyum getir
" Ra... gue pamit duluan ya... hati-hati saat diperjalanan aku tak bisa mengantarmu ... jaga dirimu baik-baik di sana... hubungi aku jika kau sudah mendarat... " ujar Willy
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen
terima kasih 🤗