ARABELLE

ARABELLE
part 146



muka hasby dan Ara mendadak memerah dan mereka menjadi salah tingkah


" Zahra... sudahlah kau ngomong apa si... " ujar Ara malu


" arabelle ... kau itu benar-benar cantik aku yakin banyak cowo ganteng yang mengejar mu di kampus..."


hasby langsung melihat ke arah Ara untuk mengetahui jawaban apa yang akan ia jawab


tapi Ara juga sempat melirik ke arah Hasby


" tidak ada yang seperti itu Zahra... aku ke kampus untuk belajar bukan untuk mencari perhatian orang apalagi seorang pemuda... " jelas Ara


" aku tidak yakin, bahkan aku tahu nama cowo ganteng yang sedang mendekati mu bahkan dia calon dokter hebat " ujar Zahra sengaja memanas sin suasana


Ara yang mendengar itu langsung membulatkan matanya


" aishhh.... neysilla... " geram Ara pelan karena siapa lagi yang akan memberitahukannya kalau bukan sahabatnya karena Zahra dan Ney bahkan menjadi dekat saat pertama kali bertemu


" kakak ku apa kau tak takut istri mu diambil orang jika kau terus bersikap dingin dan menggantungnya... " ujar zahra pada kakaknya dengan senyum Devils nya


hasby pun menatap ke arah Ara lalu kembali menatap lekat ke arah Zahra


" sebaiknya kau cepat habiskan sarapan mu dan segeralah pergi dari sini... " hasby menekankan setiap katanya dengan pandangan mata terus menatap ke arah Zahra


" mmm baiklah... kakakku.... " Zahra pun langsung lanjutan makannya dan hasby pun langsung berubah sikap nya menjadi lebih dingin


" aku sudah selesai... " ujar Zahra senang


" kakak ipar ku arabelle.... bahkan kau mempunyai sahabat cowo yang sedang sekolah disini bukan ? apa kau sudah memberi tahukannya bahwa kau sekarang ada disini.. aku rasa dia sangat dekat dengan mu... "ujar Zahra tersenyum senang karena bisa memanasi kakaknya


" maaf kakak ipar ku tapi ini demi kebaikan hubungan mu agar kakak ku tau istrinya itu permata..." batin Zahra tersenyum ke arah Ara


Ara yang mendengar itu langsung melihat ke arah Hasby ternyata raut wajah nya sudah berubah...


" Zahra kau ini kenapa si...." batin Ara tersenyum getir


" Zahra... bukan kah kau sudah selesai makannya sebaiknya kau segera pergi... " ujar Ara sambil tersenyum getir


" baiklah nanti kita ketemu lagi ... aku harus pergi ke kampus... " ujar Zahra


setelah kepergian Zahra Ara rasa nya ingin segera pergi ke dalam kamar tapi melihat hasby yang hanya diam dan ekspresi nya yang sudah berubah dingin jadi enggan meninggalkan kursinya


" astaghfirullah situasi macam apa ini... " Ara pun langsung menundukkan kepalanya


hasby pun yang melihat istrinya menjadi diam dan bahkan sudah berubah murung


" mau kembali ke dalam kamar apa mau pergi untuk jalan... " ujar hasby


Ara pun mengangkat wajahnya untuk menatap suaminya sehingga pandangan mereka pun ketemu


" apa kau tidak ingin menjelaskannya yang barusan Zahra ucapan kan ... " batin hasby dengan pandangan terus menatap ke arah Ara


" terserah... " ujar Ara pelan


" baiklah kau gitu bersiaplah kita akan mengunjungi keluargaku yang ada di sini... " hasby dan Ara pun kembali ke dalam kamar untuk bersiap-siap


* *


disepanjang jalan Ara hanya memainkan ponselnya dan hasby fokus menyetir


" neysilla.... apa saja yang kau ucapkan pada Zahra .... " Ara mengirim pesan pada Ney dengan emo marah


" aku ceritakan semuanya yang terjadi disini padanya... apa dia membuatmu susah.. maafkan aku jika aku menceritakan nya pada nya... " balas Ney


" ya... dia menceritakan semuanya pada kakaknya tepat di hadapan ku... "


" sungguh... maaf aku sungguh menyesal... "


" sudahlah.... bahkan sampai sekarang pak suami masih dingin padaku... "


" bukan nya emang dia sudah seperti itu... "


" kemarin sampai tadi pagi dia bersikap baik terhadap ku.... tapi setelah kejadian itu dia berubah lagi... "


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen