ARABELLE

ARABELLE
prat 59



Ara tidak menyangka akan mendapatkan kejutan seperti ini, Ara sungguh merasa sangat bahagia dan bersyukur masih dikelilingi oleh orang-orang yang menyayanginya dan tidak terasa air mata Ara mengalir saking bahagianya


" sayang jangan menangis.... " ujar yuli dan langsung memeluknya


" terima kasih mah.... " ujar Ara


" sama-sama sayang.... " Yuli mengusap lembut calon mantu nya


" assalamualaikum..... " ujar seseorang yang baru tiba


" anak nakal...... " ujar yuli dengan suara pelan


" walaikumsalam.... " jawab mereka kompak terutama Ara langsung menengok ke arah belakang ternyata ada sosok pria tinggi tampan masih dengan setelan kantor nya


" walaikumsalam.... " jawab Ara langsung menghapus air mata nya


" nih buat kamu... " ujar hasby memberikan buket bunga mawar merah


" terimakasih... " ujar Ara tersenyum


" mmmm .... " dingin


" anak nakal..... bisa-bisanya kau mengabaikan ucapan mamahmu.... " mamah yuli melepaskan pelukannya dari Ara dan langsung menjewer telinga sebelah kanan anaknya


" aaahhhh.... sakit..... sakit....mah apa-apaan sih main jewer saja..... " ujar hasby


" rasain tuh akibat nya mengabaikan ibu mu... " ujar yuli kesal


" mah.... sudah donk ... malu sama calon mantu... " ujar Dicky


" Ra.... maafin mamah ya sayang.... mamah belum bisa mendidik anak mamah dengan baik... " ujar yuli...


" ckk..... " hasby mengusap telinga nya yang sudah berubah menjadi merah


" berhubung hasby juga sudah datang jadi kita langsung makan atau duduk-duduk dulu apa kita mau berdiri di depan pintu saja.... " ujar tedi memulai obrolan


" sebaiknya kita duduk-duduk dulu sambil menunggu adzan Maghrib '' ujar yuli dan langsung menggandeng tangan calon mantu nya


" iya benar sebentar lagi adzan Maghrib, apa sebaiknya kita sholat berjamaah saja di musolah... " usul tedi


" aahhhh.... aku setuju... mari kita ke musolah


Ara hanya mengikut saja atas apa yang mereka tentukan dan sekali-kali Ara melihat ke arah bunga mawar merah yang di berikan oleh calon suaminya...


" baru pertama kali aku dapat bunga mawar merah sebanyak ini dan sungguh cantik sekali... " batin Ara dan mengusap lembut bunga mawar nya


" Ra... ayooo kita kemusolah... " ujar mamah yuli


" iya mah.... " Ara beranjak dari tempat duduknya dengan senyum yang tidak pudar dan tidak sengaja berpapasan dengan hasby.


" apa segitu sukanya kau di kasih bunga oleh ku.... " ujar hasby


" biasa saja tuh..... " ujar Ara melinges


" apa segitu jelasnya ..... aaahhh aku malu sekali.... " batin Ara dan langsung berlari ke arah calon ibu mertua nya


mamah yuli yang menyaksikan itu tersenyum melihat kelakuan anak dan calon mantunya .


" ayo... sayang.... " mamah yuli menggandeng tangan Ara dengan senyuman yang tidak pudar di wajahnya sedangkan Ara dia merasa malu dengan muka yang masih sedikit memerah...


**


setelah melaksanakan kewajiban nya mereka beramai-ramai menuju meja makan dan acara makan malam pun dimulai. di atas meja begitu banyak menu makanan kesukaan Ara maupun Hasby karena ini di masak khusus oleh mamah yuli..


" Ra... kamu harus melayani calon suamimu loh... " bisik bibi Kitty


" bibi..... " keluh Ara


" Ra.... kamu harus ingat looohh... " ujar bibi Kitty


Ara pun menganggukkan tanda setuju sebenarnya dalam hati nya menolak


" males banget..... " batin Ara tapi Ara berusaha tetap tersenyum walau hatinya menolak


" biar aku ambilkan... mau makan sama apa ?? " tanya Ara pada hasby


semua orang yang ada di meja makan berhenti dari aktifitas nya sekedar untuk mendengarkan jawaban dari hasby...


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️