
Ara tidak menyangka akan mendapatkan kejutan seperti ini, Ara sungguh merasa sangat bahagia dan bersyukur masih dikelilingi oleh orang-orang yang menyayanginya dan tidak terasa air mata Ara mengalir saking bahagianya
" sayang jangan menangis.... " ujar yuli dan langsung memeluknya
" terima kasih mah.... " ujar Ara
" sama-sama sayang.... " Yuli mengusap lembut calon mantu nya
" assalamualaikum..... " ujar seseorang yang baru tiba
" anak nakal...... " ujar yuli dengan suara pelan
" walaikumsalam.... " jawab mereka kompak terutama Ara langsung menengok ke arah belakang ternyata ada sosok pria tinggi tampan masih dengan setelan kantor nya
" walaikumsalam.... " jawab Ara langsung menghapus air mata nya
" nih buat kamu... " ujar hasby memberikan buket bunga mawar merah
" terimakasih... " ujar Ara tersenyum
" mmmm .... " dingin
" anak nakal..... bisa-bisanya kau mengabaikan ucapan mamahmu.... " mamah yuli melepaskan pelukannya dari Ara dan langsung menjewer telinga sebelah kanan anaknya
" aaahhhh.... sakit..... sakit....mah apa-apaan sih main jewer saja..... " ujar hasby
" rasain tuh akibat nya mengabaikan ibu mu... " ujar yuli kesal
" mah.... sudah donk ... malu sama calon mantu... " ujar Dicky
" Ra.... maafin mamah ya sayang.... mamah belum bisa mendidik anak mamah dengan baik... " ujar yuli...
" ckk..... " hasby mengusap telinga nya yang sudah berubah menjadi merah
" berhubung hasby juga sudah datang jadi kita langsung makan atau duduk-duduk dulu apa kita mau berdiri di depan pintu saja.... " ujar tedi memulai obrolan
" sebaiknya kita duduk-duduk dulu sambil menunggu adzan Maghrib '' ujar yuli dan langsung menggandeng tangan calon mantu nya
" iya benar sebentar lagi adzan Maghrib, apa sebaiknya kita sholat berjamaah saja di musolah... " usul tedi
" aahhhh.... aku setuju... mari kita ke musolah
Ara hanya mengikut saja atas apa yang mereka tentukan dan sekali-kali Ara melihat ke arah bunga mawar merah yang di berikan oleh calon suaminya...
" baru pertama kali aku dapat bunga mawar merah sebanyak ini dan sungguh cantik sekali... " batin Ara dan mengusap lembut bunga mawar nya
" Ra... ayooo kita kemusolah... " ujar mamah yuli
" iya mah.... " Ara beranjak dari tempat duduknya dengan senyum yang tidak pudar dan tidak sengaja berpapasan dengan hasby.
" apa segitu sukanya kau di kasih bunga oleh ku.... " ujar hasby
" biasa saja tuh..... " ujar Ara melinges
" apa segitu jelasnya ..... aaahhh aku malu sekali.... " batin Ara dan langsung berlari ke arah calon ibu mertua nya
mamah yuli yang menyaksikan itu tersenyum melihat kelakuan anak dan calon mantunya .
" ayo... sayang.... " mamah yuli menggandeng tangan Ara dengan senyuman yang tidak pudar di wajahnya sedangkan Ara dia merasa malu dengan muka yang masih sedikit memerah...
**
setelah melaksanakan kewajiban nya mereka beramai-ramai menuju meja makan dan acara makan malam pun dimulai. di atas meja begitu banyak menu makanan kesukaan Ara maupun Hasby karena ini di masak khusus oleh mamah yuli..
" Ra... kamu harus melayani calon suamimu loh... " bisik bibi Kitty
" bibi..... " keluh Ara
" Ra.... kamu harus ingat looohh... " ujar bibi Kitty
Ara pun menganggukkan tanda setuju sebenarnya dalam hati nya menolak
" males banget..... " batin Ara tapi Ara berusaha tetap tersenyum walau hatinya menolak
" biar aku ambilkan... mau makan sama apa ?? " tanya Ara pada hasby
semua orang yang ada di meja makan berhenti dari aktifitas nya sekedar untuk mendengarkan jawaban dari hasby...
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️