ARABELLE

ARABELLE
part 184



Zahra langsung membulatkan matanya dengan sempurna


" apa yang sedang kau lakukan disini... " teriak Zahra.


Willy langsung membekam mulut Zahra


" berisik banget si loe... " ujar Willy


" lepasin gue ... " Zahra langsung menarik tangan Willy dari mulutnya


" hah... " Zahra membuang nafas dengan mata terus menatap tajam ke arah Willy


" dengerin gue dulu , tapi sebaiknya loe pake dulu baju loe.. " Willy melempar baju milik Zahra yang tergeletak dekat Willy sehingga membuat Willy tersipu malu


otomatis Zahra yang mendengar itu langsung menatap tubuh nya


" aaaahhhhh.... " teriak Zahra sekencang-kencangnya


" apa yang loe lakuin pada gue... " Zahra langsung menarik selimut miliknya agar menutupi semua tubuhnya


Zahra tak seperti cewek lainnya yang langsung saja nangis ataupun dramatis ia memilih dibicarakan terlebih dahulu... walaupun hatinya terluka


" maaf tapi sumpah gue tidak ingat... terakhir gue ada di parkiran apartemen gue... tapi kenapa gue bangun-bangun sudah ada di sini bersama loe " ujar Willy


" loe jelaskan nanti sebaiknya loe tutup mata loe gue mau pake baju gue dulu... " teriak Zahra


" hah.... ia cepetan.. " ujar Willy pasrah karena merasa masih bingung


Zahra pun langsung memakai baju nya kembali yang berserakan di lantai


" sebenarnya apa yang terjadi dengan ku, perasaan terakhir kali gue juga baru nyampe rumah... tapi kenapa sekarang gue ada di sini dengan cowok rese itu dan tidur bareng dengannya... " batin Zahra


" sumpah kepala ku juga pusing... " Zahra memegang sebelah kepalanya


" sudah... " ujar Zahra cuek dan Zahra pun duduk kembali ketempat tidur


" loe harus tanggung jawab... " ujar Zahra To do points saat Willy baru saja menghadap ke arah Zahra


" hah... tapi sumpah gue GX sadar gue lupa ... " ujar Willy


" gue tidak mau tahu... " ujar Zahra


" jujur gue masih merasa aneh.. kenapa gue tiba-tiba ada di sini sama loe... padahal kemaren kita tidak bertemu sama sekali.. " ujar Willy


" hah.... gue juga sama seperti itu.. "


" kita lupakan saja... "


" apa yang kau bilang barusan lupakan... " teriak Zahra dengan tatapan membunuhnya


" terus ... "


" tanggung jawab... gue bukan cewe murahan ya... jika kau kabur gue laporkan loe ke polisi... " ujar Zahra tegas..


" hah ... kita bahas ini lagi nanti , gue tidak akan kabur... gue sekarang ingin pulang kepalaku sakit... " ujar Willy


" mmmm.... " dan dapat anggukan kepala dari Willy


* *


di tanah air


pink...


suara pesan masuk ke dalam ponsel ayah Dicky


" astaghfirullah... Zahra.... " geram ayah Dicky saat melihat foto yang masuk kedalam pesannya


" ada apa yah... " tanya mamah Yuli


" tidak ada apa-apa mah, tapi kayanya ayah harus berangkat ke Amsterdam yah ada sesuatu yang harus ayah urus di kantor cabang.. " ujar ayah Dicky bohong


" kenapa mendadak seperti itu.. " ujar mamah Yuli


" ia mah maafin ayah yah padahal lagi senang-senangnya mu dapat cucu..." gurau ayah


" iya yah... "


" mah sebaiknya mamah bantu ayah untuk berkemas ayah ingin bertemu dulu dengan hasby ada hal yang arus Ayah bahas bersama nya .. " ujar ayah Dicky dan langsung dapat anggukan kepala dari mamah Yuli


_


" yah aku tahu siapa laki-laki ini .. dia adalah sahabatnya Ara dan Ney yah..." ujar hasby


" sungguh... apa dia berpacaran dengan adik mu.. "


" setau hasby saat di sana justru mereka malah seperti kucing dan anjing yah..."


" hah... ada yang tidak beres.. " ayah Dicky mulai panik


" ayah besok pagi langsung pergi.. " lanjut ayah


" aku akan bersiap juga... " ujar hasby


" tidak... ayah saja kau temani istri mu dan jangan sampai istri mu dan mamah tahu tentang ini... " ujar ayah


" ya sudah ayah hati-hatilah jika ada sesuatu hubungi aku... " ujar hasby


ayah pun pergi meninggalkan hasby yang masih berpikir..


" ada yang tidak beres... " ujar hasby


hasby pun langsung menelpon Roy sahabatnya untuk menyelidiki latar belakang Willy


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen


terima kasih banyak 🙏🤗