ARABELLE

ARABELLE
pasrah



" Ra.... " panggil bibi Kitty dengan Raffa yang ada di gendongan nya


" bi.... " Ara menghampiri bibi Kitty dan langsung memeluk dan mencium bibi Kitty maupun Raffa


" Ara minta maaf.... " ucap Ara lirih....


" bibi yang harus minta maaf kepada mu sayang... " sudah mulai berkaca-kaca


" sayang..... " ucap paman tedi sambil mengusap lembut punggung istrinya


" Ara akan menerima perjodohan ini dengan iklas... bibi GX perlu kuatir ... " berusaha tersenyum " mari kita sambut para tamu acara nya sebentar lagi akan dimulai juga... " lanjut Ara tak sengaja pandangan Ara dan Hasby bertemu


bibi Kitty mengnganguk kan kepalanya dengan senyum yang manis


" ara tolong gendong Raffa bentar ya... bibi tau kau pasti sangat merindukan nya... bibi mau nyambut para tamu sebentar... "


bibi Kitty menyerahkan Beby Raffa ke Ara dengan penuh hati-hati dan bibi Kitty pun berlalu menghampiri para tamu


" Kaka sangat merindukan mu Beby boy " Ara tak henti-hentinya memberikan ciuman ke Beby Raffa begitu pun dengan Ney yang dari tadi ada di samping Ara


* *


" siapa 2 perempuan itu yang bersama ibumu..... " tunjuk Roy pada Ara dan Ney


sebenarnya hasby dari tadi juga memperhatikan gerak-gerik Ara...


" emangnya kenapa ?... " tanya Hasby


" cantik-cantik ya apalagi yang pakai hijab ... senyum nya itu loh manis banget.... " ucap Roy jujur


hasby yang mendengar itu langsung melirik Roy


" aku harus dapatkan no ponsel nya.... " ucap Roy semangat


hasby dan Haris tidak lagi menggubris perkataan Roy mereka memilih sibuk dengan ponselnya masing-masing


haris yang sudah memiliki kekasih tidak begitu perduli dengan perempuan di sekitarnya baginya satu saja sudah cukup untuk semuanya prinsipnya seperti Hasby tapi beda dari mereka Roy lelaki playboy yang memiliki mantan kekasih di mana-mana


acara syukuran dan akekahan Beby Raffa pun sudah selesai para tamu pun sudah pada pulang


saat Ara mau mengambil beberapa gelas yang ada di atas meja Roy menghampiri Ara


" khmmmmm... " Roy berdehem


Ara tidak menggubris lelaki yang ada di samping nya..


" di hijab mu ada sesuatu... " Roy mencoba mengambil seuntai benang


tapi belum sempat Roy mengambilnya Ara sudah langsung menepis tangan milik Roy


" jaga sikap anda... " memberi tatapan tajam dan langsung berlalu


" sstttttt ...... menarik..... " mengelus tangan nya


saat Ara ingin menyimpan gelas ke dapur sempat berpapasan dengan hasby ,


hasby dengan tampang col nya sedangkan Ara dengan tampang sedikit kesal GX ada yang memulai menyapa


* *


setelah makan malam semua orang berkumpul di ruang tengah


" Aku ikhlas kalau memang ini nasibku. Aku sabar dan pasrah. Yang penting aku sudah memohon dan berusaha semaksimal mungkin.” batin Ara dan sekali-kali melihat ke arah hasby


" sebelumnya saya berterima kasih kepada keluarga bapak Bayu yang sudah mau menyempatkan waktu nya sebentar , karena Arabelle sudah di anggap seperti keluarga sendiri jadi alangkah baiknya kalian juga harus tau " ucap ayah Dicky


" Ara sudah saya anggap seperti anak saya sendiri , sama seperti anak kandung saya neysilla... " tutur papah bayu


ayah Dicky yang mendengar itu langsung tersenyum


" saya tau itu.... langsung saja saya disini berniat untuk melamar nak Arabelle untuk anak saya hasby " ayah Dicky langsung tudu points


Ara yang duduk di apit oleh Ney dan mommy Ney hanya bisa pasrah dan sesekali meremas genggaman tangan Ney


" semua akan baik-baik saja... " ucap Ney pelan memberikan ketenangan


☘️☘️☘️