ARABELLE

ARABELLE
mata sembab



" kenapa kau sangat pelit.... aku mohon kali ini saja kau antarkan aku sampai depan sekolah... "


hasby pun langsung menginjak gasnya dan langsung menuju tempat tujuan yang diinginkan Ara


" terimakasih sudah mau mengantar kan aku sampai sekolah... " ucap Ara tanpa melihat ke arah hasby dan langsung turun dan berlari sambil menyembunyikan matanya dengan kerudung


hasby yang melihat itu hanya menarik nafas panjang.... dan berlalu menuju kantornya


*


di dalam kelas Ara terus-terusan menghindari tatapan temannya terutama dengan Ney sahabat nya dan terus saja murung


" kau ini kenapa dari tadi selalu menghindari tatapan ku " Ney yang mulai kesal dengan sikap sahabat nya itu


" aku sedang sakit mata ... bisa kah kau diam Ney dan bertingkah biasa-biasa saja.... "


Ney bukan nya tambah tenang tapi malah makin curiga bukan Ney kalau kehilangan akal


" Aaaaaahhhh.... Ara coba kau tengok jariku berdarah kena serutannya buk sekre " ucap Ney dengan ekting yang sungguh-sungguh dan meyakinkan


Ara yang mendengar itu replek langsung menoleh ke arah Ney karena Ara tau bahwa serutan yang dimiliki sekretaris kelas sangat tajam dan besar.. Ara GX curiga sama sekali bahwa Ney menipu nya


" mana sini coba aku lihat... lain kali kau harus hati-hati bodoh.... '' Ara yang mulai panik dengan jari Ney yang sudah dililitkan banyak kain


Ney yang melihat itu langsung menatap mata milik Ara


Ney pun langsung membuka lilitan kain itu di depan mata Ara


" maaf... aku melakukan kesalahan tapi sungguh aku sangat kuatir dengan mu sepanjang hari kau menghindari tatapan ku dan terus murung ... kalau ada masalah cerita kau ini selalu seperti ini.... " ucap Ney yang mulai sedih


" maaf aku yang salah..... aku akan cerita tapi tidak si sini .... " tidak tega melihat sahabatnya ikutan sedih Ara lalu memeluknya


" ok ... "


" aku mau ikut dengan mu pulang kerumah... " ucap Ara


Ney yang mendengar itu sangat bahagia dan mengaggukan kepala nya tanda setuju


*


pulang sekolah Ara ikut pulang ke rumah Ney dan di sana Ara menceritakan semuanya masalahnya kepada Ney dan mommy nya Ney , menurut Ara tidak perlu ada rahasia lagi diantara Ney dan ibunya karena menurutnya mommy Ney ibunya juga..


" yang sabar sayang, mungkin bibi dan paman mu ada benarnya... kau harus menerima nya dengan iklas kau GX perlu kuatir jika terjadi sesuatu ada kami disini untuk selalu mendukungmu.... " ucap mommy sela yang cukup paham dengan keputusan yang menimpa anaknya itu


tapi beda dengan Neysela


" apa bibi dan paman mu sudah GX sanggup lagi untuk menampung mu hingga harus menerima perjodohan itu ... aku GX habis pikir dengan mereka ... terus kenapa kau malah mau saja untuk di jodohkan dengannya... emang nih jaman Siti Nurbaya apa .... kau bisa menolaknya dan tinggal bersama dengan kita disini " Neysela marah-marah tidak terima dengan nasib sahabatnya itu


" Ney.... kau ini kenapa sudahlah jangan marah-marah .... sudahlah... aku tidak apa-apa... aku iklas menerima perjodohan ini... mungkin ini udah takdirku seperti ini... lagian aku masih dibebaskan untuk sekolah dan bersenang-senang dengan mu.... " ucap Ara pura-pura tegas dan iklas atas nasibnya


" aish,....... kalau kau sudah bilang kaya gitu aku bisa apa.... tapi aku masih tidak terima dengan perjodohan ini... aku harus ketemu dengan calonmu itu.... " ucap Ney mendekat ke arah Ara dan langsung memeluk erat tubuh Ara


☘️☘️☘️