ARABELLE

ARABELLE
part 107



" apa hari ini anak nakal itu sampai sekarang belum menelepon mu sayang... " tanya mamah Yuli


Ara tersenyum " belum mah.... " ujar Ara pelan


" aish.......... " ujar mamah Yuli


" bahkan dia tidak menelepon ku.... " lanjut mamah Yuli


perbedaan waktu yang lebih cepat 5 jam membuat Ara dan hasby jarang berkomunikasi...


" aku seorang istri tapi tak seperti seorang istri pada umumnya .... " batin Ara sendu


" nak jika nanti ada seorang pemuda yang mendekati mu bilang pada mamah ya.... jika pemuda itu punya paket komplit seperti mu... aku yakin disana pasti kamu banyak yang naksir... secara mantu ku ini cantik pintar baik dan Solehah paket komplit Poko nya.... " ujar mamah Yuli semangat


" mah.... ngomong apa si.... " ujar ayah Dicky


" ayah secara mantu kita.... coba ayah lihat...... " mamah Yuli menoleh lengan suaminya


" mah arabelle itu menantu kita istri dari anak kita hasby bukan anak kita yang berstatus lajang... " ayah Dicky tidak habis pikir dengan jalan pikiran istrinya


" mamah juga tau .... abisnya mamah kesal GX suka pada anakmu itu... " mamah Yuli sedih


" biar saja kalau ada yang lebih baik dari anakmu itu mamah akan merestui nya... " lanjut mamah Yuli


" giliran anaknya yang jelek-jelek anakku ... kalau yang bagus-bagus anaknya... " batin ayah Dicky


ayah Dicky hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah istrinya itu


" nak apa Ney sudah menghubungi mu... " tanya ayah


" sudah... nanti kita ketemu di kampus yah.. " ujar Ara


" apa kalian ngambil jurusan yang sama... " tanya mamah Yuli


" tidak mah.... Ney lebih memilih meneruskan bisnis keluarga nya jadi dia belajar bisnis manajemen... " jelas Ara


" ooohhh.... aku yakin pasti Ney akan sukses untuk meneruskan bisnis keluarga nya... dan kau Ara sayang akan sukses menjadi dokter kandungan yang cantik... " ujar mamah Yuli


Ney merasa jengkel dengan sahabatnya tumben sekali menyuruh nya berangkat sepagi ini di awal masuk kuliah


" sumpah sudah seperti anak SD yang baru masuk ... " ujar Ney kesal


Ney melihat mommy nya yang berada di samping nya sedang asik Selvi di depan kampusnya


" lengkap sudah... benar-benar jadi anak SD lagi... " Ney menggaruk kepalanya kesal


" mom.... stop ... cukup mom, mungkin memori ponsel mommy sudah penuh ... " ujar Ney


karena dari awal masuk kampus mommy sudah banyak mengambil Poto nya sendiri


" sayang ku mommy sudah lama tidak menginjakkan kaki mommy di sini setelah Abang kamu kuliah dulu...." ujar mommy


" aish.... berarti nasib Abang hampir sama seperti ku .... " Ney menutup mulutnya menahan tawanya


mobil milik ayah Dicky sudah memasuki pintu masuk kampus yang masih sepi oleh mahasiswa dan mahasiswi karena masih terlalu pagi .. mereka pun memutuskan untuk sarapan di kantin kampus


" ini ide siapa si... " ujar Ney kesal karena melihat tingkah laku orang beda generasi yang ada di depan nya


mommy dan mamah Yuli sedang asik berfoto dan ayah Dicky mau tidak mau jadi fotografer nya


" Nora banget GX si ... " ujar Ney prustasi karena Ara hanya merespon dengan senyum nya saja


" Ra , ko malah diem .... udah kaya anak SD bahkan bukan SD lagi tapi TK Ra... untung kampus masih sepi... " ujar Ney


" sudah Ney ... terus kita harus bagaimana... coba kau lihat wajah mommy mu dan ibu mertuaku , kebahagiaan sedang menyelimuti wajahnya... " ujar Ara


" ia ... tapi coba kau lihat ayah mertua mu yang jadi korbannya.... aish..... " ujar Ney meringis


" ayah..... " ujar Ara lirih GX tega dengan ayah mertuanya yang sudah menahan kesal pada wanita yang ada didepannya


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen