ARABELLE

ARABELLE
part 79



suara adzan subuh sudah berkumandang Ara membuka matanya secara perlahan tapi keadaan kamarnya masih dalam suasana gelap gulita dan sedangkan entah kenapa tubuhnya susah sekali untuk digerakkan


" astaghfirullah.... astaghfirullah.... " Ara berusaha menenangkan dirinya


" ya Allah kenapa badanku susah sekali untuk digerakkan , aku percaya dengan adanya jin , hantu , dan teman-temannya yang lainnya tapi masa sekarang badanku diereup-eureup apa ketindihan hantu.... astaghfirullah..... " batin Ara was-was


" pak suami... pak suami..... mas hasby..... " teriak Ara


" apa kau masih ada disana....... pak suami.... " Ara mulai merasa ketakutan karena tidak mendapatkan jawaban dari suaminya, sedangkan pelukan ditubuhnya semakin mengerat


" hah... kenapa ada hembusan nafas di sampingku.... " Ara menengok ke arah samping


dan hembusan nafas semakin terasa


" mas hasby .... apa itu kau.... pak suami.... " ujar Ara


" mmmmm...... " suara hasby


" hah ... pak suami apa kau tidur di samping ku... " Ara merasa lega karena yang ia pikirkannya tadi salah


" apa kau bisa melepaskan aku , aku merasa sesak.... pak suami... "


hasby yang masih belum sepenuhnya sadar dengan kesadaran nya karena ia merasa lelah dengan dirinya tapi ia melepaskan guling yang dirasakannya sangat nyaman itu


" dia bahkan mengambil kesempatan ini untuk bisa tidur dengan ku.... " batin Ara


" pak suami bangun donk... kita harus pergi mengambil air wudhu... ini sudah waktunya sholat " Ara menggoyangkan tubuh suaminya


hasby yang merasa kesadarannya sudah kembali langsung terbangun dan mengambil posisi duduk


" kenapa aku bisa tidur di sini... " batin nya


" apa aku harus minta maaf... tapi ini sudah sewajarnya juga... " kembali batin hasby


" pak suami ini sudah waktunya sholat... " suara Ara membuyarkan lamunan hasby


" aahhh.... lampu masih belom menyala... " ujar hasby belum selesai ngomong


" kita bisa mengambil air wudhu di kamar mandi belakang... " ujar Ara memotong pembicaraan hasby


Ara mengikuti hasby dari Arah belakang dan mereka pun melaksanakan sholat berjamaah untuk pertama kalinya


cahaya matahari sudah mulai memasuki rumah milik Ara , Ara dan hasby mulai bisa melakukan aktivitasnya Ara yang membereskan rumah sedang kan hasby berusaha untuk membetulkan saklar rumah ara


* disisi lain


Ney sedang merajuk pada mommy nya karena ia dilarang untuk berkunjung ke rumah Ara


rumah Ara emang berada dipinggiran kota tak seperti Ney dan rumah bibinya tapi tidak sampai menyita banyak waktu untuk menuju kesana


" mom izinkan aku untuk pergi berkunjung hanya sebentar saja ayolah mom.... " mohon Ney


" tidak ... kau akan menggagalkan rencana kalau kau pergi ke sana sayang... " ujar mommy


" mommy jahat .... " Ara memajukan bibirnya ke depan dan berjalan dengan lemas menuju kamarnya dan meningkatkan mommy nya


suara ponsel memenuhi kamar milik Ara.


" hallo.... " ujar Ara


" nyai.... kau kemana saja , aku disekolah mencari mu aku ingin marah pada mu kenapa kau tidak mau berduet denganku saat acara perpisahan nanti bahkan kau curang belom apa-apa sudah minta ijin selama seminggu ... GX ngajak-ngajak lagi ... Ney tanpa mu kaya ikan hidup tanpa air apa kau tau ... bahkan aku untuk melihatnya saja tak tega.... " ujar Willy panjang lebar


" astaga.... Willy kau bisa tidak kalau ngomong sedikit-sedikit udah kaya cewe saja kau ini... "


" Ara cantik .... sudahlah kau cepat kembali ke sekolah aku sungguh merindukanmu... " ujar Willy ngawur


" hey.....


kau sudah gila ..... aku tutup teleponnya..... " Ara memutuskan teleponnya


" apa nih anak sudah mulai gila.... aku juga pengen pergi ke sekolah dan dari tempat ini... " ujar Ara


" tapi tumben sekali anak ini menelepon ku , biasanya kalau dia sedang ada masalah baru menelepon, tapi sudahlah dia rese... " ujar Ara sambil memutar-mutar ponselnya


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ biar tambah semangat nulisnya 😀