ARABELLE

ARABELLE
part 189



" bro ini hasil penyelidikan ku tapi kalau boleh tahu siapa nama mertua mu ... ? " ujar Roy


" aku tidak tahu , aku lupa , emang ada apa ? " hasby mengambil lembaran kertas yang Roy kumpulkan dan mulai membacanya


" aish... menantu laknat.... nama mertua mu sudah tertulis lengkap di kertas itu.. tapi kayanya kematian mereka ada kaitannya dengan mereka, " ucapan itu lolos dari mulut Roy berhasil membuat hasby tercengang


" Ara tak pernah menceritakan orang tua nya dan aku tak berani untuk menanyakannya .... tapi apa kau yakin... " hasby kembali menunda lembaran kertas itu ia lebih tertarik dengan yang Roy barusan ucapkan


" ckckck.... kau benar-benar.... tapi sayang tak ada bukti ... " ujar Roy


" maksudnya , tapi apa kau yakin dengan ucapan mu itu... " ujar hasby tegas


" hah... sebaiknya aku selidiki lebih jelas lagi baru aku menyampaikannya kepada mu, takutnya ini hanya dugaan ku saja " Roy memperlihatkan deretan gigi depannya pada hasby


" mmmm... selidiki dengan jelas dan kau hati-hatilah tuan bagus itu orang yang licik... " ujar hasby


" siap bos... tapi tolong bantu gali kejadian kematian mertua mu dari istri mu itu atau dari orang yang terdekat dengannya mungkin itu akan membantu... " ujar Roy


". baiklah... "


* *


" Zahra.... " ujar Ara


Zahra langsung menengok ke arah suara


" kakak ipar... " ujar Zahra tersenyum dan langsung mendekat ke arah Ara


" aku sangat merindukanmu... " ujar Ara


" aku juga, aku sudah mendengar kabar baik dari mu... " ujar Zahra dan Ara pun langsung menganggukkan kepalanya dengan tersenyum manis dengan tangan yang mengusap lembut perutnya


" Alhamdulillah, akhirnya aku akan menjadi aunty ... " ujar Zahra langsung memeluk erat tubuh Ara


" aku juga sangat senang mendengar kabar baik dari mu Zahra... " ujar Ara


tapi Zahra hanya menghembuskan nafas dengan tersenyum kecut


" awalnya aku tak menyangka dan tak percaya kau akan menikah dengan Willy sahabat ku karena mengingat lagi kalian saat aku di sana seperti tom and Jerry tapi setelah aku melihat kalian tadi di bawah aku jadi yakin mungkin benci dan cinta itu sangat beda tipis... " ujar Ara


* *


ayah Dicky sedang mengingat kan sepasang anak yang ada di hadapannya


" ingat apa yang ayah tadi katakan di dalam mobil... bertingkah lah dengan sewajarnya jangan kau tunjukkan rasa tidak suka kalian satu sama lain jika orang lain tidak ingin mengetahui yang sebenarnya... " ujar Ayah dengan tegas


" mmm.... " ujar Zahra dan Willy kompak...


" ayo kita masuk... " ujar ayah


Willy menyenggol lengan milik Zahra


" hey ingat kau harus tersenyum... jangan tunjukkan wajah melas mu itu.." ujar Willy


" aish .. seharusnya kau lakukan saja bagian mu dan aku juga akan melakukan bagian ku dengan baik... " ujar Zahra dan langsung menerobos masuk terlebih dahulu..


" dasar cewe gila... " gerutu Willy


" hah... apa aku harus menikah dengan nya... " ujar Willy melas


kini mereka sudah duduk berhadapan dengan keluarga besar Dicky , Willy dan Zahra mereka memerankan karakter nya dengan sangat baik sudah seperti pasangan yang sebenarnya


" sayang apa kau sudah yakin dengan keinginan mu untuk menikah... " ujar mamah


" iya mah aku sangat menyayangi Willy dan mamah tahu kan aku tak pernah menjalin hubungan sebelum nya jadi aku putuskan sekalinya aku menjalin hubungan harus disegerakan untuk ke jenjang pernikahan dan Willy pun setuju dengan itu mah... " Zahra mengucapkan itu dengan sangat manja pada Willy tangan nya tak pernah lepas dari genggaman tangan Willy


" iya Tante aku serius untuk menikah dengan anak Tante jadi kami mohon restui kami.. " ujar Willy


dan itu berhasil membuat Ara dan hasby tercengang melihat kemesraannya


" astaga apa benar itu mereka... " batin Ara


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen


terima kasih banyak 🙏