ARABELLE

ARABELLE
part 48



" bukan nya kita sahabat ... ??? sahabat adalah seseorang yang menari bersamamu di bawah matahari dan berjalan bersamamu di kegelapan... " ujar Ara memulai obrolan


Ney yang mendengar itu langsung menatap Ara dengan tatapan mata yang sudah berkaca-kaca


Ara yang melihat itu langsung merentangkan kedua tangannya menyambut Ney dalam pelukannya


" sebenarnya kau ini kenapa... ? " ujar Ara cemas


" kau kemarin kenapa tidak mengangkat telepon dari ku... aku sangat kuatir padamu .... kau dibawa pergi oleh nya aku bahkan tidak bisa mencegahnya karena status mu yang sekarang... apa kau tidak apa-apa ?? " ujar Ney bertubi-tubi...


" apa karena itu kau jadi seperti ini... "


dan Ney menjawab dengan anggukan


" aku sungguh minta maaf pasti kau sangat kuatir...tapi kau tau sendiri aku sangat cuek dengan ponselku bahkan sampai sekarang aku belum membuka ponselku, dan tentang aku .. aku tidak apa-apa kau tenang saja ... kau bisa melihatnya kan... " jelas Ara


Ney langsung menjauh dari pelukan sahabat nya dan langsung memukul lengan milik Ara


" kapan kau akan berubah hah ? , percuma saja kau memiliki ponsel... " teriak Ney


" aaishhh..... " mengusap lengannya


" tapi kau benar tidak kenapa-napa , jika dia melakukan sesuatu bilang pada ku... " ujar Ney


" tidak... kau tenang saja.... kan kau tau aku punya jurus soang nyuluduk... " ujar Ara sambil ketawa


" hhhaaa aku hampir lupa ... tapi aku harap kau tidak mengulangi nya " ancam Ney


" iya nyai.... aku minta maaf ya... udah jangan ngambek gitu nanti cantiknya luntur .... " ujar Ara sambil tersenyum


mereka pun kembali berpelukan


* di sekolah


" Ara.... Ney..... " teriak seseorang dari arah lapangan


Ara dan Ney yang mendengar namanya di panggil langsung menoleh ke arah suara


" Willy... ? " ujar Ara


" kenapa lagi tuh bocah kelihatan nya lagi senang ? " ujar Ney


" takut gue Ney " ujar Ara pada Ney


Ney yang mendengar itu langsung tertawa dan disusul oleh Ara


mereka kira Willy sudah gila tidak biasanya dia seperti itu


" Ara.... gue mau terakhir loe makan enak sepuas loe pokonya terserah di restoran mana yang kau mau.... " ujar Willy semangat dan antusias


Ara yang mendengar itu heran tapi beda dengan Ney


" asikkkk.... berarti gue juga kecipratan makan enak donk.... " ujar Ney senang


" Will.... kenapa kau tiba-tiba mau mentraktir makan ?? ..... " heran Ara


Willy tiba-tiba merangkul pundak Ara dan berbisik di telinga nya Ara


" karena gue suka loe.. " celoteh Willy


Ara yang mendengar itu langsung menghempaskan tangan Willy yang berada di pundaknya


" kau ngomong sembarangan... aku tidak mau !...." ujar Ara kesal


" wkwkwk.... Ara gue bercanda....loe serius banget si... walaupun itu ada benarnya tapi sedikit.... " ujar Willy


" gue mau berterima kasih kepada loe berkat loe gue sadar dan loe harus tau dari kesadaran gue nilai tri out sama ujian praktek gue lulus ... akhirnya...... " ujar Willy semangat sekaligus senang


" tapi GX ada hubungannya dengan nilai si kalau masalah nilai itu hasil usaha dan kerja keras gue sendiri bukan hasil nyontek dari loe ya... tapi gue sungguh berterima kasih kepada loe... " jelas Willy lagi


" selamat ya Bambang Willy aku GX nyangka loe bisa lulus di tri out sama ujian praktek semoga di ujian kelulusan loe juga lulus ya... " ujar Ney


Ara yang mendengar itu merasa aneh karena bahwa dirinya tidak merasa melakukan apa-apa terhadap Willy kenapa Willy harus berterima kasih


" hehehe..... iya selamat ya Willy..." ujar Ara sambil tersenyum garing dengan perasaan Ara yang asih merasa heran


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️😘