
sedangkan di dalam kamar tedi sedang menikmati perannya pikirnya kapan lagi bisa bermanja-manja dengan istrinya itu, semenjak istrinya melahirkan sangat jarang sekali tedi bermesraan dengan istrinya karena sibuk mengurus buah hatinya.
" sayang..... " ujar tedi manja pada istrinya
" iya mas... apa udah merasa baikkan " ujar Kitty sambil mengusap lembut pipi suaminya
" temani aku sebentar ... " tedi menarik pinggang istrinya agar lebih dekat lagi
" baiklah... " ujar Kitty
" sayang Raffa kemana " ujar tedi dalam dekapan istrinya
" Raffa sama bi Titi mas, aku kuatir dengan keadaan mu jadi Raffa aku titipin dulu sama bi Titi " ujar Kitty
" oohh.... sayang aku kangen.... " ujar tedi mencium pipi istrinya..
" mas.... kamu sedang sakit... "
" aku sakit karena kurang belaian dari kamu sayang.... " ujar tedi cengengesan
" mas... kamu bohong ya... sebenarnya kau tidak sakit.. " ujar Kitty yang sudah mulai curiga pada suaminya
" hhheee.... " ujar tedi sambil menunjukkan giginya
" mas.... " teriak Kitty pada suaminya
tedi bukan nya takut akan teriakkan istrinya dia malah berani langsung melahap bibir Kitty dan alhasil Kitty yang sudah mulai marah menjadi mereda akibat ulah suaminya dan alhasil keinginan tedi pun terwujud pada saat itu
* *
di meja makan
" kenapa kau gx makan.. ? " tanya hasby
" aku masih kenyang.. " jawab Ara singkat sambil menikmati jus kesukaannya
" panteslah masih kenyang makan sama pacarnya segitu banyak nya " gerutu Hasby tapi masih terdengar oleh Ara
" maksudnya apa ya... " ujar Ara
" tidak... " jawab hasby singkat
" aku dengar loh .. " ujar Ara ketus
" baguslah kalau kau mendengarnya , seharusnya kau harus ingat dengan setatus mu yang sekarang... " ujar hasby
" apa kau melihat ku makan di restoran Xx... sore tadi... ?? " ujar Ara sambil menatap tajam ke arah Hasby
" kenapa ?? apa kau kaget karena kepergok sedang pacaran... " ujar hasby
" pacar juga tidak apa-apa "
" udah aku bilang aku belom pernah pacaran apa lagi punya pacar... dia hanya teman " teriak Ara dan langsung berdiri dan meninggalkan meja makan dengan perasaan yang sangat kesal
" kalau bukan pacarnya kenapa harus marah... " ujar hasby cuek
Ara memasuki kamarnya dengan muka ditekuk...
" astagfirullah... kenapa aku harus di jodohkan dengan orang seperti itu...." membenamkan mukanya di atas bantal
" boro-boro punya pacar , pacaran aja belom pernah..... apa aku bisa merasakan indahnya masa pacaran ya... seperti pasangan yang lain ... aahhhh...... kesal..... GX mungkin aku bisa merasakan semua itu sedangkan pernikahan saja udah di depan mata... GX mungkin aku dengan dia.... " ujar Ara
tok... tok....
suara pintu kamar Ara terdengar ada yang mengetuk
" siapa lagi... " ujar Ara males
Ara pun membuka pintu kamar nya dan tidak disangka yang mengetuk pintu ya adalah tunangannya sendiri
" huuuuhhh...... ada apa lagi.... " ujar Ara males-malesan
" mana ponselmu.... " ujar hasby
" buat apa ?? " heran Ara
" mana..... " hasby menyodorkan tangan nya
" jawab dulu buat apaan.... " ngotot Ara
hasby bukan nya menjawab pertanyaan Ara hasby malah menyelonong masuk ke dalam kamar Ara tanpa seijin yang punya
" apa yang kau lakukan.... keluar.... kenapa kau tidak tau malu masuk ke dalam kamar seorang gadis.... " teriak Ara
hasby tidak menggubris omongan Ara hasby masih sibuk menemukan ponsel milik ara
" sebenarnya apa yang kau mau... ? " ujar Ara kesal
" ponsel.... " ujar hasby singkat dengan menyodorkan tangan nya dengan tatapan mata yang saling bertemu
" jawab dulu pertanyaan ku ..."
" aku hanya ingin meminjam nya sebentar... kenapa kau sangat pelit... " ujar hasby melangkah dan langsung mendudukan pantat nya di atas kasur Ara....
☘️☘️☘️