
" langsung saja...." serius tanpa basa-basi
" sebelumnya nama saya neysilla kau tau aku sahabat bahkan sudah seperti sodara sendiri bagi ara, "
" aku GX mau basa-basi aku tau kau juga terpaksa menerima perjodohan ini tapi aku harap kau bisa menerima dan menjaga Ara dengan baik jika terjadi sesuatu dengan Ara dan aku dengar dia kenapa-napa dan kau membuat nya menangis kau BERURUSAN DENGAN AKU... aku GX segan-segan menghancurkan mu PAK.... " tegas ney dengan sorot mata yang tajam
" sudah..... " respon hasby santai
Ney yang mendengar respon hasby begitu santai tidak terima seakan-akan menyepelekan omongan nya barusan dan Ney langsung mengebrak meja di depannya dengan sekuat tenaga
brakkkkk.........
" kau kira aku bercanda dengan omongan ku barusan kau menyepelekan omongan ku barusan, aku tegaskan sekali lagi jika aku melihat Ara menangis gara-gara kau dan membuat nya terluka, aku TIDAK akan diam.... " tegas Ney menatap tajam ke arah Hasby
" sahabat yang baik..... " ujar hasby membalas tatapan mata Ney
" kau harus tau aku tipe orang yang kalau sudah menjadi milikku tidak akan pernah mudah lepas dari ku dan pasti setelah jadi milikku aku akan....... " hasby tidak melanjutkan omongan nya karena tiba-tiba ponsel milik Ney berdering dan Ara yang menelpon
" kau angkat saja telpon nya aku harus pergi ngantor tentang Ara kau tenang saja ... " hasby berlalu pergi meninggalkan Ney
" bisa-bisanya aku di ancam oleh anak ingusan... " gerutu Hasby
**
" Ney kau ada di mana, ku cariin kau di kelas ma di kantin ko GX ada..... '' teriak Ara
" aku masih di depan kau tunggu aku di kelas nanti aku ke sana... " ujar Ney
Ney pun mengakhiri telepon nya dan berlari ke arah sekolah
" Ra loe ganggu saja padahal gue belum selesai mengancam tuh calon laki loe.... " gerutu Ney
**
di dalam kelas Ara sedang mengobrol dengan seorang lelaki siapa lagi kalau bukan sahabatnya Willy pria tampan yang terkenal pembuat onar atau troublemaker nya sekolah
" Ra.... loe tau GX .... " ujar Willy serius
" Will.... nama aku tau kalau kau GX ngasih tau bodoh... emang apaan... " jawab Ara males
" Willy..... apaan... '' gemes
" Ra gue pengen tengelam saja di laut... " Willy mengusap kasar wajahnya
" tengelam ???? kau kenapa Will.. cerita dong kenapa harus tengelam di laut... " Ara bingung
" kau sedang ada masalah dengan keluarga apa dengan siapa ? " lanjut Ara karena merasa bingung dengan sahabat nya itu
" Ra... " ujar Willy
" mmmm ... iya kenapa... ? " jawab Ara serius
" Ra..... rasanya gue pengen nyerah saja dengan UN besok.... " ujar Willy prustasi
Ara yang mendengar itu langsung kaget dan menatap tajam ke arah Willy
" Willy...... aku kira apaan..... " teriak Ara
" kau gila ya.... kemarin kau semangat menyambut UN sekarang kenapa kau malah ciut.... " lanjut Ara
" Ra..... gue GX yakin .... " ujar Willy
" Willy kau bodoh atau bego si.... " ujar Ara gemes dengan sahabat laki-lakinya itu
" Will...kau dengerin ya.... bukan nya sebelumnya kau udah yakin mau nyusul sepupu mu yang ada di luar dan jalan satu-satunya kau ke sana ya dengan cara lulus terlebih dahulu di sekolah ini... "
" Ra..... " rengek Willy lagi...
Ara mengambil buku dan siap-siap memukul sahabatnya itu bermaksud biar dia sadar kembali
" aku GX mau dengar lagi kau ngeluh kau harus fokus dengan UN besok jika kau GX berhasil lulus KAU BUKAN LAGI SAHABAT KU .... persahabatan kita AND , TAMAT ... aku GX mau punya sahabat yang bodoh.... " ujar Ara memukul lengan Willy dengan buku
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️