Xiao Cai Cai

Xiao Cai Cai
Menghirup Udara Segar



******Dua Minggu Kemudian******.


Luka dari kaki Cai cai sudah 100% sembuh luka bakar yang ada di punggung Lan yizhan juga sudah sembuh. Mereka berdua akhirnya memutuskan untuk berjalan jalan mengelilingi desa, semua penduduk yang melihat mereka banyak yang berkata kata


" Itu dia yang bernama Yizhan, seorang suami yang sangat menyayangi istrinya "


"Dia rela bertaruh dengan nyawanya demi istrinya "


" Wow istrinya sangat cantik "


"Aku belum pernah melihat wanita secantik itu "


" Suaminya juga tampan, juga sangat kren "


Cai cai kembali ke mode dinginnya di tambah banyak penduduk yang membicaran mereka membuat dia sedikit geram. Tidak tahan dengan ocehan penduduk Cai cai memulai pembicaraan


" Kau orang yang terkenal ya " dengan lembut mata cantik Cai cai melirik Lan yizhan saat dia berkata. Lan yizhan berhenti, menatap sosok Cai cai dari belakang Cai cai membalikkan tubuhnya menghadap Lan yizhan, Lan yizhan segera menepiskan pandangannya berralih ke tempat lain.


Cai cai memiringkan kepalanya di bawah tatapan Lan yizhan dan dia berkata " Ada apa? "


Lan yizhan tanpa daya menggelengkan kepalanya ketika dia menatap lagi mata yang di penuhi dengan pesona cantik Cai cai.


Beberapa penduduk wanita tua memberanikan diri mendekat kepada mereka.


Cai cai melihat mereka mendekat mencoba untuk biasa saja, penduduk wanita tua itu menarik tangan Cai cai dengan lembut kedepan dua langkah dan bertanya " Kau yang bernama Cai cai? Istri yang sangat dicintai oleh suami mu itu? "


Mata cantik Cai cai menyipitkan sedikit melirik Lan yizhan, iya mengangguk.


" Suamimu itu sangat pemberani " ucap penduduk wanita tua itu


"Kalian juga sangat serasi" tambah penduduk yang lain


Cai cai sedikit terkejut " Benarkah? "


"Benar" kata mereka.


Penduduk wanita tua itu mendatangin Lan yizhan meminta izin untuk membawa Cai cai ke perkumpulan wanita wanita di Desa ini. Lan yizhan mengizinkan dan mereka pergi. Lan yizhan melihat kepergian Cai cai tersenyum lembut. Ia merasa kalau dia benar sudah menjadi seorang suami sekarang, ya walaupun umur mereka sangat muda namun tidak akan ada masalah dengan itu.


Cai cai di bawa ke perkumpulan wanita wanita desa, semua wanita berada disana Xuanlu juga berada disana dia menyuruh Cai cai untuk duduk didekatnya.


Xuanlu mengenalkan Cai cai kepada yang lain, namun mereka sudah mengenal Cai cai atau Lan yizhan siapa yang tak mengenal sepasang suami dan istri yang saling mencintai rela berkorban demi menyelamatkan hidup istrinya yang sedang sekarat. Semua tersenyum lembut pada Cai cai, Cai cai merasa kehangatan di desa ini membuat dia teringat dengan keluarganya, penduduk yang ramah dan baik.


Xuanlu melihat para penduduk wanita ini ada yang tidak hadir, Xuanlu bertanya pada yang lain. Penduduk menjelaskan kalau penduduk yang dicari itu sedang sakit, beberapa hari yang lalu dia ke hutan dan di serang oleh binatang buas jadi terkena racun.


Xuanlu terkejud dan bilang kepada mereka untuk menjenguk penduduk itu, Cai cai mengikuti mereka. Sampailah mereka ke rumah penduduk itu, Xuanlu mencoba masuk kerumahnya bersama yang lain, ternyata penduduk wanita itu terkena racun laba laba monster. Cai cai melihat itu berjalan mendekat ia meraih tangan yang terkena racun itu dan mengisapnya. Racun itu sama seperti racun Wang susu yang terkena tusukan laba laba monster itu. Penduduk yang lain terkejud melihat tindakan Cai cai mereka pada saling memandang dalam hati mereka " Dengan mudahnya dia mengisap racun itu, itu adalah racun yang sangat berbahaya apa yang ada di pikiran wanita ini "


Cai cai dengan tenang membuang racun itu ke bawah. Wanita yang sakit itu segera membuka matanya, " Dia sudah sadar " ucap penduduk lain.


Xuanlu bertanya pada Cai cai" Itu sangat berbahaya, mengapa kau melakukannya? "


"Tidak akan terjadi apa-apa denganku" Cai cai mengeluarkan ginseng 200 tahunnya dan menyerahkan pada Xuanlu


"jika ada yang terkena racun itu lagi, kau bisa memberikan ini. Ini adalah Ginseng 200 tahun anti dari semua racun" ucap Cai cai.


Semua penduduk lainnya terkejut melihat itu dan mendengar apa kata Cai cai barusan.


"Bukannya ini sangat langkah, mengapa kau memberikan itu kepada kami" kata penduduk yang lain.


" Mungkin,... seperti Keluarga? " ucap Cai cai dengan sedikit malu.


Xuanlu tersenyum pada Cai cai, dan berkata " Benar. Kita semua adalah keluarga " penduduk yang lain mengangguk satu sama lain, Cai cai yang melihat ini senyum bahagia.


Setelah selesai mereka pergi meninggalkan satu persatu. Xuanlu berjalan berdua dengan Cai cai.


Xuanlu membuka percakapan terlebih dahulu " Apa luka mu sudah sepenuhnya sembuh? "


" Sangat mengejutkan di umurmu yang masih muda kau sudah mencapai peringkat kekuatan level 26 " ucap Xuanlu, Cai cai melihatnya.


" Aku sudah mengetahui semuanya, kalau kalian adalah dari Akademi Zhang kan "


Cai cai sambil berjalan mengerutkan keningnya.


" Klan atas langit Xiao? " ucap Xuanlu


Cai cai menghentikan langkahnya " Kau mengetahui semuanya? "


Xuanlu tersenyum dan menganggukan kepalanya berbalik menatap Cai cai.


" Yizhan dari klan Lan bangsawan elit " tambah Xuanlu.


"Hmm.. Iya semua benar" balas Cai cai


" Apakah Yizhan sudah mengatakan tentang ginseng yang berada di Goa naga itu" tanya Xuanlu, Cai cai mengangguk.


" Ginseng itu berjumlah 2, namun hanya satu diantar kedua itu yang berusia 1000 tahun, satu lagi mungkin sekarang sudah berusia 900 tahun lebih " jelas Xuanlu


Cai cai bingung dia juga mengetahui niat mereka berlama lama disini, karena untuk memantau naga itu.


" Kedua ginseng itu berbeda tempat namun tidak terlalu jauh keduanya, jika kalian ingin mencari kedua itu hal pertama yang harus kalian lakukan adalah membunuh naga itu" jelas Xuanlu.


" Apakah ada cara lain agar tidak membunuhnya " tanya Cai cai.


"Aku tidak yakin tentang itu" balas Xuanlu.


" Terimakasih untuk semuanya " ucap Cai cai.


Xuanlu mengangguk dan ada yang membuat ia penasaran " Beberapa hari yang lalu Yizhan meminta obat luka bakar, apa yang terjadi? Kau terluka lagi?? " tanya Xuanlu


"Tidak, aku baik baik saja" balas Cai cai


"Hmm.. Baguslah" ucap Xuanlu setelah mereka berbincang bincang cukup lama mereka kembali ke rumahnya masing masing.


Cai cai masuk ke dalam kamar tanpa mengetuk pintu ia tanpa sadar melihat Lan yizhan yang sedang berganti baju ia terkejud namun matanya menyipit melihat luka bakar yang ada di punggung Lan yizhan . Cai cai berbalik dan keluar dari rumah itu.


"Dia terluka..." ucap Cai cai sedikit gemetaran.


"Tapi dia tidak mengatakan apa apa padaku" tambahnya, Cai cai sangat kesal dia menghentakan kaki geramnya.


" Kau tidak masuk? " Cai cai terkejud mendengar suara tiba tiba dari belakangnya.


"Kau? " ucap Cai cai.


" Ada apa? " tanya Lan yizhan


"Itu. Hmm.. Tidak! Aku akan masuk" Cai cai pergi masuk kedalam rumah


" Kenapa dia, sangat anehh" ucap Lan yizhan ikut masuk.


Beberapa jam berlalu mereka masih diam tanpa ada yang ingin mulai pembicaraan.


Cai cai membereskan tempat tidurnya Lan yizhan dari belakang mulai bertanya " Bagaimana tadi, apakah menyenangkan? Aku dengar kau memberikan ginseng yang kita dapat dari laba laba monster itu? " tanya Lan yizhan


Cai cai mengangguk " hmm "


Cai cai teringat apa kata Xuanlu tadi tentang ginseng di goa, ia mulai berbicara serius pada Lan yizhan.


Setelah menjelaskan mereka memutuskan secepatnya pergi kesana.