
Setelah penobatan Lan yizhan mereka mengadakan pesta untuk menyambut Raja baru Jingtian sekaligus Lan yizhan dan Cai cai mengadakan pernikahan secara sah di hadapan semua orang.
"Kau sangat cantik jie" ucap Rounan pada Cai cai yang di hari terpentingnya ini ia dan Xiao mei membuka cadarnya jadi kecantikan bagai bidadarinya terpampang jelas di Kerajaan ini.
Semua orang baik lelaki dan wanita pasti memuji kecantikan tiada tara Cai cai, mereka mengatakan bahwa Lan yizhan sangat beruntung bisa mendapatkan wanita secantik Cai cai, tidak penting itu dari Klan mana yang terpenting adalah Cai cai wanita tercantik dimuka bumi ini dimata mereka.
Luo tian mendekati Lan yizhan menyenggol lengannya "Raja? tuan? yang mulia? bagaimana seharusnya aku memanggilmu?" tanya Luo tian yang bingung harus memanggil apa pada Lan yizhan.
"Sesuka hatimu" jawab Lan yizhan datar, ia menjadi raja hanya gelar saja bukan terlalu mendalami menjadi seorang raja, Lan yizhan juga tidak terbiasa dengan ini semua dikehidupannya yang ia tau hanya menjadi tuan muda bukan seorang pemimpin kerajaan besar seperti ini.
Luo tian berpikir sejenak memikirkan panggilan yang cocok " Ahaa!.. aku sudah dapat." ucapnya tersenyum.
"Yang mulia" panggil Rounan memberi hormat pada Lan yizhan, Lan yizhan menghela nafasnya " Hmm.. jangan terlalu sopan seperti itu kau cukup panggil aku seperti biasa saja" jawab Lan yizhan yang kurang nyaman di panggil begitu dengan Rounan. Rounan terkekeh pelan "Baik lah baik Gege" ucapnya.
"Ada apa? " Tanya Lan yizhan kepada Rounan. "Ibu Ratu memanggilmu ge" jawab Rounan. Lan yizhan mengangguk dan pergi menemui Ibu Rounan. Rounan melihat kepergian Lan yizhan dengan tersenyum manis "Dia memakai baju kerajaan itu semakin terlihat tampan" gumannya dalam hati.
Cai cai memerhatikan pandangan Rounan terhadap Lan yizhan yang berbeda mukanya sangat terlihat jelas kalau dia menyukai suaminya itu.
"Kau sangat beruntung memiliki suami seperti dia jie" guman Rounan yang matanya masih melihat Lan yizhan dari jauh tapi ucapannya di tujukan ke Cai cai.
"Hmm... iya" jawab Cai cai yang juga memandang Lan yizhan yang sedang berbicara dengan ratu disana.
"Bagaimana pendapatmu tentang yizhan-ge Rounan?" tanya Cai cai sedikit melirik ke Rounan. Rounan tersenyum "Dia sangat baik, juga sangat menghargai wanita dan yizhan-ge juga... sangat tampan" ucapnya menoleh ke Cai cai.
Cai cai mengangguk "Hmm.. semua yang kau katakan benar" jawab Cai cai. Perayaan pun berjalan dengan lancar.
Setelah selesai acara di Kerajaan semua telah kembali di kamar masing masing begitu juga dengan Cai cai dan Lan yizhan.
"Apa yang sedang kau pikirkan sayang? " tanya Lan yizhan yang melihat Cai cai berdiri menghadap ke luar jendela.
"Hanya memikirkan sesuatu yang masih membuat kurang nyaman" jawab Cai cai lalu pergi berjalan mendekati Lan yizhan yang duduk di pinggiran kasur. Cai cai naik kekasur juga ikut bersadar seperti Lan yizhan.
Cai cai tertawa "Tidak, aku hanya bertanya saja" jawab Cai cai. Lan yizhan lagi lagi menghela nafasnya "Mungkin aku belum pernah menjelaskan ini padamu sayang, dengar. Kau adalah wanita satu satunya yang paling aku cintai tidak yang lain, mengerti? apa cinta yang kuberikan masih kurang? katakanlah aku akan melakukan apa pun asal itu membuatmu bahagia sayang" ucap Lan yizhan serius.
"Benarkah kau akan melakukan apa saja asal aku bahagia suamiku? " tanya Cai cai yang menatap mata Lan yizhan. Lan yizhan memegang pipi cai cai dan membelainya "Benar asal permintaan itu tidak meninggalkanmu. Aku akan melakukan semuanya walaupun kau ingin nyawaku aku akan memberinya" jawab Lan yizhan.
Mata cai cai berbinar binar mendengar perkataan Lan yizhan ia dengan semangat mencium Lan yizhan " Begini. emm.. suamiku bagaimana jika Rounan... Rounan...
"Ada apa dengan Rounan?" tanya Lan yizhan menyipitkan matanya.
"Bagaimana Rounan menurutmu suamiku? " tanya Cai cai yang memastikan dulu apa tanggapan Lan yizhan pada Rounan selama ini.
"Rounan? gadis itu baik, juga polos dan juga gadis yang patuh. Kenapa sayang? " jawab Lan yizhan melihat Rounan orang yang bagaimana.
"Cantik, manis dan juga tubuhnya bagus" Cai cai menambahi. Lan yizhan merasa ada yang aneh dari Cai cai malam ini kenapa tiba tiba membahas tentang Rounan, ada apa sebenarnya?
"Suamiku? bagaimana jika... Rounan kau jadikan selirmu." ucap Cai cai.
"Apaa!!! " Lan yizhan melihat ke Cai cai dengan tatapan serius. Cai cai tersenyum "Bagaimana?" tanya Cai cai sekali lagi dengan takut.
"Bukannya aku sudah bilang hanya kau wanita satu satunya yang ada dihatiku tidak ada wanita lain." jawab Lan yizhan mulai kesal. Cai cai yang melihat wajah kesal Lan yizhan ia langsung memeluk Lan yizhan dengan lembut.
"Aku tau suamiku, tetapi aku merasa terlalu serakah dengan ini semua" ucap Cai cai di dalam pelukannya.
"Seharusnya posisi permaisuri adalah tempatnya, bagaimana pun dia adalah putri asli dari kerajaan ini. Aku sudah memikirkan ini dengan matang jika kau menjadikannya selir itu akan membuat ibu ratu bahagia dan mantan raja sebelumnya juga bahagia di alamnya sana, karena tau putri mereka mendapatkan suami yang bisa melindunginya dan keluarganya. Jika kau memikirkan aku? aku tidak masalah membagi suamiku padanya, bagaimana pun aku juga sudah menganggapnya sebagai adikku. Jika yang kau jadikan itu selir wanita lain aku tidak akan setuju, tetapi ini aku meminta kepadamu agar Rounan menjadi selirmu." ucap Cai cai panjang lebar. Lan yizhan hanya diam saja dengan wajah marah.
"Suamiku, ini permintaanku padamu jika kau menerimanya itu akan membuatku sangat bahagia." Ucap Cai cai melanjutkan ucapannya tadi.
Lan yizhan menatap mata Cai cai serius "Baiklah jika itu akan membuatmu bahagia, tetapi aku memiliki syarat? " jawabnya dengan tidak main main. Mata Cai cai cerah ia bersemangat dan mengangguk.
"Aku akan menjadikannya selir hanya untuk gelarnya saja dan untuk kerajaan ini serta untuk menghormati ibu ratu dan mantan raja sebelumnya. Kurasa kau tau jika aku tidak bisa mencintai wanita lain lagi, jadi jangan paksa aku untuk masuk kedalam kamarnya." ucap jelas Lan yizhan. Cai cai berpikir sejenak "Bukannya itu akan menyakiti Rounannya sendiri? " guman Cai cai dalam hatinya.
"Bagaimana?" tanya Lan yizhan yang melihat serius ke Cai cai. Cai cai menganggukan kepalanya "Setuju." ucapnya tersenyum.
Lan yizhan mendengar itu langsung menarik selimutnya dan ingin tidur duluan, Cai cai yang tau kalau saat ini Lan yizhan sedang marah ia menggodanya manarik selimut itu dan ia mulai tidur dengan memeluk tubuh Lan yizhan "Aku sangat mencintaimu.. aku sangat mencintaimu.. " gumannya dengan memejamkan matanya lalu terlelap dalam mimpi.