
Lan yizhan dan Cai cai sudah meninggalkan Desa, mereka melanjutkan perjalanannya ke Goa naga itu di perjalanan mereka hanya mengobrol masalah rencana di dalam goa nanti. Setelah beberapa hari berlalu mereka sampai di depan Goa itu, Lan yizhan ingin melihat disekeliling dulu jadi dia meninggalkan Cai cai sendiri.
Cai cai melihat sekeliling tidak ada hal yang mencurigakan sampai dia melihat di bawah pohon depannya ada sebuah baju, Cai cai melihatnya dan dia memeriksanya benar ini adalah baju Lan yizhan, tapi kenapa bisa disini. Cai cai terkejud melihat belakang baju ini terkena bakaran yang sangat lebar. Cai cai meremat baju itu dengan geramnya. Setelah beberapa saat Lan yizhan kembali. Cai cai membuang asal baju itu tanpa sepengetahuan Lan Yizhan.
"Ayo kita masuk" ajak Lan yizhan, Cai cai mengangguk dan mereka masuk.
Di dalam Goa karena Lan yizhan sebelumnya sudah pernah masuk jadi dia langsung menuju ketempat Ginseng itu, namun tetap saja naga itu berada disana.
Cai cai merasa tempat ini sangat aneh, ia juga merasa sangat geram pada naga itu atas apa yang dia lakukan pada Lan yizhan.
Lan yizhan menunjuk ginseng 1000 tahun itu " Itu disana " ucap Lan yizhan.
Cai cai dengan gegabah mengambil busurnya dan memanahkan anak panahnya tepat di mata naga itu. Naga itu marah dan mata satunya melihat ke arah Cai cai yang memanahnya. Naga itu mengeluarkan apinya Cai cai dan Lan yizhan terbang menghindar dan sigapnya Cai cai memanahkan satu anak panah lagi ke mata satunya naga itu. Naga itu semakin ganas, ekornya ingin menyabet mereka Cai cai mengeluarkan pedangnya memotong pucuk ekornya. Dengan kejamnya Cai cai dia terbang ke atas naga itu dan ingin memotong kepalanya, namun naga ini sangat licin dia tergelincir dan terjatuh. Lan Yizhan mengambil pedangnya dan menyerang naga itu, naga itu hampir kalah Lan yizhan tetap menyerangnya dengan kekuatan terakhirnya naga itu mengeluarkan sekuat tenaga api di mulutnya. Cai cai memanahkan tepat ke jantung naga itu. Naga itu mati menghantap pintu masuk bebatuan yang ada di atasnya pun ikut roboh jalan keluar pun akhirnya tertutup.
Lan yizhan merasa keadaan sekarang semakin panas dan sangat aneh, dari sebelumnya ini lebih terasa aneh panas di udara masuk kedalam tubuhnya membuat ia semakin gerah nafasnya berderuh kencang jantungnya berdebar semakin cepat, dia tidak tau apa yang terjadi tapi ini membuat dia seperti ingin melakukan sesuatu yang tidak mungkin. Cai cai juga merasakan hal yang sama keringat menyucur deras dari tubuhnya. Dia berjalan menuju Lan yizhan, Lan yizhan yang melihat Cai cai mendekat dia berkata " Jangan mendekat, ku mohon " ucap Lan yizhan menahan perasaan aneh ini.
Cai cai tidak tau ada apa dengan Lan yizhan, dia ingin bertanya apa yang terjadi disini namun Lan yizhan menghentikannya. Cai cai dengan keras kepalanya berjalan saja mendekati Lan yizhan.
Hati Lan yizhan menjadi panas ketika dia melihat Cai cai mendekat. Ia melihat keringat yang mengalir dari pelipis Cai cai yang mengalir ke lehernya membuatnya semakin panas.
"Apa yang terjadi disini" ucap Cai cai.
Lan yizhan entah dapat keberanian dari mana tangannya telulur menyentuh pipi Cai cai dengan lembut.
Cai cai membelalakan matanya " Apa yang kau lakukan! " ucapnya namun dia juga merasa panas yang di tubuhnya juga semakin mengelora.
" A... aku, minta maaf " ucap Lan Yizhan tangannya memeluk pinggang ramping Cai cai dengan lembut membawanya lebih mendekat ketubuhnya. Namun Cai cai hanya terkejud tapi tidak memberontak panas ditubuhnya juga merespon perlakuan Lan yizhan itu. Tangan Cai cai juga telulur membalas rangkulan Lan yizhan. Lan yizhan melihat itu sedikit terkejut ia tersenyum tipis, Cai cai juga tersenyum kepada Lan yizhan. Lan yizhan dengan lembut mencium Cai cai, ruangan yang panas ini pun menjadi hangat penuh dengan cinta.
Lan yizhan dengan terampil menarik ikat baju Cai cai dari belakang dan tangan jahilnya mulai perlahan membuka baju Cai cai satu persatu, Cai cai juga melakukan apa yang di lakukan Lan yizhan, Cai cai membalikan tubuh Lan yizhan dan dia melihat luka bakar di punggung Lan yizhan " Luka ini " Cai cai menyentuh bekas luka itu, Lan yizhan memiringkan kepalanya.
"Apakah sakit? " ucap Cai cai dengan sangat lembut.
Lan yizhan menggelengkan kepalanya. Cai cai memeluk Lan yizhan dari belakang " Ini semua gara gara aku, aku minta maaf " ucapnya dengan meneteskan air mata.
Mata cantik Cai cai menatap mata Lan yizhan dan dia dengan berani menciumnya, Lan Yizhan membalas ciuman itu dengan lembut dan juga sedikit ganas lidah Lan yizhan mengobrak abrik dalam mulut Cai cai, Cai cai yang merasakan itu mengigit bibir Lan yizhan untuk menghentikan Lan yizhan. Lan Yizhan pun perlahan kembali hanya ******* bibir Cai cai dengan lembut. Setelah beberapa lama mereka berciuman Lan yizhan mengendurkan pelukannya, mata Lan yizhan menyapu tubuh Cai cai yang putih, cantik, harum dan sangat lembut ini dengan kagum. Bahkan seseorang tidak dapat menemukan cacat pada ujung kaki sampai ujung rambutnya, seperti mahakarya bidadari dari surga.
Kecantikan Cai cai membuat siapa saja yang melihat ini pasti akan tertarik kepadanya, kecantikan seperti batu giok dengan godaan alami yang menyihir laki laki yang ada didunia ini.
Keindahan dihadapannya ini tampak sempurna tidak boleh melewatkan kesempatan di waktu ini. Lan yizhan mulai membelai tubuh Cai cai yang polos dengan penuh pesona dan gairahnya, Cai cai merasakan seluruh tubuhnya semakin merespon, Lan yizhan mulai menidurkan Cai cai dibawahnya. Naga itu adalah naga remaja jantan yang bisa di bilang naga yang sedang pubertas jadi sebelum dia mati dia mengeluarkan api sekuat tenaganya ke dalam goa ini membuat panas api itu berdampak membuat hasrat manusia yang di dekatnya menjadi ingin melakukan perbuatan itu, Lan Yizhan dan Cai cai diusianya sekarang adalah usia remaja sama seperti naga itu, jadi mereka berdua adalah tumbal dari hasrat naga itu.
Beberapa hari kemudian. Cai cai dan Lan yizhan sudah memakai bajunya kembali, sedikit canggung suasana disini namun mau bagaimana lagi.
Lan yizhan memecahkan keheningan ia menatap Cai cai berkata " Ginsengnya? "
Wajah Cai cai masih memerah dia merasa gugup dan tersipu malu ingin menatap Lan yizhan.
Lan yizhan melihat Cai cai yang masih gugup ia meraih bahu Cai cai dan memeluknya, Lan Yizhan membelai belakang rambut Cai cai dengan lembut, Cai cai mengeratkan pelukannya mukanya di benamkan di dada bidang Lan yizhan ia mendengarkan detak jantung Lan yizhan yang membuatnya nyaman di pelukan ini. Lan yizhan mencium pucuk kepala Cai cai" Ayo kita cari ginsengnya " ucapnya dengan lembut, Cai cai mengangguk dan mereka mulai mencarinya.
Lan yizhan menemukan Ginseng 1000 tahun itu dan mengambilnya, Cai cai masih mencari ginseng kedua yang di katakan Xuanlu kepadanya. Cai cai berjalan dan melihat sekeliling tidak jauh dari Lan yizhan, ia tersenyum yang dia cari akhirnya ketemu dia mengambil daun itu menciumnya dan benar ini adalah ginseng berusia 950 tahun. Ia menggalinya dan mengambilnya. " Sudah kau dapatkan" tanya Lan yizhan dari belakang, Cai cai mengangguk. Lan Yizhan menyerahkan ginseng 1000 tahun itu pada Cai cai.
" Kau yang paling membutuhkan itu, aku hanya cukup mengambil yang ini " tolak Cai cai.
Cai cai mengeluarkan ginseng 500 tahunnya " Aku juga memiliki ini "
Lan yizhan melihat ginseng 500 tahun itu dan berkata " Hn. Jadi ini penyebab kau terkena cakaran itu "
Cai cai terkekeh malu dan iya mengangguk.
"Hn. Baiklah simpan ini, dan aku menyimpan yang ini" ucap Lan yizhan.
"Ayo kita keluar, tapi pintu itu? " ucap Cai cai
Lan yizhan mengeluarkan pedangnya dan menebas bebatuan yang menutupin pintu itu.