Xiao Cai Cai

Xiao Cai Cai
Kembali Ke Klan Xiao



Xiao Shunxi, Xiao Mei, Xiao Shori dan tetua tetua lainnya sedang berkumpul di Aula.


Cai cai masuk bersama Lan yizhan kedalam, semua mata tertuju pada pasangan yang baru masuk ini.


"Cai cai.. " panggil Xiao Mei berdiri dari tempat duduknya, lalu berlari ke arah Cai cai.


"Ibu sangat merindukanmu nak" peluk Xiao Mei ke Cai cai


Cai cai membalas pelukan ibunya dengan erat, ini adalah pelukan rindunya kepada ibunya.


Ibunya merenggangkan pelukannya dan melihat pria tampan di samping Cai cai.


Cai cai melihat itu dan langsung berkata " Ahh.. Perkenalkan bu, ini Yizhan-Ge"


Lan yizhan membungkuk hormat pada Xiao mei, Xiao mei mengangguk pada Lan Yizhan.


Dari tempat duduk di sana sepasang mata melihat tajam ke Lan yizhan.


"Cai cai, siapa sebelahmu itu!" tanya Xiao Shunxi melirik Lan yizhan.


"Ayah ini Yizhan-Ge" jawab Cai cai


" Untuk apa kau membawanya kemari?" tanya ayahnya


"Ayah dia,-


"Klan Xiao tidak menerima kunjungan dari Klan klan lainnya!!" potong Xiao Shunxi


Cai cai menyipitkan sedikit matanya terkejud dengan ucapan ayahnya. Lan yizhan sedikit gemetar mendengar ucapan ayah Cai cai.


"Ayah tapi dia datang bersama ku, aku yang membawanya" jawab Cai cai dengan ayahnya.


"Cai cai, kenapa dengan mu? bukannya kau sudah tau aturan dari klan kita! " ucap ayahnya bingung melihat sikap anaknya ini.


"Aku tau ayah, maka dari itu ini adalah tamu ku dan,-


"Cukupp!! sejak kapan kau berani menentang ku Cai cai!! " ucap ayahnya berdiri dari tempat duduk di ikuti semua tetua tetua di dalam Aula.


Cai cai yang melihat ayahnya sudah marah terkejut, Cai cai adalah anak kesayangan ayahnya dan ayahnya juga tidak pernah berbicara keras padanya namun hari ini, ayahnya benar benar marah kepadanya.


Lan yizhan melihat ke arah Cai cai, cai cai juga melihat ke arahnya Lan yizhan menggelengkan kepalanya.


"Bu.. " ucap Cai cai. Xiao Mei tidak bisa mengatakan apa apa bagaimana pun kedua adalah keluarganya jadi ia tidak bisa memihak


" Apa lagi yang kalian lihat. Usirr dia dari Klan ini!! " ucap Xiao Shunxi menunjuk Lan yizhan.


Semua pengawal yang berada disitu berlari ke arah Lan yizhan. Cai cai membelalakan matanya tak percaya.


"Jika kalian menyentuhnya kalian akan berhadapan dengan ku!! " ancam Cai cai dengan keras menggelegar di dalam Aula.


Semua yang ada disitu terkejud melihat Cai cai yang wajahnya sudah memerah marah. Tetua tetua yang berada di Aula mulai berbisik bisik tidak percaya melihat apa yang mereka lihat sekarang ini.


" Cai cai.. " panggil Lan yizhan dengan lembut.


"Ge, aku akan melindungi mu! " Cai cai menggenggam tangan Lan Yizhan di depan semua orang.


Xiao shori berdiri berjalan ke arah Cai cai.


" Apakah kita akan bertarung disini kak " ucap Cai melihat ke kakaknya yang berjalan ke arahnya.


"Cai cai.. ada apa dengan mu, kau tidak pernah melawan seperti ini. Apa karena dia kau begini?" ucap Xiao shori dengan menyipitkan matanya tak percaya.


"Semua sudah berubah kak"


Cai cai mengeraskan suaranya agar semua orang mendengarnya " Yizhan-Ge adalah kekasihku, aku mencintainya dan kami juga saling mencintai. Kami datang kesini untuk meminta restumu ayah,-


"Cai cai!!! Hentikan omong kosong mu sekarang! " Xiao Shunxi berteriak di aula.


"Cai cai maafkan aku" kakaknya ingin menarik tangan cai cai namun cai cai malah mengeluarkan pedangnya.


"Aku akan bertarung denganmu sungguhan kak" ucap cai cai mengacungkan pedangnya pada Xiao shori.


Semua pengawal pun mulai menyerang Lan yizhan, Lan yizhan mau tak mau ia juga mulai mengeluarkan pedangnya dan bertarung di dalam Aula. Xiao shori juga mengeluarkan pedangnya dan bertarung dengan Cai cai. Xiao Mei yang melihat ini tak percaya dan menangis melihat pertengkaran di sini.


Cai cai awalnya hanya mengancam tidak sesungguhnya melawan tapi keadaan sudah memanas ia mulai mengeluarkan kekuatan sesungguhnya.


Xiao shori sudah hampir kalah dengan Cai cai, Xiao shori terkejud melihat kenaikan kekuatan adiknya ini ia terdorong kebelakang, ayahnya yang melihat Cai cai tidak main main dan melihat Cai cai semakin kuat juga turun langsung dan berhadapan langsung dengan Cai cai. Lan yizhan yang sudah mengalahkan semua pengawal berjalan ke Cai cai, ia menarik tangan Cai cai. "Jangan bertarung dengan ayahmu, aku akan pergi dari sini" ucap Lan yizhan ingin menyudahi semua ini.


Cai cai menggelengkan kepalanya " Tidak ge, aku akan tetap melawan jika mereka tidak menerima mu! " balas Cai cai dengan serius. Lan yizhan yang melihat itu membuat ia juga semakin percaya diri dan berkata " Baiklah kita akan bertarung bersama sama. Cai cai melihat ke Lan yizhan tersenyum dan mengangguk.


Xiao Shunxi menyeringai melihat kedua orang ini, " Kalian benar ingin mengalahkan ku? "


"Cai cai anakku, aku seharusnya tidak mengizinkan kau pergi ke Akademi itu kalau aku tau akan begini. Aku menyesal sungguh menyesal! " ucap Xiao Shunxi dengan penyesalan melihat putri bungsunya ini.


"Ayah.. mengertilah, Aku sangat mencintai Yizhan-Ge ayah.. " ucap Cai cai mulai meneteskan air mata.


"Baiklah, ayah akan merestui kalian,"


Cai cai melihat ke Lan yizhan dengan mata berbinar.


"Tapi.. dengan satu syarat! " ucap Xiao Shunxi yang membuat Cai cai dan Lan yizhan mengerutkan keningnya, menunggu ucapan selanjutnya ayahnya.


"Dia harus mengalahkan ku terlebih dahulu!." semua yang berada di Aula mendengar kata kata Xiao Shunxi terkejud.


Cai cai dan Lan yizhan membelalakan matanya


" Ayah..! " ucap Cai cai


" Bagaimana? " ucap ayahnya melirik Lan yizhan.


Cai cai melihat ke ayahnya dan berkata " Tidak mungkin " ayahnya mengangkat sebelah tangannya mengisaratkan agar Cai cai tidak ikut campur. Lan yizhan dengan sedikit gemetar dan penuh percaya diri berkata " Baiklah, aku menerimanya" ucap Lan yizhan yang membuat semua orang menggelengkan kepala.


Cai cai menarik tangan Lan yizhan " Ge apa yang kau katakan, tidak ge tidak" ucap khawatir Cai cai.


Lan yizhan tersenyum, ia memegang kedua pundak Cai cai " Cai cai, aku tau kekuatan ku tidak sebanding dengan ayahmu tapi aku akan berusaha sekuat tenaga ku untuk meminta restu ayahmu dan membuktikan betapa besarnya cinta ku padamu"


Butiran butiran air mata pun mengalir di pipi Cai cai " Ge.. " Cai cai memeluk Lan Yizhan.


Xiao Shunxi hampir terkena serangan jantung melihat anak bungsunya ini, amarahnya semakin memuncak menyumpah dalam hati " Lihat saja sampai mana kau akan bertahan! " kedua tangan Xiao Shunxi mengepal keras.