
Lan yizhan dan Cai cai berjalan dengan bergandengan tangan, hutan yang rimbun sekarang penuh dengan cinta, pepohonanan yang besar dan rimbun bagai pohon cemara yang berjejer di tepi jalan, rerumputan yang hijau bagai taman bunga yang sedang bemekaran. Sikap yang berbanding terbalik dari biasanya, berbicara sehalus benang sutra, tatapan yang penuh cinta, suasana yang penuh suka duka. Cai cai membuang sikapnya yang lama dan menimbulkan sisi yang lain dari dirinya.
Lan yizhan mengatakan kepada Cai cai agar memanggilnya dengan sebutan kakak, itu akan membuat semakin romantis dan sopan Cai cai menyetujuinya maka dari itu Cai cai memanggil Lan yizhan sekarang dengan kakak.
"Sepulang dari hutan ini, apakah kau akan kembali ke Klan Xiao? " guman Lan yizhan yang penasaran dengan Cai cai.
Cai cai mendengar kata-kata Lan yizhan membahas itu pun bingung harus mengatakan apa, perjanjian dengan orang tuanya adalah 2 tahun. Setelah 2 tahun ini menyelesaikan di Akademi dia harus kembali ke atas, namun dia baru saja mendapatkan cintanya dia tidak rela meninggalkan cintanya yang baru saja di mulai ini.
Pikiran Cai cai mulai menjadi jail dia mengatakan " Bagaimana kalau Yizhan-Ge ikut denganku? "
Lan yizhan berhenti dan menghadap ke Cai cai
"Bolehkah??" tanya Lan yizhan
Cai cai mengangguk " Kenapa tidak "
"Baiklah, aku akan ikut denganmu" balas Lan yizhan tangannya menyentil dahi Cai cai. Cai cai tersenyum bahagia.
Karena sudah berjalan cukup jauh mereka pun beristirahat hari juga semakin gelap. Lan Yizhan mencari kayu dan mengumpulkannya, selagi Lan yizhan kesana kemari mengumpulkan kayu kayu itu Cai cai tidak sekali pun melihat ke arah lain tatapannya hanya jatuh pada kekasihnya itu, dia tersenyum manis melihatnya. Dia berpikir bagaimana ini bisa terjadi padanya orang yang dingin sepertinya sedang jatuh cinta, tidak mau berpisah ingin rasanya bersamanya terus. Lan Yizhan melirik ke Cai cai yang masih memerhatikannya, dia menegakkan badannya tangannya menopang pinggangnya dengan penasaran melihatnya Lan yizhan berjalan membawa kayu itu mendekat ke Cai cai" Apakah aku setampan itu, sampai pandangan mu tak lepas dari wajahku " ucap Lan yizhan menyeringai.
Cai cai balas menopang wajah cantiknya, menaikan alisnya sebelah dengan serius dan menjawab " Mungkin. "
"Hanya mungkin??" jawab Lan yizhan tak yakin.
Cai cai tertawa renyah melihat ekspresi Lan yizhan.
" Sangat tampan " balas Cai cai dengan mengacungkan jempolnya.
"Aku tidak membanggakan diriku, tetapi setiap wanita yang pertama kali melihat ku pasti mereka memujiku, hanya kau yang melihat ku pertama kali acuh tak acuh " ucap Lan yizhan penasaran.
" Apakah aku seperti itu? " tanya Cai cai.
Lan yizhan mengangguk " hn. Apakah di klan Xiao lelaki berwajah tampan sangat biasa, dan banyak disana?? " tanya Lan yizhan
"Emm.. Tidak, sebenarnya tidak tau, di klan Xiao aku hanya melihat 2 pria tampan saja, selebihnya biasa saja" celoteh Cai cai, Cai cai tak tau di luar klan Xiao apakah ada lelaki tampan atau tidak dia tidak pernah keluar dari klannya, dia juga orang yang sangat tertutup hanya orang yang mengenal dirinya namun dia tidak mengenal orang orang itu.
" Siapa itu? " jawab Lan yizhan dengan cepat
" Shori-Ge dan Ayah " ucap Cai cai santai.
Lan yizhan yang sudah mengumpulkan kayu mulai membakarnya, Cai cai sambil berbicara duduk di samping Lan yizhan.
" Dia kakak mu? " tanya Lan yizhan.
"Iya dia kakak yang sangat jahil padaku" balas Cai cai membayangkan kejahilan yang di lakukan Xiao Shori kepadanya.
" apakah kau sangat merindukan keluargamu?" tanya Lan yizhan melihat ke Cai cai.
Cai cai mengangguk sekali " Terkadang aku merindukannya namun sekarang mungkin rindu itu sudah tergantikan" guman Cai cai.
Lan yizhan tersenyum tau arti dari kata kata Cai cai, tangannya mangambil bahu Cai cai dan menariknya dalam pelukannya.
"Bagaimana dengan keluargamu Ge? " tanya Cai cai.
Tangan Lan yizhan mengusap usap bahu Cai cai dan berkata " Sepertinya kita sama " ucapnya
" Aku memiliki seorang kakak, dia bernama Lan Cheyuan" lanjut ucapan Lan yizhan.
"Apakah dia tampan?" ucap Cai cai asal.
" Tidak, aku lebih tampan darinya" balas Lan yizhan.
"Benar, Yizhann-Ge lebih tampan dari siapa pun" ucap Cai cai 70% sudah mengantuk.
"Tidurlah, besok kita akan melanjutkan perjalanan untuk kembali ke Akademi" guman Lan yizhan yang melihat Cai cai sudah setengah sadar. Cai cai mengangguk dan tidur dengan nyaman di dada bidang Lan yizhan. Lan Yizhan berjaga sepanjang malam, sesekali dia juga tertidur namun jika ada suara kecil saja dia langsung membuka matanya dengan waspada.
Mataharii pun muncul dari balik awan tembus di sela sela dedaunan, Lan Yizhan membuka matanya melihat Cai cai tidak ada disisinya. Mata Lan yizhan menyapu semua tempat namun tidak menemukan Cai cainya. Lan Yizhan berdiri dan ingin mencari Cai cai namun Cai cai tiba tiba muncul dari belakangnya.
Cai cai melihat Lan yizhan panik dan langsung bertanya " Ada apa Ge? "
Lan yizhan berbalik melihat Cai cai, dia berjalan mendekat dan langsung memeluk Cai cai.
"Aku disini Ge, aku tidak pergi" ucap Cai cai dari dalam pelukan Lan yizhan.
"Yaa, aku tau" balas Lan yizhan .
Lan yizhan mengambilnya dan meminumnya " Ayo kita lanjutkan perjalanan "
"Hmm.. " guman Cai cai. Dan mereka pun pergi.
Beberapa jam kemudian mereka pun sampai di gerbang Akademi.
Pintu gerbang terbuka, terlihatlah semua murid dan guru Akademi di sana.
" Itu Yizhann.." ucap teman teman Lan yizhan menujuknya.
Lan yizhan dan Cai cai berjalan ke arah teman temannya.
"Kau dari mana saja Yizhan, kenapa lama sekali? " tanya Mu shen
"Hn. Kami tersesat " jawab Lan yizhan.
"Kamii? " beo Ling fan
Cai cai melirik Lan yizhan ,
"Kalian bersama-sama?" tanya Gu Fangzi.
"Tidak, hn. Maksudku iya." jawab Lan yizhan bingung harus jawab apa.
"Sudahlah, sekarang yang terpenting mereka kembali dengan selamat" ucap Zhang Han.
Lan yizhan dan Cai cai mengangguk.
"Bagaimana dengan Ginsengnya?" tanya Biao kepada mereka berdua.
Lan yizhan mengeluarkan ginseng yang ia dapatkan, Cai cai juga mengeluarkannya.
Semua murid dan guru terkejud melihat apa yang mereka bawa.
"Kalian? Mendapatkan ini semua? " tanya Yan li.
"Wahh.. Itu ginseng 1000 tahun" guman Li Qin.
"Yizhann.. sangat kren" ucap Mu yue dengan tersenyum bahagia.
Gu nian nian yang melihat kedatangan Lan yizhan berlari dengan kencang dan langsung memeluknya di hadapan mereka semua.
" Yizhan-Ge.. Akhirnya kau kembali, aku sangat merindukanmu" ucapnya dengan beberapa tetes air mata.
Cai cai menyipitkan sedikit, matanya melirik Lan yizhan dengan wanita itu. Cai cai sebenarnya sangat marah dan kesal melihatnya namun dia juga harus bersikap kembali seperti semua dingin, datar dan acuh tak acuh. Ia hanya bersikap lembut dan lunak di hadapan Lan yizhan seorang bukan yang lain.
Mu yue juga tidak terima yizhannya di peluk dengan wanita lain, ia menarik tangan Gu nian nian untuk menjauhi Lan yizhan.
"Jauhi Yizhan ku "ucapnya.
Malas melihat itu Cai cai berjalan ke arah Biao dengan kembali ke sikap dinginnya, Biao yang peka akan itu juga ikut berjalan menyampingin Cai cai.
Nie Yana dkk yang melihat Cai cai berjalan didepannya hanya menunduk malu, mereka ingin berterimakasih namun mengucapkan itu rasanya sangat berat, jadi mereka hanya lirik saling melirik saja.
Zhang Han yang melihat murid-muridnya sudah sedikit ricuh membubarkannya.
Cai cai masuk kedalam ruangan Biao. Cai cai menyerahkan ginseng yang ia bawa kepada Biao. Biao melihat itu dan berkata " ini akan sangat berguna untuk kemajuan tingkat kekuatan levelmu, namun ginseng ini jika kau rawat dengan baik dia akan semakin lebih bagus" ucap Biao menunjuk ginseng 900 tahun Cai cai. Cai cai mengerti apa maksud Biao dan ia menyimpannya kembali. Cai cai dan Biao berbincang bincang kurang lebih satu jam, setelah selesai Cai cai permisi ingin kembali ke Asramanya.
Cai cai berjalan menuju asramanya namun tangannya di tarik oleh orang lain membawanya ke belakang akademi.
" Ge? " ucap Cai cai.
Lan yizhan mengangguk, ia melihat ke kanan dan kiri waspada mana tau ada yang melihat mereka.
"Maafkan aku untuk kejadian yang tadi" ucap merasa bersalah Lan yizhan.
Cai cai tersenyum tangannya terangkat memegang pipi Lan yizhan " Gege tidak salah, kenapa harus minta maaf "
"Tap,-
Jari telunjuk Cai cai menyentuh bibir tipis Lan yizhan menghentikan ucapannya. Cai cai menggelengkan kepalanya " Aku tidak marah Ge, hati ini ada aku jadi aku percaya bahwa GeGe tidak akan berpaling dariku" ucap Cai cai menunjuk ke dada Lan yizhan. Lan yizhan menghelah nafasnya legah ia menarik Cai cai dalam pelukannya.
"Itu benar" balas Lan yizhan.