Xiao Cai Cai

Xiao Cai Cai
Dia Istriku



"Apakah kami disini hanya penonton?" ucap Cai cai dari belakang Lan yizhan. Luo tian yang mendengar suara wanita ia mengintip dari balik tubuh Lan yizhan, dua wanita memakai cadar walaupun hanya kelihatan matanya saja, namun itu sangat mempesona orang orang yang menatap langsung ke mata ini. Luo tian mendongak melirik Lan yizhan " Siapa wanita cantik ini? " tanyanya dengan berbisik pada Lan yizhan.


"Kenapa!?" ucap Lan yizhan yang kembali bertanya pada Luo tian namun mukanya sedikit datar perasaannya tidak enak.


Luo tian tertawa malu, "Dia sangat cantik, bolehlah kau kenalkan dia denganku" ucap Luo tian yang langsung terpikat oleh Cai cai.


Lan yizhan mencondongkan tubuhnya kesamping Luo tian dan berbisik tepat di kupingnya agar tidak salah mendengar " Dia Istriku. " ucap Lan yizhan menepuk nepuk bahu Luo tian dan berjalan ke belakang berhenti tepat di samping Cai cai.


Luo tian membelalakan matanya "Apaa!!! "


Lan yizhan tersenyum tipis "Dan terimakasih kau sudah memuji istriku cantik" jawab Lan yizhan menyeringai melihat Luo tian.


"Namaku Cai cai dan ini ibuku" ucap Cai cai mengenalkan dirinya pada Luo tian. "Apa yang sebenarnya terjadi selama aku tidak sadarkan diri?? " guman Luo tian yang masih bingung.


"Duduklah aku akan menceritakan semuanya" Lan yizhan berjalan duduk di kursi diikuti Xiao mei dan Cai cai. Lan yizhan menceritakan kejadian yang terjadi disaat Luo tian dan Rounan tidak sadarkan diri. Muka Luo tian saat Lan yizhan menceritakan kejadian itu berbagai macam ekspresi dari marah, tegang, sedih, dan bahagia karena menang.


Luo tian menepuk tangannya "Kalian luar biasa"


ucap Luo tian bangga kepada ketiga orang didepannya ini dengan kekuatan mereka bisa merebut kembali kerajaan Jingtian yang penuh dengan siluman serigala.


"Oh iya, bagaimana dengan Rounan. Apakah dia sudah sadar? " tanya Luo tian yang penasaran dengan kabar Rounan.


"Dia sudah sadar, tapi jika kau hari ini ingin melihatnya mungkin tunda dulu. Rounan sedang berduka jadi beri dia waktu untuk menyendiri. " jawab Lan yizhan.


"Berduka? untuk siapa?" tanya Luo tian menautkan kedua alisnya.


"Hmm.. Raja Jingtian tewas dibunuh oleh siluman kejam itu. " Jawab Lan yizhan menghela nafasnya.


"Sangat kejam! syukur kau sudah menghabisinya yizhan" ucap Luo tian kesal.


Lan yizhan bangkit dari tempat duduknya dan mendatangi Luo tian "Kau baru saja pulih, istirahatlah. Aku akan pergi" ucap Lan yizhan pergi dari sana bersama Cai cai dan Xiao mei.


"Nak ibu kembali kekamar duluan ya" ucap Xiao mei yang lelah ingin istirahat ia pamit pada Cai cai dan Lan yizhan mereka pun mengangguk.


"Bagaimana jika kita berjalan jalan? " ajak Lan yizhan yang juga bosan beberapa minggu ini tidak ada kegiatan di kerajaan ini.


"Ge.. aku sudah lama tidak berlatih bagaimana jika aku bertarung denganmu?" ucap Cai cai. Lan yizhan mengangguk setuju mereka pun berjalan ke taman belakang kerajaan untuk berlatih.


Lan yizhan terkekeh melihat Cai cainya yang sedang ngambek, Lan yizhan mempunyai ide yang cemerlang "Baiklah jika kau marah, aku akan pergi " ia pura pura pergi meninggalkan Cai cai disana sendirian. Cai cai membalik badan melihat kepergian Lan yizhan "Ge.. " panggilnya dengan tatapan sedih.


Lan yizhan tersenyum tipis dan berbalik badan menghadap Cai cai " Ada apa? " ucapnya dengan wajah datar yang berpura pura.


Cai cai lari ke Lan yizhan dan memeluknya dengan erat "Jangan tinggalkan aku" ucapnya dipelukan Lan yizhan, Lan yizhan tersenyum kemenangan karena rencananya berhasil. Lan yizhan mengendurkan pelukannya dan perlahan membuka cadar Cai cai melihat wajah yang sangat cantik mempesona bagai giok yang alami dan asli ini lalu mencium lembut dahi Cai cai tidak sampai situ Lan yizhan karena masih gemas dengan cai cai ia mencium kedua pipi Cai cai. "Kau mengerjaiku?" ucap Cai cai yang tau bahwa Lan yizhan tadi berpura pura marah. Lan yizhan tidak menjawab malah mencium bibir ranum Cai cai dengan lembut. Cai cai membalas ciuman Lan yizhan dengan lembut dan lembut lalu mengigitnya setelah itu Cai cai pergi lari dari sana.


Lan yizhan meringis memegang bibirnya yang di gigit Cai cai "Cihh.. sakit sekali. Hmm.. baiklah aku akan membalasnya didalam kamar" ucap Lan yizhan dengan menyeringai dan ikut pergi mengejar Cai cai.


Langkah Lan yizhan terlalu cepat jadi sudah sampai di belakang Cai cai, Cai cai ingin kabur ke kamar ibunya namun dengan cekatan Lan yizhan menggendong Cai cai ala bridal stylenya membawanya kedalam kamarnya.


"Aku ingin tidur bersama ibuku.. " guman cai cai yang meronta ronta di gendongan Lan yizhan, Lan yizhan mendengar itu langsung menutup mulut Cai cai dengan ciuman dan masuk kedalam kamar, Lan yizhan langsung mengunci pintu kamarnya agar Cai cai tidak bisa kabur.


Lan yizhan menjatuhkan Cai cai dengan lembut di atas kasurnya Cai cai ingin kabur tetapi Lan yizhan menarik tangan Cai cai menjatuhkannya sekali lagi lalu Lan yizhan menjatuhkan tubuhnya juga diatas cai cai dengan pertahanan kedua tangannya melihat cai cai dari jarak yang sangat dekat.


"Aku,-


Cuppp..


"Aku ingi,-


Cuppp...


Setiap Cai cai berbicara Lan yizhan akan langsung mencium bibir Cai cai, Cai cai yang berpura-pura kesal pun lama lama tertawa.


"Ayo bicara lagi" ucap Lan yizhan dari atas Cai cai. Cai cai menggelengkan kepalanya, Lan yizhan memajukan wajahnya mendekat ke kuping Cai cai " Bagaimana jika kita buat adik Ziyan?". Cai cai membelalakan matanya " Apa,-


Cuppp..


Cai cai tidak mau berbicara lagi karena jika dia mengucapkan sesuatu pasti Lan yizhan akan menciumnya. Lan yizhan melihat Cai cai yang terdiam jadi usil kembali "Bagaimana sayang?" tanyanya sekali lagi menggoda dan terus menggoda.


"Adik Ziyan? bukan kah terlalu cepat?" guman Cai cai dalam hati. "Sayanggg.. " ucap Lan yizhan dengan lembut menatap mata Cai cai sekali lagi dengan puppy eyesnya menggoda Cai cai.


Cai cai melihat Lan yizhan seperti itu pun tidak tahan dengan godaan itu, "Mukanya itu? Kenapa? kenapa sangat menggemaskan!!! Sial aku tidak bisa terus terusan begini!! aku tidak tahan..! aku tidak tahan" gerutu Cai cai dalam hatinya, akhirnya Cai cai mengalah mukanya juga sudah merona merah ia memberanikan diri menatap mata Lan yizhan yang penuh sihir godaan itu lalu Cai cai memalingkan wajahnya kesamping menganggukkan kepalanya, Lan yizhan yang melihat persetujuan Cai cai langsung menyantap Cai cai dengan hidup hidup :).