
Sudah 6 bulan Lan yizhan pergi mengembara berlalu lalang kesana kemari sendirian. 6 bulan yang lalu Lan yizhan berhasil keluar dari Klan Lan semua itu berkat gegenya yang membantunya untuk kabur. Lan yizhan juga tidak memberi tahu apa alasan dia pergi dan kemana dia akan pergi pada Mu shen, Yan li, Gu fangzi dan Ling fan. Lan yizhan juga yakin pasti mereka juga akan mencarinya.
6 bulan ini juga Lan yizhan banyak memasuki hutan, kota, perkampungan untuk mencari informasi keberadaan ginseng. Namun sampai sekarang belum menemukannya, Lan yizhan pun kembali melanjutakan perjalanannya ke kota lain, ia memutuskan untuk beristirahat menginap di penginapan yang sederhana yang di atasnya sebagai penginapan dibawahnya kedai minum. Lan yizhan pun masuk ke penginapan itu, matanya menyapu sekelilingnya banyak orang orang pengembara seperti dia di kedai itu dan banyak juga yang datang untuk memesan kamar.
Lan yizhan datang ke tempat pemesanan kamar " 1 kamar yang berukuran untuk satu orang" ucap Lan yizhan pada pelayan itu, pelayan itu pun memberi kunci pada Lan yizhan, Lan yizhan menerimanya dan berjalan naik ke atas.
Lan yizhan memasuki kamarnya ia melihat ruangan kamar yang cukup sederhana dan ia menaruhkan pedangnya disana. Lan yizhan berjalan ke arah jendela ia memperhatikan satu persatu orang yang berjalan di kota itu. Ia melihat sangat banyak orang orang pendatang yang seperti dia, " Terlalu ramai.. " ucapnya menghelah nafasnya.
Karena yang di perlukan Lan yizhan adalah informasi tentang ginseng, Lan yizhan memutuskan untuk ikut berbaur dengan orang lain. Lan yizhan mengambil pedangnya yang ia letakan di atas meja dan keluar dari penginapan lalu turun. Lan yizhan memperhatikan satu satu pengunjung kedai itu ada mereka yang bergrup sampai 6 orang, ada yang 5 orang, 4 orang, 3 orang, 2 orang dan terakhir yang dilihat Lan yizhan adalah hanya seorang saja.
Lan yizhan tersenyum tipis dan ia memilih untuk mencoba berbaur pada orang yang hanya seorang diri ini, dari penampilan orang ini ia juga dari Klan yang besar, pakaiannya cukup rapi, kulit yang bersih. Lan yizhan datang kepadanya " Bolehkah aku duduk disini?" tanya Lan yizhan dengan sedikit sopan.
Pria itu pun memperhatikan Lan yizhan dari pucuk kepala sampai turun ke kaki, "Hn.. Silahkan" ucap tak kalah datar dari wajah Lan yizhan.
Lan yizhan yang sadar akan tetapan itu pun berkata dalam hatinya " Dia sama sepertiku" ucapnya.
Lan yizhan pun duduk disana ia memanggil pelayan, pelayan itu datang. Lan yizhan melihat ke meja pesanan Pria itu hanya ada satu kendi arah tidak ada makanan, Lan yizhan melihat ke pelayan itu memesan 3 kendi arak dan 2 piring makanan ringan.
Seperginya pelayan dari sana, pria itu menaikan alisnya sebelah mendengar banyaknya pesanan Lan yizhan, ia melihat Lan yizhan bukan orang yang gendut yang banyak makan namun kenapa pesanannya sebanyak itu hanya untuk satu orang saja.
Lan yizhan yang merasa di perhatikan juga mencoba bersikap biasa saja dan pura pura tidak tau jika dia di perhatikan.
Tak lama datanglah semua pesanan Lan yizhan 3 kendi arak dan 2 piring makanan ringan. Lan yizhan yang melihat pesanannya datang pun dengan muka datar langsung tangan kanannya mengambil satu kendi arak dan tangan kirinya mengambil satu buah piring makanan ringan di atas meja.
Pria itu menyipitkan matanya dan sedikit menggelengkan kepalanya.
Lan yizhan melihat ke arah pria itu dan menyerahkan yang ia pegang ke pria didepannya " Ku lihat kendimu airnya sudah habis dan tidak ada makanan, ini buatmu" ucap Lan yizhan meletakan arak dan makananya mendekat ke pria itu.
"Apa yang kau lakukan?" ucap pria itu yang aneh melihat Lan yizhan.
"Berbagi" ucap Lan yizhan yang langsung menenggak araknya. " Minum dan makanlah, jangan menolaknya" ucap Lan yizhan santai.
"Apa yang kau tertawa kan!" ucapnya pria itu sedikit kesal pada Lan yizhan yang mengejeknya.
Lan yizhan menggelengkan kepalanya " Sudahlah minum dan makan itu, jangan keras kepala." ucap Lan yizhan.
Pria itu menghela nafasnya dengan kasar "Kau!!!" ucapnya sambil menunjuk Lan yizhan kesal.
Lan yizhan dengan matanya mengkode pria itu agar meminum dan memakan yang diberikan Lan yizhan padanya. Pria itu melihat ke arah botol arak itu dan mengambil botol arak dengan kasar lalu meminumnya.
Lan yizhan tersenyum tipis " Siapa namamu? " tanya Lan yizhan membuka pembicaraan.
Pria itu melirik Lan yizhan dengan tajam
"LUO.. Tian" ucapnya dengan penekanan sedikit keras mengucapkan marganya.
Lan yizhan mengangguk " Klan Luo ya.. " ucapnya dengan ekspresi biasa saja tidak terkejut dan tidak heran.
Luo Tian yang melihat ekspresi Lan yizhan biasa saja ia heran, kenapa dia tidak terkejut? emangnya dia dari Klan mana? dilihat dari penampilannya bajunya tidak mahal, ya walaupun wajahnya tampan kulitnya bersih.
"dan kau?" tanya Luo tian gantian pada Lan yizhan. Lan yizhan menoleh ke Luo tian " Ah.. aku hanya pengembara biasa tanpa marga namaku Yizhan.." jawab Lan yizhan tidak menyebut marganya, ia tidak mau berkata jujur karena siapa orang dari Klan daratan yang tidak kenal Klan Lan yang paling di hormati di Klan Daratan ini. Sebaiknya juga dia harus menyamar karena jika ia membuka identitasnya pasti dia tidak akan bisa berbaur dengan orang lain.
"Hanya orang biasa? hmm.. " guman Luo Tian berkata sepele melihat Lan yizhan. " aku adalah tipe orang yang tidak mau berhutang jadi ini.. "
Luo tian mengambil uangnya dari kantongnya dan melemparkannya di meja depan Lan yizhan. "Itu uang untuk arak ini, makanan ini dan minuman yang kau pesan itu" ucapnya menyeringai.
Lan yizhan melihat ke arah uang yang di lemparkan didepannya itu "Baiklah aku akan menerimanya" jawab Lan yizhan dan mengambil uang itu. Lan yizhan melihat ke arah pelayan dan memanggilnya, datanglah pelayan itu dan Lan yizhan memberikan semua uang yang di beri Luo tian ke Lan yizhan.
Pelayan itu menghitung uang yang di beri Lan yizhan banyak sekali " Tuan.. ini terlalu banyak" ucap pelayan dan ingin mengembalikan pada Lan yizhan " Selebihnya uang itu untuk bonus mu" jawab Lan yizhan.
Pelayan itu sedikit terkejut dan tak percaya matanya sedikit berbinar dan mengangguk berterimakasih pada Lan yizhan karena sudah baik hati memberikan uang itu. Lan yizhan pun tersenyum " Hmm.. kembalilah sana" ucapnya menyuruh pelayan itu untuk melayani pembeli yang lain.