Xiao Cai Cai

Xiao Cai Cai
Kemenangan



Lan yizhan dan Cai cai menyerang musuh dengan saling membelakangi satu sama lain, ini adalah kerja sama yang paling sempurna. Urusan ribuan siluman yang tidak ada habisnya bagian Lan yizhan dan Cai cai sedangkan Raja serigala sendiri adalah bagian Xiao mei.


Anak panah sudah menipis Lan yizhan dan Cai cai saling bertatapan mereka sama sama mengangguk dan menarik pedangnya, tapi kali ini Lan yizhan menarik pedang Luo tian yang sudah dilumuri dengan racun. Cai cai yang sedang bertarung melirik pedang Lan yizhan berbeda " Ge, pedangmu? " tanya Cai cai yang tidak tau.


"ini pedang teman ku, aku meminjam darinya" jawab Lan yizhan. Cai cai mengangguk dan terus menyerang musuh sampai semakin tipis musuh di hadapan mereka. Tidak ada kata lelah jika bersama kekasih itu lah yang dirasakan Lan yizhan saat ini.


Cai cai melirik ke pertarungan ibunya, Raja serigala juga sudah hampir kalah, Cai cai ingin mengakhiri semua ini dia pun dengan kekuatan penuh menebas semua siluman didepannya dengan kejam, Lan yizhan yang melihat Cai cai sudah serius ia juga melakukan hal sama seperti Cai cai. Akhirnya ribuan siluman itu sudah tewas semua hanya yang tersisa adalah Raja serigala yang di lawan Xiao mei.


Lan yizhan ingin membantu Xiao mei namun Cai cai menghalanginnya " Ibuku tidak mungkin kalah ge" ucap Cai cai yang percaya pada ibunya.


Lan yizhan mengangguk lalu melihat kepertarungan itu ternyata Raja serigala sudah jatuh tewas di tanah. Xiao mei berjalan ke tempat Lan yizhan dan Cai cai. " Semua sudah beres.. " ucap Xiao mei. Lan yizhan membungkuk hormat pada Xiao mei, Xiao mei menerima hormat Lan yizhan dan menyuruhnya untuk bangkit.


"Ge apa yang akan kau lakukan selanjutnya?" tanya Cai cai yang melihat kerajaan ini sudah kosong kecuali mayat mayat siluman yang bergeletakan.


"kita harus mencari Raja Jingtian, di kerajaan ini" jawab Lan yizhan.


Cai cai dan Xiao mei menganggukan kepalanya lalu mereka pergi memeriksa kerajaan, ruangan demi ruangan sudah mereka masuki namun tidak menemukannya " Penjara bawah tanah! "


Ucap Xiao mei, Lan yizhan dan Cai cai saling menatap lalu mereka pergi mencari dimana penjara bawah tanah kerajaan yang besar ini.


Cai cai melihat sekeliling ia berjalan ke sebuah guci yang hanya satu di ruangan belakang Cai cai menggeserkannya kesamping ternyata itu adalah kunci pintu rahasia disana. Pintu terbuka Lan yizhan, Cai cai dan Xiao mei masuk kedalam.


Mereka terkejud ternyata benar semua tetua tetua dan Ratu Kerajaan Jingtian berada disana dibawah penjara bawah tanah, tetapi dimana Raja Jingtian kenapa yang memakai baju kerajaan hanya Ratu saja dimana rajanya? Lan yizhan melihat ini aneh.


Mereka yang berada di dalam penjara terkejut melihat Lan yizhan dan yang lainnya datang, mereka juga khawatir ini adalah orang yang mau menolong atau musuh, tapi mereka melihat penampilan mereka bukanlah siluman tetapi Seorang lelaki yang sangat tampan dan dua wanita wanita yang bercadar dari matanya saja sudah terlihat jika mereka sangat cantik.


"Dimana Raja Jingtian? " tanya Lan yizhan ke Ibu Rounan yang matanya sudah sembab karena kebanyakan menangis.


"Ayah Rounan sudah di bunuh oleh para siluman kejam itu! " ucap ibunya yang sangat marah menyebutkan kata kata siluman. Ibu Rounan menyipitkan sedikit matanya menatap Lan yizhan dengan serius "Siapa kau! mengapa kau menyelamatkan kami?"


Lan yizhan membungkuk hormat "Nama ku Yizhan, aku adalah teman Rounan. " jawab Lan yizhan, Lan yizhan membuka penjara itu dan juga semua penjara disana yang mengurung tetua tetua kerajaan.


Ibu Rounan mendengarkan cerita Lan yizhan menangis " Apa yang sudah ku lakukan dengan putriku, aku menjodohkannya dengan siluman astagaa.. Orang tua macam apa aku ini!!" guman Ibunya yang menyesal pernah menjodohkan Rounan dengan pria yang sebenarnya adalah siluman.


"Jadi dimana anakku sekarang, bawa aku padanya" Ucap Ibu Rounan, Lan yizhan menganggukan kepalanya dan menuntun mereka ke tempat persembunyian Lan yizhan, Luo tian dan Rounan.


Setelah sampai ibunya bergegas lari dan memeluk anaknya yang masih belum sadar karena efek racun di tubuhnya ibunya menangis sangat sedih melihat keadaan anaknya saat ini dimana suaminya sudah tewas keluarga terdekatnya hanyalah Rounan saja sekarang. Ibunya melirik pria yang ada disamping Rounan "Dia? " Lan yizhan menjawab " Dia adalah Tian dari Klan Luo" jawab Lan yizhan.


Ibu Rounan memberi perintah pada orang orangnya untuk membawa Rounan dan Luo tian ke dalam Kerajaan, Ibu Rounan turun tangan sendiri mengobati anaknya ini segala macam obat di minumkan ke Rounan dan Ibunya juga membuat penawar racun dari ginseng ginsengnya.


Para tetua kerjaan membungkuk hormat pada Lan yizhan, Cai cai dan Xiao mei karena sudah membantu mereka mendapatkan kerajaan mereka lagi. Para tetua yang lain juga sudah menyiapkan kamar masing masing untuk Lan yizhan, Cai cai dan Xiao mei mereka adalah tamu VIP kerajaan ini jadi pelayanan untuk mereka sangat special.


Cai cai dan Xiao mei mendapat kamar yang sama dan kamar Lan yizhan juga bersebelahan dengan kamar Cai cai. Mereka karena sudah merasa bau dan berantakan dengan cepat membersihkan dirinya. Lan yizhan yang sudah selesai ingin berjumpa dengan sang kekasih namun jika ia dengan lancang masuk kekamar Cai cai sembarangan itu juga tidak sopan karena Cai cai bersama ibunya.


"Hmmptt.. apa alasanku untuk menjumpainya" ucap Lan yizhan yang mondar mandir didalam kamarnya.


"Ahh sudahlah!" Lan yizhan keluar kamar dan sudah di depan kamar Cai cai ia masih ragu untuk mengetuk pintu "Bagaimana ini" guman Lan yizhan yang gugup ia menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya.


Tok..Tok.. Tokk


Pintu pun terbuka..


"Ge.. ada apa?" ucap Cai cai melihat Lan yizhan di depan pintu kamar. Lan yizhan bernafas legah karena Cai cai yang membuka pintunya "Syukurlah" batinnya.


"Bisakah kita bicara?" jawab Lan yizhan yang gugup dan merasa canggung. Cai cai tersenyum lalu mengangguk ia pun izin dengan ibunya dan mengikuti Lan yizhan.


Lan yizhan membawa Cai cai kekamarnya. "Ada apa ge? " tanya Cai cai melihat Lan yizhan yang sepertinya ingin mengatakan sesuatu.


Grepp...


"Aku sangat merindukanmu" Ucap Lan yizhan dengan lembut memeluk Cai cai, Lan yizhan menelusupkan wajahnya ke leher Cai cai menghirup dalam-dalam aroma yang sangat ia rindukan ini " Aku merindukanmu, aku mencintaimu." ucap Lan yizhan dengan mata berair. Cai cai merasakan basah dilehernya ia pun sedikit mundur memberi jarak antara dia dan Lan yizhan.