Xiao Cai Cai

Xiao Cai Cai
Rounan



Lan yizhan menoleh ke suara yang memanggil kearahnya, Lan yizhan melihat ke wanita itu ia mengalihkan pandangannya melihat ke kendi araknya " Ada apa? " jawabnya datar.


"Terima kasih tuan sudah menyelamatkan ku" ucap wanita itu, Lan yizhan tidak ingin melihat kearah wanita itu karena wanita itu berpakaian terbuka lika liku dan mulus tubuhnya kelihatan jelas. Lan yizhan sedikit pun tak tertarik melihatnya karena dihatinya hanya ada Cai cai seorang jadi walaupun wanita didepannya ini cantik dan mempunyai tubuh yang bagus Lan yizhan sedikit pun tergerak hatinya untuk berpaling tidak ada, ia hanya berwajah datar dan malas menghadapi para wanita wanita yang mencoba untuk mendekatinya.


"Hm. Pergilah.. terserah kau ingin pergi kemana kau bebas sekarang" ucap Lan yizhan dan meminum araknya.


" Wahh.. jadi gara gara wanita cantik ini kau sampai diserang dengan pria pria itu? " ucap Luo tian yang baru datang.


Lan yizhan menyipitkan matanya " Tidak semuanya benar" jawabnya datar.


Luo tian duduk di depan Lan yizhan dan memperhatikan wanita yang masih berdiri ini dari ujung rambut sampai ujung kakinya, wanita itu yang diperhatikan Luo tian merasa tidak nyaman. Wanita itu mulai menundukkan kepalanya karena malu, Lan yizhan yang melihat Luo tian sangat memperhatikan wanita ini menjadi risih dan kasian pada wanita ini. Lan yizhan bangkit dari sana ia membuka baju luarnya dan melemparkannya pada wanita itu " Pakailah, pasti kau tidak nyaman memakai bajumu" ucap Lan yizhan duduk kembali.


Luo tian yang melihat perlakuan Lan yizhan pada wanita itu menjadi kesal, " Bukannya dia sangat cantik dengan pakaiannya" gerutu Luo tian kepada Lan yizhan. Lan yizhan hanya menggelengkan kepalanya melihat Luo tian yang mencari kesempatan untuk memandang tubuh wanita itu.


Wanita itu memakai baju yang di beri Lan yizhan setelah ia memakainya Luo tian menarik tangannya agar duduk di sampingnya. "Duduk sini jangan berdiri saja" ucapnya tersenyum ramah.


Wanita itu pun duduk dan matanya masih memperhatikan Lan yizhan yang tidak memandangnya. Luo tian mengambil arak satunya Lan yizhan yang belum di minum memberikan ke wanita itu dan menggeserkan makanannya ke depan wanita itu "Makanlah" ucap Luo tian menyuruh wanita itu. Wanita itu tidak meresponnya ia hanya melihat ke Lan yizhan saja.


Luo tian sedikit kesal ia pun menyenggol lengan wanita itu dan mencoba sekali lagi memberikan makan dan minuman itu " Ini dia yang membelinya" ucap Luo tian menunjuk Lan yizhan. Lan yizhan melihat ke makan dan minuman itu lalu beralih melihat wanita itu. Wanita itu pun yang ditatap Lan yizhan tersadar dan memakan makanan yang ada di depannya.


"siapa namamu? " tanya Luo tian pada wanita itu. Wanita itu yang masih di tatap Lan yizhan pun gugup " Rounan.. " jawab wanita itu.


"Nama yang indah, hmm bagaimana kau bisa berada ditempat itu nona Rounan?" tanya penasaran Luo tian.


Rounan pun menggelengkan kepalanya " aku tersesat, dan aku tertangkap oleh preman lalu menjualku di tempat ini" ucapnya menceritakan kejadian yang menimpahnya.


"Siapa kau sebenarnya?" tanya Lan yizhan yang sedari tadi diam tapi memperhatikan.


Rounan yang di tanya Lan yizhan sedikit merona dan malu " Aku adalah putri dari Kerajaan Jingtian" ucapnya jujur.


Mata Luo tian melotot sempurna ia sampai terperangah mengetahui kalau wanita didepannya ini adalah seorang putri Kerajaan besar Jingtian..


"Kerajaan Jingtian adalah kerajaan yang besar, dan itu sangat jauh, mengapa kau bisa tersesat sampai sini?" tanya Lan yizhan juga penasaran.


"hmm.. sebenarnya aku kabur karena ingin dijodohkan dengan pria yang aku tidak suka" ucapnya.


"Siapa pria itu?" tanya Luo tian


"Mo Bailu" jawab Rounan mengepalkan tangannya dengan mengingat wajah pria itu. Lan yizhan memperhatikan kepalan tangan Rounan matanya menyipit " Apa sebenarnya yang terjadi mengapa dia sampai semarah itu menyebut namanya" batin Lan yizhan melihat aneh.


"Aku belum pernah mendengar adanya Klan Mo? " ucap Lan yizhan. Luo tian yang mendengar ucapan Lan yizhan pun menghela nafasnya " Klan Mo itu adalah perpecahan dari Klan Wu, kurasa aku tidak perlu menjelaskan tentang Klan Wu padamu, kau pasti sudah tau." Jawab Luo tian. Lan yizhan mengangguk.


"Hmm.. jadi kau kabur dari perjodohan itu dan tersesat lalu berjumpa dengan preman terus menjualmu disini? " tanya Luo tian.


Rounan menganggukan kepalanya. " Bagaimana ini yizhan, ahh tunggu sebelumnya kenalkan aku Luo tian dan ini Yizhan" ucapnya baru ingat mengenalkan diri.


"Yizhan.. nama yang bagus" ucap Rounan dalam hati.


Luo tian melihat ke Lan yizhan " Bagaimana ini? tidak mungkin kita meninggalkannya disini" ucapnya serius pada Lan yizhan.


Lan yizhan tidak tau harus bagaimana, ia harus mencari ginseng supaya menjadi kuat dan membalaskan dendamnya pada pemimpin Klan Xiao lalu membawa Cai cai dari sana, disisi lain ia sedikit merasa kasihan pada Rounan ini, ia tampak polos dan tidak sekuat Cai cai jika ia meninggalkannya disini pasti ia akan sangat sengsara tetapi jika dibawanya akan menjadi beban Lan yizhan sangat bingung sekarang harus bagaimana.


Luo tian yang melihat Lan yizhan masih diam saja memikirkan sesuatu menyenggolnya "Sudahlah bagaimana kalau kita pergi bersama? " ucap Luo tian pada Lan yizhan.


"Jika ada Luo tian, mungkin bebannya sedikit berkurang" ucapnya dalam hati. "Hmm.. baiklah kita akan pergi bersama" jawab Lan yizhan pada mereka berdua.


Rounan tersenyum manis pada Lan yizhan "Terimakasih tuan" ucapnya lembut.


"Panggil saja yizhan" ucap Lan yizhan lalu berdiri ingin pergi. "Yizhan..!" panggil Luo tian. Lan Yizhan menoleh "Hm?"


"Hmm ini sudah malam kita harus beristirahat bagaimana dengan Rounan.." ucap Luo tian.


"Aku akan memesan kamar untuknya" ucap Lan yizhan berjalan ke tempat pemesanan penginapan.


"Maaf tuan, kamarnya sudah tidak ada lagi yang kosong" ucap pelayan itu, Luo tian memegang bahu yizhan " Bagaimana kalau dia dikamarmu saja?" ucap Luo tian.


Lan yizhan mundur satu langkah membuat tangan Luo tian yang di pundaknya tersingkir "Kenapa tidak dikamarmu saja" jawab Lan yizhan.


"Hehehe.. aku belum memesan kamar" jawab Luo tian tertawa dengan menggaruk kepalanya.


Lan yizhan menghela nafasnya ia melirik ke Rounan, " Baiklah kau ikut denganku" ucap Lan yizhan lalu pergi ke atas.


Rounan wajahnya merona mendengar ucapan Lan yizhan. " Rounan.. aku kira dia lelaki yang sopan jadi kau jangan takut padanya" ucap Luo tian pada Rounan.


Rounan menganggukan kepalanya " dan kau akan tidur dimana?" tanyanya lembut.


"Kau jangan khawatir aku bisa tidur dimana pun, sudah lah cepat ikutin dia jangan sampai dia berubah pikiran" ucap Luo tian. Rounan mengangguk dan berlari mengejar Lan yizhan. Luo tian juga pergi mencari tempat untuk tidur entah dimana tapi.