Xiao Cai Cai

Xiao Cai Cai
Bersiap Menjalani Hukuman



"Pening sekali kepalaku" guman Cai cai yang pandangannya sudah mulai buram. Ia melihat teman temannya sudah tepar sebagian hanya tersisa dia dan Gu lin saja.


"Bagaimana ini Cai cai, mereka sudah pingsan semua" ucap khawatir Gu lin yang juga sudah pening namun masih memiliki kesadaran.


Cai cai berpikir sebentar " Kita tetap harus kembali ke Akademi, ayo kita papah mereka"


Gi Lin melihat teman temannya yang tubuhnya lebih besar pada dia " Ta-tapi kita hanya 2 orang, mereka 3 orang bagaimana kita membawanya?"


"aku akan membawa Tang min dan Nie Yana, kau bawahlah Wang susu" ucap Cai cai, tubuh Tang min dan Nie yana lebih kecil dari tubuh Wang susu, Cai cai mulai meraih Tang min di meja.


Gu Lin membantu Cai cai mengangkat Tang Min ke tangan kiri Cai cai dan membantu mengangkat Nie Yana ke tangan kanan Cai cai, setelah selesai Gu lin mengangkat Wang susu dan memapahnya.


Cai cai jalan dahulu, Gu Lin di belakangnya ia melihat ke meja yang tidak jauh dari mejanya ada sekelompok pemuda yang hanya menyisakan 3 orang yang masih setengah sadar dan 2 lagi sudah tepar.


"Cai cai, lihat bukannya itu... Fangzi-Ge??" ucap Gu Lin terkejud melihat kakaknya berada disana.


Cai cai melihat kebelakang dan mengikuti arah pandang Gu lin" Yizhan-Ge?" gumannya pelan takut terdengar Gu lin jika dia memanggil Lan Yizhan dengan sebutan kakak.


Para pemuda itu yang setengah tersadar adalah Lan yizhan, Gu Fangzi dan Yan Li, selebihnya Mu shen dan Ling Fan sudah di alam mimpi yang indah.


Lan yizhan melihat ke arah Cai cai, ia ketahuan kalau mereka juga ada di kedai itu untuk mengikuti para wanita.


Lan yizhan membantu mengangkat Mu shen untuk memapahnya membawa pergi dari sana, Yan Li memapah Ling Fan dan Gu Fangzi yang melihat Cai cai membawa 2 orang datang ke padanya dan mengatakan kalau ia akan membantu Cai cai membawa Tang min. Pertama cai cai tidak ingin memberikan Tang min namun ia melihat ke Lan yizhan, Lan Yizhan mengangguk dan Cai cai menyerahkan Tang min pada Gu Fangzi.


"Ayo kita cepat kembali" ajak Gu Fangzi pada teman temannya.


Mereka berjalan dan membawa teman temannya masing masing tanpa melihat Mu Yue dan Li Qin yang juga tepar di meja sana.


Setengah jam pun berlalu sampai lah mereka di depan Akademi.


Yan Li yang berjalan di depan berhenti.


Gu Fangzi yang ada di belakangnya heran dan bertanya " Kenapa berhenti? "


" Aku takut ada Guru zhang " ucapnya dengan raut wajah gugup


" Sudah pasti dia ada di dalam " jawab Lan yizhan dengan muka datar.


"Jadi bagaimana sekarang? " ucap Gu Fangzi


" Apalagi? Ya kita harus tetap masuk" ucap Lan yizhan dan berjalan tangannya mendorong pintu gerbang.


Kaki Gu lin sudah mulai gemetar, Cai cai hanya sedikit merasa tegang, Gu Fangzi dan Yan Li panik.


Terbuka lah pintu dan...


Tadaaa... Zhang Han dan Biao sudah berada di depan gerbang.


Lan yizhan dan yang lain membelalakan matanya terkejud dengan sambutan yang istimewa ini.


Gu Lin sudah hampir menangis ketakutan akan hukuman yang mereka terima nanti. Cai cai melihat Gu Lin yang sangat khawatir menenangkannya " Sudahlah jangan terlalu khawatir hukuman ini pasti tidak akan berat "


"Apakah sudah tau akibat dari yang kalian lakukan!? " ucap dingin Zhang Han.


Mereka hanya menunduk merasa bersalah.


"Masuk!! " ucap Zhang Han tegas.


Masuklah mereka ke dalam akademi, semua murid melihat mereka dengan berbisik bisik. Cai cai berjalan mendekati Biao dan berkata pelan " Hmm Nona Biao.. "


Biao menoleh, " Maafkan aku " ucap Cai cai pelan.


"Hmm.. Oh iya mana yang lain lagi? " tanya Biao padanya


"Tidak ada lagi, hanya kami" jawab Cai cai


"Mu Yue dan Li Qin juga ikut dengan kalian?" tanya Zhang Han


"Jadi kemana mereka, murid lain bilang Mu Yue dan Li qin juga ikut bersama kalian" ucap Biao.


"Apa jangan jangan mereka masih berada di Kedai makan itu? " tanya Gu Lin pada yang lain.


"Mungkin saja" jawab Gu Fangzi.


"Aku akan menyuruh guru lain untuk menjeput mereka, kalian semua ikut dengan ku! " jawab zhang Han


Zhang Han berbalik memperhatikan orang orang yang mereka bawa satu persatu.


"Seberapa banyak yang mereka minum, sampai belum sadar sampai sekarang! " tanya zhang Han dengan nada emosi


"Sa.. Satu Ke-kendi" jawab Gu Lin dengan jujur.


Gu Fangzi yang mendengar adiknya berkata jujur menepuk jidad, berkata jujur tidak salah tetapi jika di waktu seperti ini berkata jujur itu pasti akan mendapatkan Hukuman lebih.


"Kalian akan mendapatkan hukuman yang sangat berat! Sekarang kalian bangunkan teman teman kalian ini dan jika sudah sadar temui saya di belakang Akademi!!! " ucap Biao lalu pergi diikuti zhang han.


"Bagaimana ini? " tanya Gu Fangzi


"Kita akan tau nanti, yang paling terpenting sekarang adalah bangunkan mereka sekarang" jawab Lan yizhan.


Yan li mengulurkan tangannya menepuk nepuk pipi Ling fan agar bangun namun tidak bangun juga,


"Aku tau apa yang harus kita lakukan" ucap Cai cai.


"Bagaimana Cai cai?" tanya Gu lin.


"Siram Air" jawab santai Cai cai.


"Ide bagus, ayoo.. " ucap Yan Li berjalan ke sungai belakang Akademi, Gu Lin dan Gu Fangzi juga mengikuti Yan Li. Lan Yizhan sengaja berjalan lambat agar menyamai jalannya dengan Cai cai.


" Yakin kita akan menyiramkan air pada mereka? " tanya Lan yizhan pada Cai cai.


"Yakinnn, apakah Yizhan-ge ada cara lain? " tanya gantian Cai cai.


Lan yizhan menggelengkan kepalanya "Tidak ada"


"Yasudah ayo, mereka sudah jauh Ge" ajak cai cai melihat teman yang lain sudah berjalan di depan.


Sampailah mereka di pinggiran sungai, Yan li dengan santai mendorong Ling fan ke sungai tanpa belas kasih. Lan Yizhan yang melihatnya ikut mendorongkan Mu shen juga, dan Gu fangzi tidak mungkin mendorongkan Tang min seenak jidadnya juga, dia turun ke sungai dan dengan hati hati mengambil air di tangannya menciprat-cipratkan ke muka Tang min, Cai cai dan Gu Lin juga melakukan hal sama.


Beberapa menit berlalu bangun lah para wanita, dan diikuti Mu shen dan Ling Fan yang sudah mulai kedinginan karena di jeburkan begitu saja.


Mu shen dan Ling fan kesal atas perbuatan teman temannya " Siapa yang punya ide seperti ini! " gerutu Mu shen pada teman temannya.


"Tidak peduli siapa, tpi itu cocok buat mu" balas Lan yizhan.


"Yizhanku kau kejam sekali pada ku. Hmm" ucap Mu shen cemberut.


"Basah ni semua" celoteh Ling Fan


"Sudahlah yang penting kalian bangun, cepat naik kita jumpai Guru Zhang" ucap Yan Li.


"Kenapa kita harus jumpai Guru Zhang? " tanya ketidaktauan Wang susu pada yang lain.


"Susu-jie kita akan di hukum" ucap Gu Lin dengan menunduk


"Astagaa.. Iya kita?" ucap Nie Yana tau diri tentang kesalahannya yang mereka perbuat. "Melanggar aturan!!"


Tang min yang baru sadar melihat ke samping ada Gu Fangzi yang merangkulnya terkejud


"Kau.. !!!"