
Tzuyu tersedar dari mimpinya ketika terasa bahunya ditepuk perlahan. Tzuyu bangun sambil memandang sekeliling. Dia kebingungan ketika melihat gedung tinggi dihadapannya.
"Mina.. Kita dimana? "Tanya Tzuyu suaranya agak serak kerana kehausan apatah lagi cuaca panas diluar.
"Kita udah sampai kok dirumah yang baru dibeli oleh ayahku..! " ucap Mina tersenyum.
"Di gedung tinggi ini mina? "
"Yaiyaa la say... Namanya juga pangsapuri..! " Mina ketawa.
"Masak disini..!? " Entah Tzuyu kebingungan sambil menggaru kepalanya yang tidak gatal itu.
"Masak di dapur...! Udah udah cepat gak usah bengong nanti lihat aja deh...!? " Mina keluar dari kereta. Tzuyu melongo
"Terkena lagi deh gue sama Mina.. Masak di dapur... Yaiyalaaa masak emang didapur... Kok aku bengong sihhh...!? "Gumam Tzuyu perlahan
Tzuyu mengambil kooper lalu mengikuti Mina dari belakang. Mereka memasuki ruang lobi dan menuju ke Lift. Tzuyu memandang sekeliling. Baginya itu pengalaman pertama kalinya melihat hiasan mewah didalam lobi itu. Tzuyu terkejut apabila tangannya ditarik mina memasukki ruang lift itu.
"Rumah kita ditingkat berapa Mina? "Tanya Tzuyu. Dia merasa pusing berada diruangan sempit itu.
"Tingkat 12 Tzuyu..!? "Jawab Mina sambil menyandarkan kepalanya ke dinding. Tzuyu mengangguk angguk kepalanya.
Ting..!!!
Pintu lift terbuka. Tzuyu dan Mina melangkah keluar sambil menarik Kooper. Disitu hanya terdapat dua pintu. Satu pintu dihujung lorong kanan dan satu pintu lagi dihujung lorong kiri. Mina berlalu arah lorong kanan sambil diikuti Tzuyu. Mina berhenti dihadapan pintu dia membuka beg tangannya dan mencari kunci. Kunci dibuka langsung pintu ditolak perlahan.
"Welcome home..! " jerit Mina.
Tzuyu melangkah masuk dia terpukau dengan kemewahan hiasan dalaman rumah itu. Disudut penjuru terdapat set sofa mewah bersama meja kaca manakala di dinding tergantung TV Plasma Jenama SAMSUNG berukuran 49inch. Tzuyu berlalu kearah intu balkoni yang tertutup jendela nipis berwarna abu abu itu. Pintu balkoni dibuka dan diseret. Angin menerpa masuk rambut Tzuyu terbuai buai ditiup angin. Tzuyu menarik nafas segar. Dia berdiri di balkoni namun apabila dia melihat ke bawah tiba tiba kakinya mengeletar..
"Aduhh... Tinggi sekali..! " Tzuyu berlari masuk.
"Tzuyu.. Kamar kamu dipintu no dua nya.. Aku yang pertama.. Sekarang kamu kemas kemas dulu mandi istirehat nanti sore dalam jam 6 kita ke pasaraya ya.. Mau beli barang dapur..! " Mina menarik koopernya..
"Ya.. Baiklah..! "Ucap Tzuyu perlahan. Di memandang Mina hingga hilang dibalik pintu kamar. Dia juga menarik koopernya dan menuju ke kamar kedua.
Pintu kamar dibuka..
Tzuyu tersenyum melihat hiasan kamarnya itu. Ada katil Queen Size yang ditutupi dengan cadar berwarna kuning bercorak jalur coklat. Ada almari baju, ada meja hiasan mewah. Disudut kamar ditepi jendela yang ditutup dengan langsir panjang jernih berwarna kuning terdapat satu meja berlajar. Tzuyu meletakkan koopernya disisi almari lalu berlalu kepintu kecil di tepi almari baju. Ternyata disitu terdapat kamar mandi yang ruangnya lumayan besar.
Tzuyu tersenyum gembira. Ini pertama kalinya dia punya kamar mewah yang ada kamar mandinya sendiri. Di harus berterima kasih kepada Mina kerana memberinya kesempatan merasai semua itu.
Tzuyu mengemas baju bajunya di dalam almari baju. Usai mengemas baju tzuyu berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Habis mandi Tzuyu mengenakan seluar jean ketat berwarna biru paras lutut dipadankan blouse putih berlengan pendek. Tzuyu melepaskan rambutnya dan wajahnya dirias seadanya.
Tzuyu melangkah keluar dari kamarya dan mengetuk pintu kamar Mina.
"Tunggu bentar.. Aku lagi siap..! " Suara Mina dari dalam.
"Ok.. Aku tunggu diluarnya..? " Tzuyu berlalu ke dapur. Dia membuka kulkas. Hanya ada air tin 100plus sahaja. Dia meneguknya perlahan.
"Ok.. Udah siap.. Yokk..! "Mina keluar dari bilik. Dia memakai dress paras lutut berwarna pink lembut.
Mereka berlalu keluar.
Tiba tiba Jungkook teringat sesuatu.
"Aduhh.. Aku lupa mau kasi taw kalian tentang satu hal ni..? "
"Hal apaan tuu jung?! " Tanya Jimin
"Itu rumah yang didepan rumah kita itu udah ada penghuninya..! "
"Serius..? Cewek atu cowok Jung? "
"Gak taw soalya belum pernah lihat..! "
"Terus kamu taw darimana ada orang dirumah itu?! ” tanya Taehyung
"Aku taw la kerna dirumahnya ada cahaya lampunya...! " Jungkook ketawa
"Ahh... Dasar kamu..! "Jimin menyiku temanya itu. Jungkook mengaduh kesakitan.
Taehyung memandang kearah tempat sayur sayuran. Tiba tiba tekak nya ingin memakan sup lobak putih. Dia berlalu kearah lobak putih yang tersusun rapi dan kelihatan segar itu.
Disatu sudut lain Tzuyu juga ingin mengambil lobak putih kerana mau dibikin jeruk. Dia ingin mengambilnya tanpa sedar ada seorang pemuda berdiri disampingnya. Tangannya laju ingin mengambil lobak putih yang paling besar dan segar disitu tanpa sedar ada tangan lain yang ingin mengambil lobak putih itu juga.
"Ohh.. maaf..! " Tzuyu terkejut apabila tangannya tersentuh tangan pemuda itu. Tanpa melihat wajah pemuda itu Tzuyu menundukkan kepalanya tanda permintaan maaf. Usai meminta maaf Tzuyu terus memusingkan badannya dan berlari meninggalkan tempat itu.
Taehyung mengerutkan wajahnya. Wanita itu pergi tanpa sempat Taehyung melihat wajahnya kerana ditutupi rambut. Taehyung tersenyum kecil. Tenyata masih ada gadis yang polos sebegitu.
Jungkook sedang memilih daging segar didalam kulkas. Tiba tiba badanya dilanggar seseorang. Jungkook berpusing dan menyambut punggung wanita yang hampir jatuh itu. Tiba tiba..
Mata Jungkook terpana melihat kecantikkan wajah wanita dihadapannya itu. Tzuyu mengaduh kesakitan kerana kakinya terpelecek. Kerana tergesa gesa akibat malu kerana menyentuh tangan pemuda yang tidak dikenalinya itu tanpa sedar lantai disitu licin. Dan sekarang dia berada dipelukan pemuda asing itu.
"Maaf...! "Tzuyu bangun.. Dia menunduk. Mukanya memerah kerana malu.
"Gak kenapa kenapa kok.. Cantik..! "Jungkook tersenyum lebar. Tzuyu tersenyum manis sambil menutup mukanya dengan tangan. Lagi sekali Jungkook terpana kerana senyuman wanita itu begitu manis. Ingin rasanya dikecup pipinya yang mungil itu..
"Terima kasih..! "Ucap Tzuyu serba salah.
"Gak apa apa.. Aku jungkook.. Dan kamu..? "
"Aku Tzuyu..! "
"Ohh.. Salam perkenalan..! "Jungkook menghulurkan tangannya. Tzuyu membalasnya dengan senyuman.
"Maaf.. Saya kesana dulunya.. Nanti temanku cari...! "Pamit Tzuyu
"Yaudah.. Daaaa...! "Jungkook melambaikan tangannya. Tangan yang disalam itu dikecup puas..
"Astaga... Lupa mau mintak no HP ya.. Dasar...! "Jungkook menepuk dahinya. Dia berlati mencari wanita itu.. Namun hampa wanita itu tidak lagi kelihatan. Jungkook kecewa.
*JANGAN LUPA DI LIKE DAN KOMENNYA. MAAF JIKA NOVEL INI BANYAK KEKURANGAN NYA.. SAYA MASIH BERLAJAR.. BERLAJAR MENJADI PENULIS. HARAP BISA MEMBAGI SARANAN YAA🤗🤗