Secret Love

Secret Love
Bab 3 - Perpisahan



Dua minggu telah berlalu...


Dengan esak tangis Tzuyu memeluk erat kedua orang tuanya. Hati nya merasa berat namun dia harus nekad dia harus ubah nasib keluarganya.


"Tzuyu.. Udah lewat kita berangkat sekarang ya? " Mina memasukki kooper milik temanya itu ke dalam kereta.


Tzuyu melepaskan pelukan ke orang tuanya. Buk Rina mengusap air mata anak gadisnya itu sambil tersenyum.


"Jaga diri baik baik ya nak..!? "


"Ya ibuk.. Ibuk bapak jaga diri baik baik ya..?! " Tzuyu tersenyum manis.


"Ya... Gak usah khawatir tentang kami disini.. Kamu harus jaga diri baik baik.. Jaga maruah dn jangan lupa sering sering hubungi kami disini...! " ucap pak kim


"Ya pak.. Tzuyu janji Tzuyu gak akan pernah mengecewakan ibuk sama bapak..! "


"Ya udah.. Mina udah tunggu lama itu..! "


"Ya pak.. Assalammualaikum..! " Tzuyu menyalami keduanya. Dia berlalu kearah Mina. Mereka melangkah masuk ke dalam kereta yang baru sahaja dibeli oleh orang tua Mina. Mereka melambai perlahan.


Perlahan lahan kereta Mina meninggalkan kawasan persekitaran halaman rumah Tzuyu.


 


-Di University kota K-


Diruang latihan tarian Taehyung duduk dihujung penjuru ruang sambil mencoret coret sesuatu diatas kertas A4. Jungkook yang sedang latihan menari bersama JHope terhenti apabila terpandang tingkah Taehyung di cermin besar.


"Aku istirehat sebentar ya...! " pamit jungkook sambil mencapai air mineral water. Jhope mengangkat jari tanda OK. Jungkook berlalu arah Taehyung dan duduk disebelahnya.


"Gak latihan kamu? " tanya Jungkook


"Gak ada mood..!? "


"Tumbin gak ada mood? Padahal kamu yang paling jago menari.. Ayook ada masalah apa emang..! " Jungkook mengangkat keningya sebelah


"Jimin mana? "


"Ada lagi kencang buta sama Rose..! "


"Rose.. Anak baru di bidang nyanyian tuu? "


"Ya yang digelar suara Angel itu..! "


Taehyung ketawa kecil mengingat temannya yang playboy itu. Seketika mereka terdiam.


Tiba tiba..


"Jung.. Kamu percaya pada mimpi? " Tanya taehyung. Dia melabuhkan badan kepalaya dialas kedua tangan ya. Dia memandang siling.


"Mimpi? Mimpikan cuma mainan tidur? "


"Maksud kamu? ” Jungkook memandang heran Taehyung.. Sekali pandang sepertinya orang yang sedang dilamun cinta.


"Aku sering memimpikan seorang gadis yang aku gak kenal. Seorang gadis yang jelita., yang manis yang lembut pokoknya gadis itu cantik bangat.. Dan aku gak pernah melihat gadis secantik itu sepanjang hidupku..! " Taehyung tersenyum.


Jungkook mengerutkan dahi..


"Kamu demam kah? " Jungkook menekan dahi Taehyung sambil disirami dengan Aqua water. Taehyung terkejut


"Apaan sih Jung...! Anjirr..! "Teriak taehyung


Jungkook ketawa berdekah dekah..


"Taehyung.. Jungkook..! Namjoon ingin ketemu kalian diruang recorder sekarang..! " tiba tibah Jin muncul di pintu. Jungkook mengangguk dan menunjuk jari OK.


Mereka bangun dan menuju ke ruang recorder tanpa mereka sedari ada satu mata yang meliriknya secara diam diam.


"Nayeon.. Apa kamu buat disini..! " Jihyo menyapa temanya yang seperti pengintip upahan itu.


Nayeon terkejut langsung dia mengetuk dinding dinding disitu. Jihyo mengerutkan dahi.


"Gak ada apa apa jihyo cuma tadi ada nyamuk..! " Nayeon tersenyum malu. Jihyo menggelengkan kepalanya.


"Yaudah.. Yok latihan teman teman udah pada nunggu semua.. Cik Riana juga sudah menunggu dari tadi kan kelamaan menunggu jadi bebek pulak nanti...! "Jihyo berlalu pergi.. Nayeon mengikuti dari belakang sambil ketawa.


 


-DIRUANG RECORDER-


Taehyung dan Jungkook melabuhkan punggung dihadapan Namjoon. Namjoon menyerahkan kertas A4 kepada mereka. Mereka mengambilnya.


"Esok akan ad Mahasiswa dan Mahasiswi semester baru di Universiti ini jadi Pak Hwang meminta kita menguruskan mahasiswa baru.. Apa ada bantahan dari kalian?? ”


"Emm ngak ada masalah.. Aku okey okey aja..! " jawab jungkook


"Sama aku juga gak ad masalah...! "Taehyung meletakkan kertas diatas meja


"Yaudah kalau gitu.. Kalian udah makan?? " tanya Namjoon


"Belum...! " jawab Jungkook dan Taehyung serentak


"Yuk ke cafe.. Aku berlanja..! "Namjoon bangun sambil mengemaskan bajunya


"Wahh... Makyusss...!!"


Mereka berlalu bertiga menuju ke kafe Universiti itu.