Secret Love

Secret Love
Bab 2 - Kim Taehyung



Di suatu Club di pinggir ibu kota K.


Suara bingit dengan alunan muzik rancak membuatkan anak anak muda terloncat lancat menari mengikuti alunan belada rock & roll itu.


Disatu sisi pinggir club tersebut terdapat tiga orang pemuda lagi berbual sambil minum minum. Sekali sekala mata mereka meliar melihat anak anak gadis kota yang sedang rancak menari itu. Berpakaian ketat dan menonjol itu sudah biasa dengan mata mereka.


"V.. You see that...? So hot..! " bicara Jimin lantang sambil menunjuk seorang gadis berpakaian agak seksi dengan rambut keperangan sedang menari di tengah tengah kelompok pemuda pemudi itu.


"Whoooaa... So hot.. Who the girls? " sambut jung kook.. Taehyung tersenyum seketika melihat teman temanya yang mata keranjang itu.


"Sorry.. Not my taste..! " Jawab Taehyung bongkak.. Jung kook dan Jimin ketawa mengejek.


Taehyung tidak menghiraukan ketawa sinis temanya itu. Mata ya lebih tertumpu pada penyanyi wanita yang sedang berada di atas pentas itu. Bagi nya wanita itu mempunyai aura yang luar biasa.


Taehyung bangun dan menghampiri pentas ketika penyanyi wanita itu selesai mendendangkan lagu.


"Hai?! " Sapa Taehyung


"Hai juga?! " tangan mereka berjabat


"Aku Taehyung tapi teman ku panggil aku V.. Dan kamu wanita cantik? "


"Aku Jennie..! "Tersenyum mesra


"Jennie.. Nama secantik orangnya.! " Taehyung tersenyum menggoda. Jennie ketawa sambil menutup mulutya.


Mereka bergurau senda dan saling mengenali antara satu sama lain. Seketika Jimin dan Jung kook datang menghampiri mereka. Taehyung berdecit marah kerna bagi dia teman temannya itu cuma mau menganggu aja.


"Hai aku Jimin.. Dan dia Jung kook kami teman temannya V..! " Jimin menghulurkan tangan. Jennie bersalamn dengan Jimin dan Jungkook.


"Jennie..! " di satu sudut ada dua orang gadis sedang melambai lambaikan tangan ya.. Jennie mengangkat tangannya isyarat menunggu


"Teman.. Gak mau kenalin ke kami..? " bicara Jimin. Jungkook menyiku perut Jimin. Jimin mengaduh kesakitan.


"Gak apa apa la Jennie.. Kita bertiga ini udah mau pulang soalya esok kuliahya pagi. Maaf ya..! " Jungkook tunduk hormat. Leher V dan Jimin dipaut lengang ya.. Jimin menolak namun Jungkook membulatkan mata nya dan mengetap bibirya tanda amaran. Terdiam Jimin dibuatnya.


 


Taehyung tiba dirumah mewah banglo tiga tingkat itu. Suasana kelam dipersekitaran tanda malam telah lewat. Kereta milikya di letakkan ke kawasan parkiran. Taehyung melangkah keluar dari kereta dan melangkah kearah pintu utama sambil bersiul. Kunci mobil dipusing pusingkan. Pintu dibuka. Taehyung meletakkan kasutnya di almari kasut.


Taehyung melewati anak tangga menuju ke tingkat atas. Tiba tiba langkahnya terhenti apabila matanya tertacap pada Ayahnya yang sedang berada di tangga atas. Ayahnya merenunginya dengan tajam


Taehyung tidak menghiraukan ayahnya itu.. Dia tetap melangkah meniti anak tangga itu satu persatu.


"Darimana?! "


"Minum sama teman teman.. "


"Minum sampai pukul 3 pagi?! " soal Pak Hyung. Taehyung mengerluh berat


"Maaf pa.. V penat.. Kita ngomong esok nya.. Selamat malam..! " Taehyung berlalu tanpa menghiraukan ayahnya yang sedang marah itu.


Pintu kamar dikunci. Taehyung membaringkan diri di kasur empuk itu. Syiling dipandang kosong. Tiba tiba matanya tertacap pada bingkai lukisan di penjuru bilik itu. Taehyung bangun lalu menuju ke bingkai lukisan itu. Kain yang menutup lukisan itu ditarik. Terpapar wajah seorang gadis yang sedang tersenyum manis itu. Lukisan yang sudah disiapkan 70% itu di tenung.


"Siapakah kamu si gadis misteri yang hanya muncul didalam mimpi indahku ini..! " Taehyung tersenyum. Si gadis yang sering muncul didalam mimpi nya itu. Si gadis yang jelitawan tapi mempunyai sisi kelembutan yang indah.


"Satu saat kau akan aku temui..! " bisik taehyung. Lukisan itu dicium


Taehyung mencapai Tuala dan lalu berlalu ke kamar mandi. Usai membersihkan diri dia baring ke kasur dan terlelap dengan badanya yg hanya ditutup tuala.