Not Your Perfect Prince

Not Your Perfect Prince
Pembentukan Organisasi Selesai!



'Apanya yang organisasi baru atau semacamnya?'


Reinhart mencemooh dalam hati. Dalam pikirannya, banyak hal aneh yang harus dipertanyakan.


Starlight Scholar sendiri mirip OSIS atau BEM. Sebuah organisasi yang membantu siswa sekaligus mengajarkan leadership atau hal-hal semacamnya. Strukturnya sendiri juga mirip yaitu ketua, wakil, sekertaris, bendahara, pengurus a, pengurus b, dan sebagainya.


Pertanyaan di dalam kepala Reinhart adalah ...


'Kenapa organisasi semacam ini baru muncul padahal sekolah telah berkembang ratusan tahun lamanya?'


Reinhart mengutuk pembuat game yang mengacaukan banyak hal di dalamnya. Isinya hanya para 'ikemen' (lelaki tampan) yang membuat para gadis tergila-gila dan menghabiskan uang mereka untuk membelinya. Ada banyak keluhan dalam kepala Reinhart, tetapi hanya ada satu kesimpulan yaitu ...


'Ini game sampah. Game sampah dengan setting berantakan dan berbahaya jika menjadi kenyataan!'


Ya. Benar-benar membuat Reinhart merasa frustrasi karena masuk dan hidup di dalamnya.


"Sebenarnya aku memiliki pemikiran untuk mengatur kalian berenam. Masalahnya, Professor Elin merasa pengaturan yang aku buat kurang cocok.


Ketua, Reinhart. Wakil ketua, Aiden. Sekertaris, Xylon. Wakil sekertaris, Flint. Bendahara, Leander. Wakil bendahara, Zale. Inti organisasi telah terisi, jadi kita bisa menemukan sisanya! Bagaimana menurut kalian?"


'BERANTAKAN!'


Itulah yang dipikirkan oleh keenam pangeran tersebut. Saat itu, Reinhart akhirnya mengangkat tangannya.


"Kalau tidak salah, hanya siswa-siswi berprestasi yang bisa masuk ke dalam organisasi kan, Kepala Sekolah?"


"Kamu benar, Nak Reinhart. Apakah ada yang salah?"


"Sebenarnya, saya kira penempatan anggota sama sekali tidak pas pada tempatnya. Jadi, bolehkah saya memberi pendapat?"


"Oh? Kalau begitu silahkan."


"Menurut saya, orang yang paling cocok sebagai ketua adalah Aiden. Mungkin anda berpikir dia tidak sebagus saya dalam pelajaran dan hal-hal lainnya. Namun, bisakah anda membayangkan jika saya yang menjadi ketua? Maksud saya ...


Bayangkan saja cara saya berinteraksi dengan murid lainnya."


Kepala sekolah menatap Reinhart. Membayangkan pemuda dingin itu menjadi ketua memang bukan sebuah gambaran ramah. Setelah beberapa saat, dia bertanya, "Kenapa bukan calon lainnya?"


Semua orang melihat penampilan Zale yang berantakan. Sekilas saja, mereka langsung menggelengkan kepala. Zale jelas bukan contoh yang baik bagi para murid.


"Menurut saya, lebih baik struktur organisasi dibuat seperti ini.


Seperti saran saya sebelumnya, Ketua adalah Aiden. Saya tidak keberatan menjadi Wakil ketua, sedikit membantu jika Aiden membutuhkan.


Kalau tidak salah, para pengurus bertugas membantu setiap bidang (mata pelajaran) tertentu, kan? Kalau begitu lebih baik dibagi sesuai bidang mereka. Xylon menjadi pengurus bidang potionering. Flint menjadi pengurus bidang close combat/pertarungan jarak dekat. Zale pengurus bidang arkeologi. Sedangkan Leander, dia menjadi pengurus bidang beast taming (penjinakan binatang buas)."


Semua orang tampak terkejut, khususnya para pangeran. Mereka tidak menyangka kalau Reinhart ternyata begitu mengenal mereka!


"Pemilihan yang bagus, Nak Reinhart. Namun, kenapa Nak Zale berada di bidang Arkeologi dan Nak Leander di bidang beast taming?"


"Meski dua bidang tersebut baru diajarkan pada kelas dua, mereka telah mempelajarinya sejak lama. Leander sendiri memiliki hobi mempelajari magical beast. Ya ... khususnya yang berpenampilan imut.


Sedangkan Zale, jangan hanya melihat tampang yang mirip preman. Dia telah mempelajari arkeologi beberapa tahun lalu. Di antara seluruh siswa-siswi di sekolah, aku yakin Zale adalah yang paling baik."


Semua orang melirik Leander, benar-benar tidak menyangka kalau pemuda dingin itu ternyata menyukai makhluk imut dan menggemaskan. Mereka kemudian mengalihkan pandangan mereka ke arah Zale. Ekspresi 'pengecut melihat hantu' tampak di wajah mereka. Benar-benar terkejut dan tidak percaya.


Jika Reinhart tidak memainkan game tersebut, dia pasti juga tidak percaya. Namun, di dalam game, dijelaskan kenapa Zale mempelajari arkeologi. Alasannya benar-benar cukup membuat orang menganggapnya sebagai pria sejati!


Zale ingin menemukan harta di reruntuhan tersembunyi, entah di di dalam laut atau kepulauan yang tersebar tidak jauh dari kerajaannya. Pulau-pulau tidak berpenghuni.


Pemuda itu ingin mendapatkan kekayaan, tetapi bukan untuk pamer. Sebaliknya, dia ingin membebaskan kerajaannya dari keterikatan terhadap Duke tertentu. Zale ingin menggunakan kekayaannya untuk menolak pernikahan! Tidak ingin nasibnya dikendalikan!


"Apa yang salah jika aku mempelajari arkeologi? Berhentilah menatapku seolah sedang melihat magical beast langka! Itu menyebalkan!"


Mengabaikan suasana canggung, kepala sekolah pura-pura batuk. Dia kemudian berkata.


"Bagus! Lalu kita hanya perlu mengisi sisanya."


"Soal sisa, tentu saja saya memiliki kandidat ..."


Reinhart tersenyum misterius. Dia sama sekali tidak ingin membuang banyak waktu di sini, jadi akhirnya melakukan trik pamungkas.


Ya. Sebutkan saja semua anggota Starlight Scholar yang muncul di dalam game!