Not Your Perfect Prince

Not Your Perfect Prince
Tanggung Jawab



Jika dibilang kalau Reinhart adalah pemuda yang pilih-pilih, sebenarnya kurang tepat.


Sebelumnya, banyak para pemain Otome Game ini yang memprotes dan merasa kalau developer game mendiskriminasi para wanita gemuk. Akan tetapi, setelah pemain itu memainkan game, mereka memiliki satu kesimpulan.


Mereka semua membenci Barbara!


Ya. Mereka semua benci kepada karakter yang dianggap sebagai lawan Heroine untuk mendapatkan cinta Zale.


Jika itu hanya gemuk, semuanya pasti akan baik-baik saja. Hanya saja, semua tidak sesederhana itu.


Barbara memiliki penampilan yang bisa dibilang terlalu gemuk. Dia memakai pakaian bangsawan yang bisa dibilang "menonjolkan" bentuk tubuhnya. Gadis itu juga suka memakai riasan tebal, mungkin beberapa centimeter. Bulu mata palsu, lipstik merah menyala, eyeliner mencolok.


Penampilannya bisa dibilang, sangat berlebihan!


Tidak berhenti di sana. Jika hanya penampilan, mungkin banyak yang masih memberinya toleransi. Namun, Barbara juga memiliki sikap yang sangat buruk.


Jika para tunangan pangeran lain dianggap sebagai saudari tiri Cinderella, maka Barbara malah lebih mirip dengan ibu tirinya!


Gadis itu benar-benar lebih kejam. Bukan hanya untuk cinta, dia akan melakukan segalanya untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Dia juga selalu menganggap dirinya sebagai gadis paling cantik di seluruh benua!


Barbara juga sangat manja, selalu merasa superior ketika membandingkan dirinya dengan orang lain. Khususnya gadis-gadis lain.


Jika tidak suka, Barbara bahkan tidak segan untuk memerintah pelayannya untuk menyerang atau bahkan membunuh orang lain!


Lalu pertanyaannya, kenapa Zale harus dijodohkan dengan gadis semacam itu?


Jawabannya sebenarnya cukup sederhana. Barbara adalah putri Duke yang sangat dengan ayah Zale, dan mereka kaya!


Ya. Kaya raya!


Bisa dibilang keluarga Barbara memiliki kekayaan yang hampir menyaingi keluarga kerajaan. Belum lagi, hampir semua jenis bijih logam yang dihasilkan kerajaan didapatkan dari Duchy tempat Duke memerintah.


Apakah logam itu penting? Jawabannya jelas sangat penting!


Membuat senjata, armor, dan berbagai item lain untuk melengkapi para ksatria. Bisa dibilang, itu memengaruhi militer kerajaan tempat Zale berada.


Belum lagi, jika Barbara dinikahi oleh orang lain, bisa dibilang hal itu merugikan keluarga kerajaan. Seperti pepatah, petani berusaha membuat pupuk tidak mengalir ke ladang orang lain!


Penampilan buruk dan sikap buruk. Karakter itu langsung menjadi salah satu karakter yang paling dibenci di game tersebut!


Memikirkan orang itu, Reinhart tiba-tiba menyeka keringat di dahinya.


"Bukankah itu hanya sedikit lebih gemuk?"


Leander bertanya sambil memiringkan kepalanya dengan ekspresi bingung.


"ITU KARENA KAMU BELUM MELIHATNYA!"


Reinhart dan Zale berseru bersamaan.


Saat itu, Zale dan Leander menatap Reinhart dengan ekspresi terkejut. Mereka benar-benar tidak menyangka kalau pangeran berambut perak itu ternyata sudah tahu siapa tunangan Zale.


Merasakan tatapan mereka, Reinhart memasang ekspresi datar. Dia mengangkat bahu sambil menjawab jujur.


"Bukan hanya Barbara. Aku juga tahu Helena, tunangan Aiden. Selain itu, tunangan Leander, Flint, dan Xylon. Aku tahu mereka."


Mendengar itu, kedua pangeran itu menatap ke arah Reinhart dengan ekspresi ngeri.


"Kamu ... Apa yang coba kamu lakukan, Rein?" Leander bertanya dengan wajah curiga.


Melihat ekspresi curiga di wajah mereka, Reinhart menjelaskan.


"Bukankah itu biasa saja? Maksudku, sebagai pangeran, kalian pasti juga diberi banyak informasi tentang para bangsawan di dalam dan luar negeri, kan? Khususnya yang seumuran dengan kalian."


"..."


Mendengar itu, Zale dan Leander saling memandang lalu mengangkat bahu. Setelah mengingat baik-baik, mereka akhirnya mengangguk.


Mereka ingat kalau Reinhart adalah pangeran dari Kerajaan Rembulan Perak. Meski dianggap kerajaan paling damai, tetapi tempat itu juga dianggap sebagai kerajaan yang sangat disiplin dan ketat. Berteman dengan kerajaan lain, tetapi juga memiliki kewaspadaan tinggi terhadap kerajaan lain.


Bahkan, banyak kerajaan lain, besar dan kecil yang mengatakan bahwa Kerajaan Rembulan Perak itu paranoid.


Jelas, mereka memiliki kekuatan militer kuat, tetapi sangat berhati-hati!


"Pasti sulit untukmu, Rein." Zale berkata dengan senyum simpatik.


"Ya. Namun kamu bisa tenang, Vanessa pasti akan membantumu dalam menghadapi masalah-masalah berat itu." Leander menambahkan.


Mendengar ucapan penuh rasa kasihan dari kedua temannya, tanda tanya muncul di atas kepala Reinhart. Dia tampak agak bingung.


"Aku—"


Tok! Tok! Tok!


Belum menyelesaikan ucapannya, pintu ruangan langsung diketuk keras. Hal itu langsung membuat ketiganya tidak senang.


Membuka pintu, mereka melihat sosok Aiden yang tampak marah.


Aiden melihat ke arah Reinhart lalu menunjuk dengan ekspresi depresi.


"Kamu harus bertanggung jawab atas apa yang kamu lakukan, Rein!"


Ucapan Aiden langsung membuat Zale dan Leander menatap ke arah Reinhart dengan ekspresi terkejut.


Sementara itu, Reinhart sendiri tampak lebih bingung. Langsung bertanya-tanya dalam hatinya.


'Aku siapa? Apa yang aku lakukan? Tanggung jawab apa lagi?'


>> Bersambung.