Deja Vu

Deja Vu
61. Ingatan Neyna kembali



Entah kenapa, saat ini Neyna sudah mulai nyaman berada disisi Wanda, dia merasa tenang jika Wanda selalu berada di dekatnya, bahkan terkadang dia merasa ada yang kurang jika Wanda tidak ada di dekatnya, sedikit demi sedikit Wanda berhasil membuat Neyna bergantung padanya.


Hari ini mereka akan berangkat pulang, untuk mempersiapkan kepulangan opa.


“Pah,,mah,,kami pamit dulu ya, mau siap - siap buat Menyambut kepulangan opa” pamit Neyna pada kedua orang tuanya


“Iya nak,,kalian hati - hati dijalan ya, Wanda jangan ngebut nyetirnya, Insyaallah papa Sama mama menyusul, tadinya mau bareng kalian tapi ada yang perlu papa selesaikan dulu” Ucap papa


“Ney,,kamu jangan capek - capek ya, jangan terlalu banyak kegiatan, terus juga jangan terlalu keras berfikir, ingat kesehatan kamu” pesan mama sambil Neyna mencium tangan dan pipi mama yang diikuti Wanda.


Setelah mereka berpamitan, Wanda mulai menyetir. Kali ini Wanda menyetir dengan hati - hati sekali, Sambil sesekali mereka mengobrol dan bercanda.


Wanda sesekali melirik kearah wajahnya tampak bahagia, Neyna tersenyum sambil mengikuti lagu yang diputarnya


Dear future husband


Here's a few things you'll need to know if you wanna be


My one and only all my life


Take me on a date


I deserve a break


And don't forget the flowers every anniversary


'Cause if you'll treat me right


I'll be the perfect wife


Buying groceries


Buy-buying what you need


You got that 9 to 5


But, baby, so do I


So don't be thinking I'll be home and baking apple pies


I never learned to cook


But I can write a hook


Sing along with me


Sing-sing along with me (hey)


You gotta know how to treat me like a lady


Even when I'm acting crazy


Tell me everything's alright


Dear future husband


Here's a few things you'll need to know if you wanna be


My one and only all my life


Dear future husband


If you wanna get that special lovin'


Tell me I'm beautiful each and every night (woo)


After every fight


Just apologize


And maybe then I'll let you try and rock my body right


Even if I was wrong


You know I'm never wrong


Why disagree?


Why, why disagree?


You gotta know how to treat me like a lady


Even when I'm acting crazy


Tell me everything's alright


Dear future husband


Here's a few things you'll need to know if you wanna be


My one and only all my life (hey, baby)


Dear future husband


Make time for me


Don't leave me lonely


I'll be sleeping on the left side of the bed (hey)


Open doors for me and you might get some kisses


Don't have a dirty mind


Just be a classy guy


Buy me a ring


Buy-buy me a ring, babe


You gotta know how to treat me like a lady


Even when I'm acting crazy


Tell me everything's alright (woo)


Dear future husband


Here's a few things you'll need to know if you wanna be


My one and only all my life


Dear future husband


If you wanna get that special loving


Tell me I'm beautiful each and every night (that's right)


Oh, whoa


Future husband, better love me right


“Yes..alright honey,,,I’m your future Husband now” Ucap Wanda ke Neyna, membuat mereka tertawa bahagia sambil Wanda menggenggam tangan Neyna.


Mereka sedang melintas dijalan tol Yang tidak padat, tiba - tiba didepan kondisi jalan macet parah, sudah hampir satu jam mobil yang dikendarai Wanda tidak bergerak.


Kemudian Wanda keluar dari mobil dan mencoba menanyakan pada orang - orang yang juga sudah keluar dari mobil mereka


“ada apa ya pak, kok bisa macet parah kaya gini?” Tanya Wanda pada salah seorang pengemudi Yang juga sedang mengantri


“Ohh..itu mas didepan ada kecelakaan, jadi posisi mobilnya melintang ditengah dan terbakar, makanya gak bisa gerak kitanya, lagi nunggu proses evakuasi korbannya Yang terjepit mas” terang sibapak, Wanda pun mengucapkan terima kasih.


Wanda kembali masuk kedalam mobilnya dan tak lama terdengar suara ambulance membawa korban kecelakaan yang sudah berhasil di evakuasi.


Neyna terkejut mendengar suara ambulance tersebut, seketika wajahnya pucat pasi dan dahinya mengeluarkan keringat, tubuhnya bergetar seperti orang kedinginan dan kedua tangannya menutup telinganya.


“Tolong hentikan suara itu Nda,,tolong aku takut sekali mendengarnya, Nda toloong hentikan..!!” Pinta Neyna sambil menutup telinganya dan memejamkan matanya dengan tubuh Yang masih bergetar dan menangis ketakutan, seluruh tubuhnya terasa dingin, Wanda langsung menenangkan Neyna


“Hey,,,Sayang kamu kenapa? Itu Cuma suara sirine ambulance, gak apa - apa sayang, kamu aman disini, sssttt...tenang sayang” Ucap Wanda yang kaget mendengar teriakan Neyna dan langsung memeluk tubuhnya.


Neyna memejamkan mata dan menutup telinganya agar dia tak mendengar suara sirine itu.


Melintas dalam fikirannya, Kejadian saat dia dan Wanda mengalami kecelakaan itu yang menyebabkan mobil mereka masuk kedalam jurang dan dia terlempar keluar mobil masuk kedalam sungai, terngiang ditelinganya raungan suara sirine ambulance yang membawanya kerumah sakit rujukan, jantungnya berdegup kencang, nafasnya tak beraturan.


Neyna pingsan seketika, Wanda terdiam dan merasakan tubuh Neyna Yang tidak bertenaga, kemudian Wanda menepuk - nepuk lembut pipi Neyna


“Sayang,,Neyna bangun,,Ney,,bangun Ney,,jangan bikin aku khawatir sayang, ayo buka mata kamu Ney,,” panggil Wanda panik.


Namun Neyna belum merespon, matanya masih tertutup, tubuhnya lemah tak bertenaga.


Wanda meminta bantuan pada pengendara yang juga sedang mengantri dibelakang mobilnya, sepasang suami istri paruh baya.


“Pak...tolong istri saya pingsan di mobil pak, tolong saya pak!” Ucap wanda kepada bapak pengendara Yang ada dibelakang mobil Wanda.


Sepasang suami istri itu pun keluar dari mobilnya dan menuju mobil Wanda untuk membantunya.


“Dibawa keluar aja dulu dek, biar dia cukup dapat oksigen” Ucap si ibu Yang ternyata seorang perawat


Wanda dengan sigap mengangkat tubuh Neyna keluar mobil dan membaringkannya diatas aspal dan meletakkan kepala Neyna diatas pangkuannya, ibu tersebut mengambil minyak angin didalam tasnya dan mengolesinya ke hidung Neyna sambil menepuk lembut pipinya


“Dek,,,bangun dek,,adek..” panggil si ibu, sambil menghapuskan air kewajah Neyna.


Tak lama Neyna pun sadar dan membuka matanya perlahan sambil memegang kepalanya yang terasa pusing.


“Alhamdulillah,,,minum dulu dek” ucap si Ibu dan memberikan air minum pada Neyna.


Selesai minum Neyna menatap Wanda yang sedang memangku tubuhnya


“Kamu gak apa - apa sayang, udah enakan?” Tanya Wanda


Seketika Neyna bangkit dan menjauh dari Wanda sambil menghapus bagian tubuhnya yang bersentuhan saat dipangkuan Wanda.


“Aku barusan kenapa, kamu tadi mau apa?” Tanya Neyna, yang masih bingung.


“Adek tadi pingsan, ibu juga gak tau kenapa sampe pingsan, suami adek minta tolong ke Ibu untuk membantunya, kalau begitu Ibu pamit dulu ya” Ucap si ibu


“Ohh...iya..terima kasih bu” Ucap Wanda pada si ibu.


Wanda menatap Neyna, dia merasa ada yang aneh pada Neyna


“Apa mungkin ingatan Neyna sudah kembali? Kenapa sikap dinginnya sepertinya sudah kembali” batin Wanda.