
Pagi itu Neyna sedang menikmati sarapan pagi bersama opa dan oma, sementara Rey sedang digendong oleh ART.
Semenjak usai melahirkan, Neyna memang tidak pernah memakai jasa baby sitter, jadi semua dilakukan Neyna sendiri yang terkadang dibantu Wanda, tapi sekarang semua Neyna lakukan sendiri.
“Ney...bude Nia udah cerita, katanya kamu gak enak Tinggal disini dan takut merepotkan opa dan oma ?” Tanya opa
“Oh..bukan begitu maksud Ney opa, Neyna hanya ingin menjadi ibu yang bertanggung jawab atas anaknya, Neyna ingin memenuhi segala kebutuhan Rey dari hasil jerih payah Ney sendiri, Ney gak enak Dirumah terus dan gak ngelakuin apa - apa, jadi rencananya Neyna mau kerja” terang Neyna
“ opa sih gak keberatan kalau kamu Dirumah aja gak kerja, karena kalian itu udah menjadi tanggung jawabnya opa, tapi opa paham yang kamu rasakan, apalagi kamu juga sudah terbiasa bekerja, tentu kamu merasa jenuh Dirumah, opa dukung kalau kamu mau bekerja lagi, tapi kamu jangan pindah ke apartemen kamu ya,kalau kalian pindah, nanti rumah ini makin sepi, suasananya akan kembali seperti dulu, waktu kalian belum menikah, seandainya bude Nia mu mau, opa pengen mereka pindah kesini juga, biar rumah ini tambah rame, biar gak sepi terus dan kami tidak kesepian” ucap opa
“ iya nak,,,oma harap kamu fikirkan apa kata opamu itu, biarlah kalian tetap tinggal disini, kalaupun kamu bekerja kan Rey bisa oma pantau walaupun nantinya ada baby sitter ya” tambah oma
“Memangnya kamu mau kerja dimana nak ?” Tanya opa
“Belum opa, Ney masih mau cari dulu, rencananya Ney mau mulai masukin lamaran ke beberapa perusahaan”
“Buat apa kamu melamar kerja ditempat lain nak,,kamu bisa bantu opa mengurus perusahaan, menggantikan almarhum Wanda, opa memang ada rencana, kalau kamu udah benar - benar siap, untuk membantu mengurus perusahaan opa, selama ini Harry yang handle semuanya, tapi alangkah baiknya jika kamu ikut terlibat mengurus perusahaan opa, daripada kamu bekerja ditempat lain”
“Ta..tapi opa,,Ney gak punya pengalaman dibidang itu, Neyna hanya mantan manager oprasional perbankan, Neyna takut mengecewakan opa dan oma, neyna belum siap opa,,oma..”
“Tenang nak,,kamu gak akan dilepas,,kamu tetap dibantu Harry, awalnya nanti Harry akan mengajarkan kamu, opa percaya sama Harry, dia udah lama bekerja dengan opa, menggantikan ayahnya yang dulu juga sebagai asisten pribadi opa, jadi pasti dia bisa membimbing kamu nak”
“Tapi...Neyna merasa gak pantas opa, kan masih ada cucu opa yang lain, Neyna disini hanya sebagai cucu mantu”
“Neyna kamu ngomong apa nak,,semenjak kamu menikah dengan Wanda, kami sudah menganggap kami seperti cucu kandung kami sendiri” ucap opa
“Iya tapi Neyna merasa gak enak, masih ada Rheina, Bima dan Kak Bram, mereka lebih pantas dibanding Neyna”
“Tapi Rheina dan Bima kan masih kuliah dan sekolah, sementara Bram juga masih ada pekerjaan diluar kota, untuk saat ini kamu lah yang lebih cocok menggantikan Wanda nak, sedikit banyak pasti kami paham, kalau bude Nia sari dulu memang dia tidak tertarik dengan dunia bisnis opa, dia lebih tertarik bisnis kuliner, karena itulah dulu dia kabur dari rumah selain opa tidak menyetujui hubungannya dengan pakdemu, juga karena tidak mau mengikuti keinginan opa untuk sekolah dibidang bisnis” terang opa
“Ney,,kamu pasti bisa nak,,oma yakin, nanti kamu bisa sharing dengan opa ya, opa akan bantu” ucap oma
“Ya udah oma,,opa,,Ney coba, tapi opa jelaskan ke bude dan pakde ya, Ney gak enak dengan mereka”
“Ney,,ini juga ide dari bude mu nak, dia yang bilang ke opa agar kamu bekerja di perusahaan opa, biar kamu ada kesibukan, ya sudah ya, mulai besok kamu ke kantor, besok opa akan mengenalkan kamu pada semua staff dikantor”
“Baiklah opa, tapi Ney harus cari baby sitter untuk mengurus Rey”
“Sudah,,oma sudah hubungi teman oma, dia punya kenalan agen penyalur tenaga kerja baby sitter, mungkin hari ini dia datang dan bawa orangnya,,udah kamu tenang aja ya, nanti kan oma bisa bantu ngawasi dia saat menjaga Rey”
Mereka pun melanjutkan sarapannya, setelah selesai sarapan, oma dan opa beranjak menuju ruang kerja Wanda, membuka file dan dokumen perusahaan, tiba - tiba pandangan oma tertuju pada satu kotak berwarna gold yang terletak disudut ruangan persis disebelah rak buku.
“Oh..ya ampun!! Oma lupa pa,,kemarin Wanda minta dibawain kotak ini kerumah sakit, yaudah mungkin ini kado spesial Wanda untuk Neyna ya pa,,sebentar oma kasi ke Neyna dulu ya”
“Ya sudah ma,,siapa tau itu penting, abis itu kesini lagi ya, bantuin opa cek berkas perusahaan dan proyek - proyek yang sedang berjalan”
“Iya,,,opa manja banget sih,,,minta ditemani oma terus,,hehehe..”
Oma pun langsung berjalan menuju kamar Neyna sambil membawa kita gold dari ruang kerja Wanda.
Tok..tok...
“Ney...boleh oma masuk..?”
Oma membuka handle pintu dan masuk kedalam kamar Neyna,
“Lagi ngapain nak?”
“Ini,,lagi ganti popok Rey,,baru selesai pup, ada apa oma ?”
“Ohh...nggak,,oma mau antarin kotak ini, kemarin waktu Wanda dirumah sakit, dia sempat minta bawakan kita gold ini, jadi tadi pas oma dan opa keruangan kerja Wanda, oma liat kotak ini jadi oma langsung teringat, ini nak kotaknya, siapa tau penting atau hadiah spesial dari Wanda” Ucap oma sambil menyerahkan kotak berwarna gold itu.
“Oma keluar dulu ya, mau bantuin opa nyari berkas diruangan kerja Wanda”
“Iya oma, makasi ya oma”
Oma pun keluar dari kamar Neyna. Selesai mengganti popok Rey, Neyna pun menidurkan Rey, tak lama Rey sudah terlelap dalam pelukan Neyna, Neyna segera memindahkan Rey kedalam box bayinya.
Neyna melihat kotak berwarna gold yang dibawakan oma tadi, Neyna pun mulai membuka kotak tersebut.
Dilihatnya satu persatu barang - barang yang terdapat dalam kotak tersebut. Terdapat foto Neyna yang berukuran 3R lengkap dengan bingkainya Yang terbuat dari kayu Yang di cat dengan warna pastel.
Foto itu adalah foto Neyna yang terpajang diatas meja di apartemennya. Foto yang diambil Wanda diam - diam saat berkunjung keapartemen Neyna.
Dalam box tersebut juga terdapat buku catatan mata pelajaran Biologi Neyna saat duduk dibangku kelas satu, di SMU Nusa Bangsa, saat dia Satu sekolah dengan Wanda kala itu.
Hilangnya buku catatan Neyna tersebut membuat dia harus dihukum
tidak boleh mengikuti mata pelajaran Biologi hari itu.
Neyna juga menemukan ikat rambut berwarna hitam favoritnya Yang sering Neyna gunakan untuk mengikat rambutnya, terkadang Neyna menggerai rambutnya dan melingkarkan ikat rambutnya itu pada pergelangan tangannya.
Banyak lagi barang - barang yang sering digunakan Neyna masa sekolah dulu, sampai botol parfum kesukaannya, foto Neyna dengan seragam sekolah Yang sudah dicoret dengan memberi tambahan kumis dan brewok di foto tersebut, melihat itu membuat Neyna tersenyum tipis sambil meneteskan air mata, terasa rindu Yang teramat dalam Yang di rasakannya, melihat semua barang - barang yang ada dalam box tersebut adalah kepunyaannya dimasa lalu, yang mengartikan bahwa Sejak dulu Wanda sangat mengaguminya.
Dihapusnya air mata yang membasahi pipinya, dibukanya sepucuk surat Yang terdapat didalam box tersebut.
Dear Neyna
Kamu pasti kaget kenapa barang - barang ini ada padaku, ya,,,karena dari dulu aku sudah mengagumi kamu bahkan terobsesi padamu, hingga aku melakukan hal - hal yang membuat kamu jadi membenciku.
Dalam tulisan ini aku mau pengakuan dosa, karena aku udah buat kamu dihukum sama ibu guru bidang studi Biologi, kamu dimarahi guru penjas karena saat olah raga rambut kamu tergerai tidak diikat, hingga rambut kamu diikat dengan karet Yang di dapat dari kantin sekolah Yang saat hendak dibuka, rambut kamu rusak karenanya, kamu juga kehilangan parfum kamu saat selesai olah raga dan kamu kehilangan foto kamu Yang ngegemesin banget dengan wajah yang cemberut seperti sedang kesal pada seseorang, Yang aku ambil diatas meja ruang tv di apartemen kamu, entah kenapa aku suka liat foto itu, jadi aku ambil tanpa sepengetahuan pemiliknya, kamu pasti nyari kemana - mana ya, sekali lagi maaf ya.
Neyna,,makasi udah pernah menjadi bagian dalam hidupku, memberi warna dalam hidupku dan juga memberi semangat dalam hidupku.
Buatku kamu begitu berharga, jadi barang - barang kenangan ini aku simpan didalam box yang berwarna gold, karena kamu adalah emas dihati aku.
Salam rindu dari
pengagum mu
WH
Didekapnya surat tersebut didadanya sambil menangis dan memejamkan matanya. Sakit terasa di saat Neyna sudah mulai membuka hatinya, disaat itu pula tuhan mengambil Wanda dari nya.