
Mobil yang di kendarai oleh Erik terus membelah jalanan ibu kota, entah kemana pria itu akan mengajak adik dan juga Tiara.
"Kaka cantik pacarnya kaka Erik ya?" tanya Emon.
Membuat Tiara dan Erik saling pandang, lalu Erik kembali fokus menyetir mobil lagi.
"Emon kok nanya gitu sih" ucap Erik memperingati sang adik.
"Kenapa kak gak boleh ya, kan kalau seorang pria mengajak cewek berkencan, itu tandanya mereka pacaran" ucap bocah kecil itu dengan polos.
"Emon tau dari mana soal itu?" tanya Tiara melihat bocah kecil itu.
"Sering liat di tv" ucap Emon.
Membuat Erik dan Tiara tertawa mendengar pengakuan bocah kecil yang duduk di kursi belakang itu.
"Kalau di tv itu cuma bohongan sayang" ucap Tiara.
"Gitu ya kak, berarti kaka cantik sama kak aku gak pacaran ya" tanya Emon lagi.
"Iya gak sayang" ucap Tiara menatap Erik.
"Ya, jadi aku gak bisa punya kaka ipar cantik dong" ucap Emon, membuat Tiara melotot matanya melihat Erik.
Sedangkan Erik yang di tatap hanya tersenyum manis melihat wajah kaget Tiara, Erik kembali fokus ke depan karena saat ini ia lagi mengendarai mobil.
"Insya Allah dek" ucap Erik.
Tiara menatap Erik dengan perasaan yang sulit di artikan, apa maksud Erik barusan, apa itu serius atau tidak.
☘☘☘☘
Erik dan sang istri di persilahkan masuk ke dalam ruangan dokter kandungan oleh seorang suster, seperti biasa Dokter Nabila menyambut pasangan suami dan istri itu dengan ramah.
"Gimana bu Zahra ada keluhan gak" tanya dokter Nabila.
"Alhamdulilah gak ada dok" ucap Zahra.
"Ya sudah kita langsung periksa saja ya" ucap Dokter Nabila.
"Baik dok" ucap Zahra.
Suster membantu Zahra untuk berbaring di ranjang pasien, lalu suster ijin mengoleskan gell ke perut Zahra.
Setelah itu dokter Nabila mulai pemeriksaannya, kandungan Zahra sudah semakin besar dan janin nya juga sehat-sehat, membuat Iqbal dan Zahra melihat itu tersenyum haru.
"Jenis kelaminnya belum bisa di liat ya dok" tanya Iqbal.
"Belum bisa, jenis kelaminnya nanti bisa di ketahui saat usia janin memasuki 7 bulanan" ucap dokter Nabila.
Zahra pun bangun dari barangnya dengan di bantu oleh Iqbal dan suster, Iqbal dan Zahra lalu kembali duduk kursi depan meja dokter Nabila.
Mereka mengobrol sedikit lama tentang kehamilan, lalu Iqbal dan Zahra pamit. Iqbal tidak membawa Zahra pulang, melainkan mereka langsung ke kantor karena masi ada pekerjaan yang harus Iqbal selesaikan.
☘☘☘☘
"Wah ada rembulan" ucap Emon.
"Kaka ayo turun aku pengen naik itu" ucap Emon dengan antusias.
"Ayo kita turun" ajak Erik.
Tiara pun turun dari pintu sebelah, sedangkan Emon membukakan pintu untuknya lalu berjalan mendekati kak Tiara.
"Gak papa kan kita ke sini, habis aku gak tau mau ke mana" ucap Erik melihat Tiara.
"Gak papa kok, ayo kita masuk" ucap Tiara.
Tiara dan Erik mengandeng tangan bocah kecil itu masuk, suasana taman hiburan sedikit ramai, Erik terus menggenggam tangan sang adik.
"Ayo kak kita liat di sana" ajak Emon.
Erik dan Tiara pun hanya ikut kemanapun bocah kecil itu mengajak mereka, Emon melihat permainan kuda-kudaan.
"Kak main itu yuk" ajak Emon.
"Iya kaka beli tiket dulu ya kamu tunggu di sini sama kak cantik oke" ucap Erik.
"Oke kak siap" ucap Emon.
Membuat Tiara tersenyum melihat kaka beradik itu, sejujurnya Tiara sangat penasaran kenapa jarak Erik dan adiknya sangat jauh banget.
Tak lama kemudian Erik datang dengan membawa tiga tiket, karena Erik tak akan membiarkan sang adik naik permainan itu sendiri.
"Ayo, kaka udah dapat tiket nya" ajak Erik.
Erik, Tiara juga Emon naik ke atas permainan kuda, Erik meminta sang adik untuk berpegangan dengan kuat.
"Yee kuda nya berputar" sorak Emon dengan senang.
Tiara melihat Emon yang terlihat senang, lalu pandangan Tiara melihat ke arah Erik yang ternyata sedang melihat nya.
"Kak fotoin aku dong" ucap Emon.
"Liat sini kaka fotoin nanti di kasih liat sama mami" ucap Erik.
Emon bergaya dengan lucu, membuat Tiara melihat tersenyum.
"Kak nanti kita berfoto sama kaka cantik juga ya" ucap Emon.
"Iya nanti kita berfoto ya" ucap Erik.
Selesai bermain kuda, Emon mencari permainan yang lain lagi, Erik dan Tiara mengikuti kemana bocah kecil itu melangkah.
Mereka bertiga pun mengambil momen berfoto di wahana-wahana permainan, ada juga foto saat Tiara memeluk bocah kecil itu sambil tersenyum manis.
Bersambung....