
Waktu kini menunjukan pukul 7 malam, Iqbal mengendarai mobil nya ke rumah Zahra, ya malam ini Iqbal mengajak Zahra makan di luar.
Iqbal tiba di rumah Zahra langsung di sambut oleh Adrian Ayah Zahra.
Mereka mengobrol cukup lama sambil menunggu Zahra selesai bersiap-siap.
"Kak Iqbal, Zahra udah siap" ucap Zahra.
Iqbal dan Ayah Zahra melihat ke asal suara, Zahra berdiri di bawa tangga dengan penampilan yang sangat berbeda, malam ini Zahra sangat cantik sampai membuat Iqbal tak berkedip melihat Zahra. Zahra berjalan mendekati Iqbal lalu mengangkat tangan nya melambai di depan wajah Iqbal dan sukses membuat lamunan Iqbal buyar.
"Kita pergi sekarang" ucap Iqbal.
"Iya kak" jawab Zahra.
Iqbal lalu pamit pada Ayah Zahra, Iqbal juga berkata akan mengantar Zahra pulang tepat jam 9 malam.
Iqbal membukakan pintu untuk Zahra..
"Silahkan masuk tuan putri" ucap Iqbal.
Zahra hanya tersenyum lalu masuk ke dalam mobil.
Iqbal mengendarai mobil nya menuju restoran yang sudah di siapkan untuk malam ini tentunya atas bantuan ke dua sahabat nya.
Mobil Iqbal memasuki parkiran restoran mewah. Iqbal sudah memboking restoran itu untuk nya dan juga Zahra.
Iqbal membukakan pintu untuk mempersilahkan Zahra turun. Zahra yang melihat suasana restoran yang sepi menjadi bingung.
"Kak kok sepi sih" tanya Zahra.
"Iya aku sengaja boking restoran ini buat kita" ucap Iqbal memandang Zahra.
"Ayo masuk" ucap Iqbal mengajak Zahra masuk.
Zahra begitu tak jup melihat ruangan yang sudah di hias sebagus mungkin bunga-bunga ada di mana-mana membuat suasana sangat romantis tersedia satu meja dua kursi untuk mereka berdua.
"Ini semua Kakak nyiapin" tanya Zahra.
"Iya kamu suka" tanya Iqbal.
Zahra mengganggu kan kepala sebagai jawaban. Iqbal lalu membawa Zahra menuju meja yang sudah di siapkan Iqbal mempersilahkan Zahra duduk lalu para pramu siji datang membawa hidangan untuk mereka.
Zahra dan Iqbal menikmati makan malam mereka dengan romantis di iringi suara musik.
"Mau berdansa" ucap Iqbal mengulurkan tangan nya mengajak Zahra.
Zahra menyambut tangan Iqbal. Iqbal meletakan ke dua tangan nya di pinggang ramping Zahra.
"Zah, kamu cantik" ucap Iqbal tak melepas pandangan nya dari Zahra.
Iqbal terus memandang Zahra dan hal itu membuat Zahra salah tingkah. Iqbal melepaskan tangan nya dari pinggang Zahra ia beralih memegang tangan Zahra lalu melihat waja Zahra.
"Zah, aku gak tau sejak kapa rasa ini mulai ada aku berharap kamu juga merasakan hal yang sama. Kamu mau jadi pacar aku" ucap Iqbal menatap Zahra.
Zahra melihat ke dua mata Iqbal, Zahra mencari kebohongan di sana tapi dia tidak menemukan nya. Sejujur nya ia juga memiliki perasaan yang sama dengan Iqbal.
"Zah," panggil Iqbal menyadarkan Zahra dari lamunan nya
Zahra lalu melihat ke arah Iqbal lalu menjawab dengan anggukan kepalanya.
"Jadi sekarang kita udah jadian ni" tanya Iqbal lagi
Zahra lagi-lagi tersenyum malu sebagai jawaban nya. Iqbal lalu mendekatkan wajah nya mencium kening Zahra.
Ke dua nya melanjutkan makan malam mereka karena waktu sudah hampir menunjukan pukul 9 malam.
"Sayang balik yuk nanti Ayah kamu marah lagi" ucap Iqbal menggenggam jemari Zahra
Zahra mengiyakan lalu mereka berdua berjalan keluar restoran itu menuju mobil.
Iqbal membukakan pintu untuk Zahra dan mempersilahkan kekasih nya masuk, Iqbal tidak langsung menjalankan mobil nya ia masih memandang wajah kekasih nya itu, ia benar-benar tidak percaya akan jatuh cinta pada sosok Zahra.
Zahra yang melihat Iqbal terus memandang nya menjadi salah tingkah.
"Kamu gemesin tau gak kalau lagi malu-malu gitu" ucap Iqbal semakin menggoda Zahra
"Kakak apa sih gobal terus dari tadi" ucap Zahra
"Beneran sayang"
Zahra yang mendengar Iqbal memanggil nya dengan sebutan sayang membuat jantung Zahra berdetak sangat kencang.
Iqbal menggenggam tangan Zahra lalu mencium nya
"Kamu bahagia gak hari ini" tanya Iqbal
Lagi-lagi Zahra menjawab dengan anggukan kepala nya.
Iqbal membawa Zahra ke dalam pelukan nya, Zahra membalas pelukan kekasih nya itu. Iqbal mengurai pelukan nya dan menatap wajah cantik Zahra, Iqbal mengelus-elus pipi mulus Zahra lalu berkata.
"I Love You" ucap Iqbal tepat di depan wajah Zahra
"I Love You Too" Zahra membalas ungkapan cinta Iqbal
Iqbal mengecup kening Zahra cukup lama, Iqbal mengantar Zahra pulang karena waktu sudah semakin larut.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸