Zahra'Tul Syita

Zahra'Tul Syita
Tidur Berdua



"Brengsek......" teriak seorang wanita yang baru saja memasuki kamar nya.


Wanita itu melempar tas branded miliknya ke atas tempat tidurnya, wanita itu adalah Viona mantan kekasih Iqbal. Ia tak suka melihat Iqbal menikah dengan wanita lain.


"Liat aja aku akan bikin kamu tergila-gila sama aku Iqbal" ucap Viona seorang diri


Viona lalu melangkah keluar dari kamar itu, dan mengambil sebotol wing yang sudah ia siapkan di dalam lemari kaca. Viona mengambil gelas kecil lalu menuangkannya ke dalam gelas, ia teguk nya sekali teguk. Ia ingin melupakan apa yang ia liat tadi.


******


Ke dua pengantin baru saat ini sedang berada di dalam kamar, waktu kini sudah menunjukan pukul 9 malam.


Zahra yang kesusahan membuka resleting gaun pengantinnya, meminta bantuan Iqbal suaminya.


"Kak, tolong turunin resleting gaunnya dong" ucap Zahra


"Iya sayang" jawab Iqbal


Iqbal lalu menurunkan resleting yang di kenakan sang istri, ke dua mata Iqbal melihat pundak sang istri yang begitu mulus dan putih Iqbal sampai kesusahan menelan air liurnya sendiri.


"Kak, udah belum" ucap Zahra membuyarkan lamunan Iqbal


"Udah ko sayang" jawab Iqbal gugup


"Kalau gitu aku mandi dulu ya kak" ucap Zahra


"Iya sayang" Iqbal.


Zahra masuk ke dalam kamar mandi meninggalkan sang suami di luar sana.


Tak lama kemudian Zahra keluar dengan mengenakan piyama tidur dan tampa mengunakan hijab. Iqbal melihat Zahra tampa memakai hijab rambut nya yang panjang terurai sangat indah, ini adalah kali pertama buat Iqbal melihat sang istri tampa hijab menutupi rambutnya. Zahra meminta sang suami untuk segera mandi karena malam semakin larut.


Iqbal pun masuk ke dalam kamar mandi, dan melihat handuk yang sudah tersedia oleh sang istri.


"Gak usah di tutup udah halal juga" ucap Iqbal.


Zahra merutuki kebodohannya, bagaimana ia bisa lupa kalau ia dan sang suami sudah sah menikah tadi siang. Zahra membuka kedua matanya dan ternyata Iqbal sudah selesai memakai baju.


"Ayo kita tidur, udah malam" ajak Iqbal.


Zahra ragu-ragu naik ke atas ranjang, Zahra sangat gugup karena ini pertama kalian nya itu tidur sekamar dengan seorang pria yang saat ini sudah sah menjadi suaminya.


Iqbal yang mengerti kecemasan sang istri pun hanya tersenyum, ia tau apa yang di pikiran Zahra saat ini.


"Kamu tenang ajak kita gak akan ngapai-ngapain kok" ucap Iqbal.


"Ayo tidur" ajak Iqbal lagi.


Zahra pun berbaring di sebelah sang suami, hal itu Iqbal gunakan untuk memeluk sang istri, membuat Zahra menjadi diam di tempat.


"Di biasakan seperti ini ya, karena aku akan sering meluk kamu kalau kita tidur" ucap Iqbal.


Keduanya diam dengan pikiran masing-masing, sampai Iqbal mendengar dengkuran halus dari sang istri.


"Terimakasih karena kamu sudah membuat aku sadar" ucap Iqbal dalam hati sambil mengusap kepala sang istri.


Tak lama kemudian Iqbal pun juga menyusul sang istri ke alam mimpi, karena malam sudah semakin larut waktunya para penghuni bumi untuk mengistirahatkan diri masing-masing.


Bersambung....


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys.😊🙏


Terimakasih,, mampir ke novel aku yang lain ya.