
Hari ini adalah hari terakhir Zaki dan tim lainnya di luar kota, dan besok mereka akan kembali ke kota asal. Karena hari ini adalah hari weekend, Zaki mengajak tim yang lain untuk refreshing ke pantai, salah satu tempat wisata di kota xx sebelum kembali.
Zaki sudah siap dengan celana pendek cino warna puti, di padukan dengan atasan kaos puti dan kemeja biru muda. Membuat penampilan Zaki bertambah keren.
Zaki menaruh dompet di saku celana belakang, sedangkan ponsel miliknya ia pegang, tidak lupa kacamata hitam miliknya.
Sedangkan Mutiara dan Tim yang lain sedang menunggu sang bos di tempat biasa, Mutiara terlihat mengenakan terusan berwarna puti bunga-bunga, dan juga topi pantai juga kacamata hitam miliknya, membuat penampilan Mutiara juga tak kalah kerennya.
Di rasa sudah siap, Zaki keluar dari kamarnya berjalan menuju tempat tim yang lain sudah menunggu.
"Cie, janjian nih ya" ucap Salma menyenggol lengan Mutiara.
"Gak kok, kebetulan aja" ucap Mutiara menunduk malu.
"Kebetulan apa kebetulan" ucap Salma tak henti-hentinya menjahili rekan kerjanya itu.
"Terserah deh" ucap Mutiara tersenyum.
"Sudah siapa semuanya" tanya Zaki.
"Siap bos" jawab Tim yang lain.
"Kita pergi sekarang" ajak Zaki.
Zaki jalan duluan dan di ikuti oleh Mutiara, dan Tim yang lain. Mereka mengenakan bis dan Zaki duduk di kursi berdekatan dengan sang kekasih.
"Sayang tolong dong hp sama dompet aku taruh di tas kamu" ucap Zaki mengambil dompet dari saku celananya.
Mutiara pun menyimpan dompet dan hp Zaki di tas kecil miliknya, lalu kembali menguncinya dengan rapi.
Salah satu tim yang membawa gitar pun mulai bernyanyi sebuah lagi romantis, yang dia persembahkan untuk sang bos dan pasangannya.
Zaki hanya tersenyum mendengar lagi yang di bawakan oleh salah sagu timnya, sedangkan Mutiara hanya menunduk malu karena di liat oleh rekan kerja yang lain.
Setelah menempuh perjalanan hampir 1 jam, kemudian bis yang mereka naikin tiba di lokasi tujuan, dari tempat parkir saja sudah terlihat hamparan pasir puti yang sangat indah di pandang.
Mereka semua turun, sebelum masuk ke area pantai Zaki membayar pada penjaga tempat wisata di sana, setelah itu mereka semua masuk ke area pantai.
Semuanya mengabadikan momen di sana mengenakan ponsel masing-masing, begitu pun dengan Zaki dan Mutiara yang berfoto bersama.
"Gila pantainya keren banget" ucap Salma.
"Iya, pasirnya unik" ucap salah satu tim pria.
"Boleh, ayo" ajak Mutiara juga.
Pasangan kekasih itu melangkah ke arah bebatuan besar, keduanya mengambil banyak momen di sana, walaupun foto keduanya agak berjarak sedikit karena saat ini mereka belum muhrim.
☘☘☘☘
Weekend tak kalah serunya juga buat Iqbal dan sang istri, hari ini pasangan suami dan istri itu mengajak keempat orang tua mereka untuk refreshing ke water park, kolam pemandian umum.
Kedua sahabat Iqbal yang mengetahui sang sahabat akan pergi refreshing, Erik dan Aldo pun tak mau ketinggalan, keduanya ikut juga.
Tak hanya mengajak keempat orang tua mereka, Zahra juga mengajak sang sahabat Tiara, dan Tiara dengan senang hati ikut bersama Zahra dan sang suami.
Mami Sisil dan papa Mario dan ayah Adria juga bunda berada di satu mobil, sedangkan Iqbal, Zahra, Tiara, Erik dan Aldo berada di mobil yang satunya juga.
Tiara duduk di dekat Zahra, dan Iqbal di sebelah Zahra, sedangkan Erik dan Aldo duduk di kursi depan dengan Aldo yang menyetir mobil.
Mobil yang mereka naikin pun membelah jalan raya menuju water park, mobil para orang tua berada di belakang, karena hari ini adalah hari weekend jalanan sedikit macet ke arah para tempat wisata.
Zahra yang sibuk bermain ponsel pun melihat postingan sang abang yang baru 3 menit yang lalu, memposting story nya dan Mutia yang sedang berada di pantai.
"Ra pantinya bagus ya" ucap Zahra menunjuk story Abang Zaki.
"Itu abang Zaki sama pacarnya ya Za" tanya Tiara.
"Iya namanya kak Mutiara" ucap Zahra.
"Cantik, mereka cocok" ucap Tiara.
Sedangkan dari depan Erik sering mencuri pandang ke arah gadis yang sedang asik mengobrol, dengan istri dari sahabatnya.
Iqbal yang minat itu hanya tersenyum samar, ia tau kalau sahabatnya sudah seperti itu, berarti ia betul-betul menaruh hati pada Tiara.
Tak lama kemudian mobil yang di kendarai oleh Aldo memasuki gerbang tempat wisata, Aldo membayar kepada penjaga sebelum masuk, selesai membayar Aldo pun mencari tempat parkir yang masi kosong.
Semuanya turun dari mobil, menunggu mobil para orang tua yang masi mengantri masuk, karena kebetulan mereka ada di barisan paling belakang.
Bersambung...
Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya...