
"Nama kamu siapa" tanya Iqbal pada anak laki-laki itu.
"Nama aku Haikal kak" ucap anak laki-laki itu.
"Nama kamu bagus" ucap Zahra.
"Makasih kak" ucap Haikal.
"Kamu ikut ngamen juga" hanya Iqbal.
"Iya kan, buat makan tiap hati lumayan lah" ucap Haikal.
"Kamu mau kerja di kantor kaka?" tawar Iqbal.
"Kerja apa kak" tanya Haikal dengan senang.
"Jadi kelining servis" ucap Iqbal.
"Bersih-bersih gitu ya kak?" tanya Haikal.
"Iya, kamu mau?" tanya Iqbal.
"Mau banget kak" ucap Haikal senang.
"Oke besok kamu datang ke kantor kaka ya, ini alamat nya" ucap Iqbal memberikan kartu namanya.
"Asik, aku dapat kerja kawan" ucap Haikal pada teman-temannya.
"Ya sudah kaka sama istri kaka pamit ya" ucap Iqbal pada anak-anak itu.
"Iya kaka" ucap anak-anak.
"Bro gue pamit dulu ya, Ra kita pamit ya" ucap Iqbal dan Zahra.
"Iya kalian hati-hati ya" ucap Zahra.
"Iya Ra" ucap Zahra.
"Bro cepat di anter pulang anak gadis orang, ingat belum halal" ucap Iqbal sebelum masuk ke dalam mobil.
"Pasti Bal, gue takut di gorok sama calon mertua" ucap Iqbal membuat Zahra tersenyum dan menggeleng kepala.
"Ih apa an sih" ucap Tiara mencubit lengan Erik.
"Emang benar kan Ra" ucap Erik menggoda gadis itu.
"Ayo bagi ini lagi kasian anak-anak udah nunggu tuh" ucap Tiara.
"Iya-iya calon istri" ucap Erik.
Tiara tak menghiraukan perkataan Erik, ia malah fokus membagikan buku-buku yang ada di tangannya.
Sedangkan Zahra dan Iqbal sudah dalam perjalanan pulang, Zahra melihat sang suami yang sedang fokus menyetir.
"Mas kasian ya anak-anak itu" ucap Zahra.
"Iya sayang, harus mencari nafkah buat mereka" ucap Iqbal.
"Sayang aku akan ngajak Erik dan Aldo buat memberikan hidup yang layak buat mereka" ucap Iqbal melihat sang istri.
"Maksud mas gimana?" tanya Zahra.
"Ide bagus itu mas, gak ada salahnya kan berbagi buat anak-anak tak memiliki orang tua, apa lagi yang lain masi kecil-kecil" ucap Zahra.
"Iya sayang" ucap Iqbal.
Tak lama kemudian mobil yang di kendarai oleh Iqbal memasuki gerbang rumah besar Gunawan, setelah memarkirkan mobilnya, Iqbal turun duluan lalu membukakan pintu untuk sang istri.
"Ayo sayang hati-hati, biar mas yang bawa martabak nya ya" ucap Iqbal.
"Makasih ya mas" ucap Zahra.
"Iya, ayo" ajak Iqbal mengandeng tangan sang istri masuk ke dalam.
"Assalamualaikum" ucap Iqbal dan Zahra
"Waalayikumsalam" jawab mami Sisil dan papi Mario.
Kedatangan keduanya di sambut gembira oleh mami Sisil, apa lagi setelah mengetahui kalau saat ini sang menantu sedang mengandung cucu mereka.
"Sayang, kok lama banget sih mami sama papi udah nunggu dari tadi loh" ucap mami Sisil.
"Maaf mi tadi ketemu Erik sama Tiara di jalan jadi ngobrol bentar deh" ucap Iqbal menyalami punggung tangan sang mami dan sang papi, begitu pun dengan Zahra.
Iqbal meminta bibi untuk menaruh martabaknya di piring, setelah itu bibi menaruh kembali piring berisi martabak itu ke atas meja.
☘☘☘☘
Di sisi lain Erik dan Tiara yang baru selesai membagi buku dan lain-lain buat anak-anak jalanan itu pun beristirahat sejenak, sedangkan anak-anak sudah pulang dari 5 menit yang lalu karena hari sudah mulai sore.
"Mampir ke kafe situ yuk" ajak Erik.
"Boleh ayo" ajak Tiara juga.
Erik dan Tiara beranjak dari sana lalu berjalan menuju kafe yang ada di seberang jalan, Erik dan Tiara masuk kedalam dan duduk di salah satu meja kosong.
"Ra mau pesan apa" tanya Erik melihat buku menu.
"Es lemon aja" ucap Tiara.
Erik pun memanggil pelayan untuk memesan pesanan mereka, setelah pelayan selesai menulis pesanan Erik pun kembali ke belakang.
"Ra makasih ya kamu udah mau bantuin aku hari ini buat bagi-bagi buku buat anak-anak" ucap Erik melihat Tiara yang saat ini duduk di depannya.
"Iya sama-sama aku juga senang kok bantu kamu" jawab Tiara.
"Ra" panggil Erik lagi.
"Iya ada apa?" tanya Tiara melihat Erik.
Tapi Erik yang di liat oleh Tiara hanya diam saja, dan terus menatap wajah Tiara membuat Tiara mengernyit keningnya heran melihat Erik.
"Kok bengong sih, katanya mau nanya" ucap Tiara.
"Gak papa kok" ucap Erik salah tingkah.
Tiara hanya menggeleng kepala melihat tingkah pria itu, lalu tak lama kemudian pesanan mereka datang.
Bersambung....