Zahra'Tul Syita

Zahra'Tul Syita
Sahabat Lama



Setelah menjadi pasangan kekasih Iqbal dan Zahra menjadi semakin dekat, setiap hari Iqbal selalu mengantar jemput Zahra. Ke dua orang tua Zahra juga sudah mengetahui kalau putri mereka menjalin hubungan dengan Iqbal begitu pun dengan ke dua orang tua Iqbal. Ke dua orang tua mereka juga menyarankan untuk cepat menikah saja hal itu membuat Iqbal semakin bersemangat karena sudah mendapat restu dari Papi dan Mami nya begitupun dengan orang tua Zahra.


Saat ini Iqbal dan Zahra sedang berada di dalam mobil, Iqbal akan mengantarkan Zahra ke kampus dan ia akan ke kantor.


Iqbal memikirkan mobil nya lalu ia turun untuk membukakan pintu untuk Zahra.


"Sayang mau aku anter ke kelas" ucap Iqbal


"Gak usah Yank aku bareng Tiara aja tuh dia udah dateng" ucap Zahra menunjuk mobil Tiara


"Ya udah kalau gitu aku langsung ke kantor ya, Papi udah nungguin" ucap Iqbal mengelus kepala Zahra yang di tutupi hijab


Zahra mengganggu kan kepala nya lalu melambaikan tangannya ke arah Iqbal yang menjalankan mobilnya.


"Eehheemmm" Tiara berdehem


Zahra hanya tersenyum melihat tingkah sahabat nya.


"Yang udah jadian bahagia banget" ucap Tiara menjahili sahabat nya.


"Apaan sih, ke kelas yuk" ucap Zahra langsung menarik lengan Tiara


Tampa mereka sadari tak jauh dari tempat mereka ada pasang mata yang melihat mereka dengan penuh ke bencian wanita itu tersenyum licik melihat kepergian Zahra.


*******


Iqbal tiba perusahaan ia langsung memikirkan mobil nya lalu melangkah menuju lift. Tiba di lantai tujuan Iqbal langsung melangkah menuju ruangannya.


Terdengar suara pintu di bukan Iqbal melihat Papi nya masuk.


"Papi sudah mencari sekertaris untuk mu" ucap Mario


"Asal bukan wanita saja Pi, aku gak suka" ucap Iqbal


"Kamu tenang saja sekertaris mu laki-laki" ucap Mario


Lalu mario pamit pergi ke ruangan nya. Pintu ruangan Iqbal di ketuk oleh sese orang dan tak lama kemudian masuklah seorang pria yang bertubuh tinggi dan tampan tapi masi lebih tampan Iqbal sih.


"Permisi pak say.. Iqbal" ucap Dimas


"Dimas" ucap Iqbal kaget dan langsung memeluk Raka. Raka adalah sahabat Iqbal waktu SMA


"Jadi kamu yang akan jadi sekertaris ku" tanya Iqbal


"Iya pak" ucap Raka


"Kalau lagi kita berdua atau bukan jam kantor panggil Iqbal aja" ucap Iqbal


"Ok Bal" ucap Raka


Cukup lama mereka mengobrol Dimas lalu kembali ke ruangan nya.


Waktu makan siang tiba, Iqbal bersiap-siap pergi ke kampus untuk mengajak Zahra makan siang bersama.


"Bal, mau makan siang bareng gak" ucap Dimas menghampiri Iqbal


"Boleh tapi ikut gue ya kita ke kampus cewek gue dulu" ucap Iqbal


"Ok" balas Dimas


Dimas mengemudikan mobil Iqbal. Tak lama kemudian ke dua pria tampan itu tiba di kampus.


Iqbal langsung menelpon Zahra memberi tau bahwa saat ini ia sudah berada di parkiran. Tak lama kemudian Zahra datang menghampiri Iqbal di temani oleh Tiara.


"Sayang kita makan di restoran biasa aja ya" ucap Iqbal


"Iya kak" jawab Zahra


Iqbal langsung membukakan pintu belakang mobil untuk Zahra sementara Tiara masuk sendiri.


"Ini Dimas sekertaris aku sekarang sayang" ucap Iqbal memperkenalkan kan Dimas pada Zahra dan Tiara


Lalu mobil yang di naikin mereka tiba di parkiran restoran. Iqbal langsung membukakan pintu untuk Zahra.


******


Di sebuah bandara seorang pria tampan sedang menarik sebuah koper. Tak lupa kacamata hitam yang menggantung di hidung mancung nya. Ia tak sengaja menabrak seorang wanita.


Dduukk...


"Punya mata gak sih" ucap seorang wanita cantik


Zaki melihat wanita yang di tabrak nya barusan tampa melepaskan kacamata milik nya.


"Maaf kan saya, saya tidak sengaja" ucap Zaki


Tanpa menghiraukan kata maaf yang di ucap kan oleh Zaki wanita itu langsung pergi begitu saja.


Zaki melepaskan kacamata hitam nya lalu memandang wanita itu sampai tak terlihat lagi ia tersenyum dan berkata.


"Cantik dan menarik" ucap Zaki


Zaki melihat ayah nya berjalan menghampiri nya.


"Nak kau sudah menunggu lama" tanya ayah


"Tidak ayah aku baru saja turun dari pesawat" ucap Zaki


Ayah dan Zaki berjalan menuju mobil lalu mobil pun keluar dari area bandara.


"Ki besok udah siap gantiin ayah di kantor" ucap Ayah


"Iya yah, Zaki siap ko" jawab Zaki


Mobil yang di naikin Ayah dan Zaki kini memasuki halaman rumah dan bunda langsung menyambut ke datangan putra nya itu.


*******


Di tempat lain seorang wanita cantik sedang meggurucuh kesal.


"Kamu kenapa sih Tia keliatan kesal banget" tanya Tiwi sahabat Mutiara.


"Aku kesal tadi ada cowok yang nabrak aku" ucap Mutiara kesal


"Ganteng gak" bukan nya nenangin sahabat lagi kesal Tiwi mala tanyain cowok itu ganteng atau gak.


"Kamu tuh ya, kalau uda ngomongin cowok pasti tanyain ganteng atau gak" ucap Mutiara


Ke dua sahabat itu lalu masuk ke dalam mobil lalu keluar area bandara juga.


30 menit kemudian...


Mutiara dan Tiwi tiba di rumah Mutiara...


"Assalamualaikum" ucap Mutiara


"Waalaikumsalam sayang" ucap wanita paru baya menghampiri sang putri


"Ibu, Mutiara kangen" ucap Mutiara manja


Mutiara langsung memeluk Ibu nya dengan erat, ia sangat merindu kan ke dua orang gua nya. Mutiara baru saja menyelesaikan pendidikan nya di Jerman.


"Ibu, Bapak mana" ucap Mutiara


"Bapak kamu ke kantor sayang ada rapat penting" kata bunda memberi tau putri nya.


Ibu lalu mengajak Mutiara dan Tiwi makan siang bersama karena ia sudah memasak makanan kesukaan putri nya.