
Hari yang di nanti-nanti oleh Zahra dan Iqbal akhirnya tiba juga, Zahra yang sedang di rias dan di temani oleh Tiara yang kini berada di salah satu kamar.
"Cie yang bentar lagi jadi istri orang" ucap Tiara menggoda Zahra
"Iya aku doain kamu juga cepat nyusul yah sama Erik" ucap Zahra kembali menggoda sahabatnya
"Ih kok Erik sih Za," protes Tiara tak suka
Zahra hanya tersenyum melihat sahabatnya yang kesal padanya.
Tak lama kemudian pintu terbuka, Bunda berjalan mendekati sang putri yang sudah di balut oleh kebaya yang sangat mewah.
"Sayang..." panggil bunda yang melihat putrinya yang kini sudah selesai di rias.
"Cantik, kamu persis bunda dulu waktu nikah sama ayah" ucap Bunda
"Bunda jangan sedih dong, nanti Zahra ikutan sedih" ucap Zahra memeluk bundanya
"Bunda gak sedih ko sayang, bunda bahagian banget karena sebentar lagi anak gadis bunda akan jadi istri orang" ucap Bunda
"Zahra janji sama bunda, Zahra akan sering-sering main ke sini ketemu Bunda, Ayah dan Abang" ucap Zahra
"Iya sayang" ucap Bunda
Tok..Tokk..
Cllekk...
Zaki membuka pintu kamar Zahra, Zaki melangkah mendekat dan mengatakan bahwa calon mempelai pria sudah tiba.
"Ya udah bunda sama Tiara turun duluan ya sayang kamu nanti sama Abang" ucap Bunda yang mendapat anggukan dari Zahra
Setibanya di lantai bawa, semuanya menyambut kedatangan keluarga besar Gunawan. Iqbal pun langsung di tuntun ke tempat akad yang sudah di siapkan.
Tak lama kemudian Zahra menuruni anak tangga satu persatu dengan mengandeng kaka laki-laki nya.
Ke dua mola mata Iqbal tak berkedip melihat calon istrinya, yang terlihat sangat berbeda hari ini, tapi dengan cepat Iqbal tersadar kala sang papi menepuk punggungnya
Kini ke dua calon pengantin sudah duduk di depan pak penghulu, lalu acara segera di mulai.
Setelah pak penghulu selesai membacakan semuanya, Iqbal dengan lancar mengucapkan ijab qobul nya dengan lancar.
Bagaimana para saksi "SAH"
"SAH" Allhamdulillah
Pak penghulu menyerahkan buku Nikah pengantin baru itu, tak lupa mengambil foto bersama.
Zahra dan Iqbal kemudian sungkeman pada ke dua orang tua masing-masing, Zahra meminta maaf pada Ayah dan Bunda nya. Begitu pun dengan Iqbal.
Zaki kini sedang mengandeng sang kekasih, melangkah mendekati adik tersayang nya. Zahra yang melihat Abang nya yang kini berjalan ke arah mereka dengan mengandeng seorang wanita berhijab.
"Selamat ya sayang, doa terbaik dari abang buat kalian" ucap Zaki memeluk erat adik manjanya itu
"Makasih bang" jawab Zahra membalas pelukan Zaki
Zaki melepaskan pelukannya lalu beralih memeluk adik iparnya.
"Jagain adek manja gue dengan baik ya" ucap Zaki
"Pasti bang" ucap Iqbal
Mutiara pun memeluk Zahra juga, ia memberi selamat pada Zahra dan mendoakan cepat-cepat mendapat momongan.
Selesai Zaki dan Mutiara, kini di susul oleh sahabat Iqbal dan Zahra.
"Selamat ya men, bahagia sampai kakek nenek" ucap Erik
"Makasih men" ucap Iqbal
"Selamat Bro, langgeng terus kalian" ucap Raka
"Makasih ya ka" ucap Iqbal
"Happy wedding men, moga cepat-cepat dapat beby" ucap Aldo
"Amin, makasih men" ucap Iqbal
"Zah, selamat ya, aku turut bahagia buat kalian berdua, bahagia sampai kakek nenek" ucap Tiara memeluk sahabatnya itu
"Makasih ya Ra" ucap Zahra membalas pelukan Tiara.
Mereka semua pun menikmati pestanya dengan meriah, tampa mereka sadari di salah satu meja tamu, seorang wanita memandang mereka dengan benci.
Bersambung...
Like, Komen sama Vote nya ya.😊🙏