Zahra'Tul Syita

Zahra'Tul Syita
Flashback



Setelah insiden yang menimpah Zahra tiga hari yang lalu, kini Zahra sudah mulai kuliah seperti biasanya. Luka yang di alami Zahra juga tidak terlalu parah hanya benturan di dahi saja.


Mobil yang di kendarai oleh Iqbal kini memasuki area parkiran kampus, Iqbal lalu turun dan membuka kan pintu untuk Zahra.


"Makasih kak" ucap Zahra


"Ayo aku antar kamu ke kelas" ucap Iqbal langsung menggenggam tangan Zahra


Zahra tak bisa menolak perlakuan Iqbal yang sangat posesif menurutnya, semenjak insiden yang menimpah Zahra tiga hari yang lalu Iqbal berubah menjadi sosok yang begitu posesif ia tak mau Zahra kenapa-kenapa lagi.


Tiba di depan kelas Zahra menghentikan langkahnya dan hal itu membuat Iqbal mengangkat sebelah alisnya bingung.


"Ada apa sayang" tanya Iqbal


"Kakak, cukup sampai di sini aja nganter Zahra nanti kakak telat ke kantor" ucap Zahra


"Gak kakak haru nganter kamu ke dalam, aku kuatir nanti ada yang mencoba nyelakain kamu lagi" ucap Iqbal menarik tangan Zahra lagi


Lagi-lagi Zahra cuma bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah calon suami nya yang sangat berlebihan itu.


Tiba di kelas Zahra duduk di kursi depan Tiara, Tiara yang melihat sahabatnya datang bersama Iqbal menjadi bingung.


"Ra tolong loh jagain calon istri gue" ucap Iqbal melihat Tiara


"Loh tenang aja gue bakalan jagain calon bini loh" ucap Tiara


"Sayang aku ke kantor dulu ya" ucap Iqbal mengusap kepala Zahra yang di tutupi oleh hijab


Zahra senyum dan mengganggu kan kepalanya sebagai jawaban. Iqbal melangkah keluar dari kelas calon Istrinya.


"Calon laki kamu posesif banget sampai bela-belain nganter ke kelas" ucap Tiara


"Gak tau semenjak aku kecelakaan kemari Kak Iqbal jadi berubah banget" ucap Zahra yang hanya di angukin oleh Tiara, Tak lama kemudian dosen masuk.


Iqbal melangkah ke parkiran mobil tapi tiba-tiba ada yang memanggilnya. Iqbal melihat ke arah si pemanggil karena ia kenal betul suara itu siapa lagi kalau bukan kedua sahabatnya Erik dan Aldo.


"Buru-buru banget ni pak direktur" ucap Aldo


"Iya ni makin sibuk aja calon pengantin" ucap Erik


Iqbal hanya tersenyum melihat wajah kesal ke dua sahabatnya itu, Iqbal tau betul kedua sahabatnya itu kesal padanya karena mereka sudah jarang ketemu.


"Ntar kapan-kapan kita nongkrong deh biar loh berdua gak kesal lagi ma gue" ucap Iqbal


"Oke kita tunggu" ucap Aldo yang di angukin oleh Erik


"Tapi gue bawa calon istri gue gak papa kan" ucap Iqbal


Iqbal sontak melihat Erik dengan kaget.


"Loh punya pacar" tanya Iqbal


"Belum jadi pacar baru calon" kali ini bukan Erik yang menjawab tapi Aldo


"Siap" ucap Iqbal kepo


"Udah nanti loh tau juga, sana cepat pergi nanti loh telat lagi ngantornya" ucap Erik


"Direktur ma bebas" ucap Iqbal yang sontak membuat kedua sahabatnya mendengus kesal


Iqbal hanya tersenyum melihat wajah kesal kedua sahabatnya ia lalu masuk ke dalam mobil dan keluar dari area parkiran kampus.


******


Di lain tempat, tepatnya di sebuah ruangan seorang wanita sedang menghisap sebatang rokok, wanita itu tak henti-hentinya memikirkan pria yang ada di masa lalu nya.


Flashback on...


tepatnya di salah satu gudang kosong yang ada di belakang sekolah, seorang pria sedang menunggu pacarnya yang.


"Sayang maaf ya aku telat tadi aku nyari alasan dulu buat lepas dari Iqbal" ucap si wanita


"Gak papa ko sayang, kenapa si kamu gak putusin dia aja kan kita gak harus sembunyi-sembunyi gini" ucap si cowok


"Gak segampang itu sayang, papa ku sedang menjalin kerja sama sama dengan papinya Iqbal" ucap si wanita.


#Skipp...


Tampa mereka sadari sedari tadi ada sepasang mata yang melihat sepasangan kekasih itu, pria itu tersenyum kecut dengan apa yang ia liat barusan dada nya terasa sesak wanita yang ia cintai sepenuh hati dengan teganya mengkhianati cintanya. Ia lalu melangkah mendekati pasangan kekasih itu.


"Jadi ini tempat yang kalian jadikan perselingkuhan" ucap Iqbal


Viona dan kekasihnya kaget mendengar suara, mereka melihat Iqbal yang berdiri tak jauh dari mereka.


"Iqbal aku bisa jelasin" ucap Viona mendekati Iqbal


"Stop di situ, gak ada yang perlu di jelasin aku sudah liat semuanya" ucap Iqbal dingin


"Mulai sekarang kita gak ada hubungan apa-apa lagi. Kita putus" setelah mengatakan itu Iqbal pergi dari hadapan Viona dan selingkuhan nya.


Bersambung...