YUMNA

YUMNA
Episode 90



Diana mendorong kursi roda Yumna menuju ruangan Dennis , Sementara Jihan mengikutinya sambil menggendong bayi nya .


” Oya kemana Aditya dan Raka ? Apa mereka tidak ikut ? ” Tanya Yumna .


” Mereka ada di depan , Seperti nya mereka enggan untuk masuk dan menjenguk Dennis ..Masih baper kali Na ." Jawab Jihan .


” Baper ? Maksud mu apa Han ? Tunggu deh kalian Ceng-cengin mereka ya ? Masa kalian kayak gitu sih .. Jangan lah .”


” Ya gak apa-apa , Gak masalah kok kalo mereka masih baper ..kita mah cewek-cewek yang ngerti kok .” Jawab Diana sambil mendorong nya .


” Ishh kalian kok gitu .. Pasti mereka cemberut deh ..Gak boleh gitu Ah ..”


” Iya .”


Mereka pun tiba di depan pintu kamar Dennis .


” Kalian masuk duluan aja , Aku mau mengambil Handphone di kamar ku dulu gih .” Lontar Yumna .


” Ya udah Han kamu masuk aja , Aku mau bantu Yumna .” Suruh Diana.


” Gak usah Di ..Kamu juga masuk aja , Aku bisa sendiri kok ..tuh kamar ku Deket .” Lontarnya sambil menunjuk ke arah kamar nya .


” Gak Apa-apa sih , Aku anterin kamu .” Jawab Diana lagi .


” Gak usah ..gih sana .”


” Ya udah ..” Diana dan Jihan masuk ke ruangan Dennis , Sementara Yumna masuk ke kamarnya sendiri .


Setibanya di dalam , Dia mendapati Rendy sedang duduk di kursi menunggu nya seorang diri .


Yumna dibuat kaget olehnya .


” Sedang apa kamu disini Mas ? ”


” Menjenguk pemilik hatiku .” Lontarnya sambil menaruh sebuket bunga pada pangkuan Yumna .


” Kamu tau dari mana Mas , Jika aku disini ? ” Tanya nya serius .


” Tidak penting dari mana .. Yumna , Aku harus apa untuk meyakinkan dirimu ? Lihat apa yang dia lakukan padamu .. Membuat mu seperti ini ? Sedih rasanya melihat mu terluka .. Ini belum terlambat , Aku masih bisa menerima mu .” Bujuknya .


” Sudahlah Mas , Jangan bersikap terlalu jauh .. Suamiku akan marah jika tau kamu datang menemui ku lagi ..Jadi lebih baik kamu pergi .” Usir nya halus .


” Aku sudah tidak perduli dengan ancaman Suamimu .. ”


” Mas , bukankah dalam waktu dekat kamu akan segera menikahi seorang gadis .. Jadi berhentilah melakukan ini .”


” Aku sudah bilang itu tidak berarti apa-apa bagiku ..Jadi gimana ? Kamu masih mau menolak ku meski aku punya senjata untuk memaksamu ? ”


” Maksud kamu Mas ?”


" Aku mendengar semua pembicaraan kalian tadi di taman , Rupanya Suamimu menghalalkan segala cara untuk merebut mu dariku ya , Dengan menghancurkan Paman dan Sinta .” Lontarnya sangat tenang , Membuat Yumna kaget .


” Mas .. Itu bukan urusan mu ..Jadi jangan macam-macam .” Ancamnya .


” Oya ? Aku hanya meniru suamimu ..Dia melakukan segalanya untuk mencapai tujuan .. Apa salahnya jika aku mencoba melakukan nya .. Kira-kira bagaimana reaksi Paman jika dia tau ya ..Apa dia akan meminta mu meninggalkan nya ..Ya semoga saja .” Lontarnya lagi sambil tersenyum .


” Mas .. tolong jangan lakukan itu , Suamiku belum pulih .. Apa sekarang Kamu mengancam ku ? ”


” Tidak , Hanya saja aku mencoba memberi tau mu .. setelah dari sini aku akan mampir ke rumah paman . Dan kamu tau apa yang akan ku katakan padanya ? Sinta dan Paman adalah senjataku sekarang .”


” Apa mau mu ? ” Tanyanya gemetar .


” Jangan tanyakan itu , Kamu tau Mauku kok .. Jadi , Kamu tinggalkan dia atau aku harus memaksamu lewat Paman ? ”


” Pamanku akan mendengarkanku ..Dia tidak akan lebih mempercayaimu .” Lontar nya yakin .


” Oya ? Kita lihat nanti .. Aku tak bisa lama-lama . Aku harus segera mengatasi ini kan ..Biar cepat kelar .”


” Sampai kapan kamu mau bersikap seperti ini , Kamu sadar kamu sudah berubah Mas , Kamu tidak seperti ini dulu .”


” Yumna , Aku sudah berubah lebih menyedihkan .. Menurut mu apa yang membuat ku seperti ini ? Karena janjimu dulu , Apa kamu melupakannya ? Kamu bilang agar aku sedikit bersabar menunggu waktu yang tepat untuk Sinta bisa di temukan , lalu kamu menceraikan nya dan kembali padaku ? Sampai hari ini kamu belum melakukan nya .. Kamu melupakan ku hanya karena dia .. Kamu terlalu takut padanya kan ? ”


” Aku sudah meminta maaf untuk itu kan . Kenapa kamu masih mengungkit ..Mas , Percaya lah aku tak pernah ingin melukai siapapun ..Tolong berhenti dan lupakan ini .” Pintanya Tulus dengan berkaca-kaca.


” Jangan menangis , Aku tak mau melihat mu seperti ini . Aku tulus padamu tapi kamu tak melihat nya sama sekali .. Kamu membuat ku putus asa . Bagaimana cara ku melupakan semuanya ..” Lontar nya sembari memalingkan wajahnya lalu pergi dari ruangan tersebut ..


Diam-diam matanya berkaca-kaca , Dia berjalan sangat cepat tanpa menghiraukan Panggilan dari Yumna .


Rendy begitu hancur hanya karena melihat Yumna menangis dan memohon kepadanya .


Sementara itu Yumna tak menyerah ,Dia terus mengayuh kursi roda nya berusaha mengejar ..Tapi apa daya sekeras apapun dia berusaha ..Yumna tetap tak mampu mengejar Rendy .


” Non tidak apa-apa ? " Tanya seseorang cemas .


" Mari saya bantu Mbak .” Lontar Suster sembari membopong tubuh Yumna .


” AW sakit sekali .” Rintih nya .


Sikutnya terkena goresan .


” Non .” Panggil Natan


” Natan , Bisa tolong aku ..kejar Mas Rendy .Aku mohon ?” Pinta Yumna menangis .


” Tapi gimana sama Non ? ”


” Aku gak apa-apa , Tolong kali ini saja .. Hentikan mas Rendy .”


Natan pun pergi mengejar Rendy sesuai keinginan Yumna , Tiba-tiba Aditya menghampiri nya .


Dia mendorong kursi roda Yumna keluar rumah sakit tanpa bicara sepatah kata pun .


Aditya seolah tau jika Yumna butuh pertolongannya , Dia tau jika Yumna berusaha mengejar Rendy .


” Jangan biarkan dia pergi .” Lontarnya lewat telepon menggunakan earphone .


Entah siapa yang bicara dengannya , Membuat Yumna bingung .


Lalu tiba-tiba Kursi roda yang ia duduki telah patah ..mungkin karena jatuh tergelincir tadi .


” Bagaimana ini ? ” Lontarnya khawatir .


Tanpa menjawab apapun , Aditya langsung menggendong nya dan membawanya keluar .


Yumna Tak mengatakan apapun padanya ,Dia sadar jika Aditya sudah tidak ingin berbicara dengan nya .


Tapi sikap nya masih perduli dan baik seperti dulu .


Setibanya di parkiran Mobil , Natan dan Raka menghadang jalan Rendy .


Dia tak membiarkan Rendy pergi .


” Siapa kalian , Ada urusan apa ? ” Tanya Rendy marah .


Belum sempat Menjawab , Aditya tiba dengan menggendong Yumna .


” Yumna .” Panggil Rendy kepadanya .


” Mas tolong dengar Aku , Tolong jangan campuri urusan kami .. Suamiku akan mengatakan semuanya sendiri kepada Paman ..Jangan memperkeruh suasana aku mohon .” Pintanya sambil berurai air mata .


Membuat Aditya kesal , Aditya menyerah kan Yumna kepada Natan .


Kini Natan yang menggendong Yumna , Tiba-tiba Aditya langsung menghajar Rendy tanpa mengatakan apapun kepadanya .


Bukannya melerai , Raka malah diam saja melihat Aditya memukuli Rendy .


Sementara Yumna berteriak mencoba menghentikan Aditya .


” Cinta apa yang Lo punya buat Yumna ? Membuat nya menangis apa bisa disebut cinta ..Kalo Lo sungguh mencintainya kenapa harus membuatnya menderita ..Gue pernah berada diposisi Lo ..Gue pernah merasakan sakit yang lebih dari yang Lo rasain .. Harusnya Lo bersyukur karena Yumna sempat beri Lo kesempatan . Sementara gue ? Gue gak pernah dapat semua itu ..Jadi jangan merasa jadi orang yang sangat terluka . Lo gak ada apa-apanya ..” Teriak nya disusul pukulan mendarat di wajahnya .


Membuat Rendy jatuh , Ia tak melawan Aditya sama sekali.. Rendy hanya menangis sambil memegangi perutnya .


” Apa yang kamu lakukan Dit ? Kamu mau bunuh dia ? ” Teriak Yumna .


” Jika itu diperlukan ..Apa dia mengganggu hidup mu ? katakan padaku ..Aku akan membereskannya ." Lontarnya masih dengan nada bicara yang tinggi .


" Mas kamu gak apa-apa ? " Tanya nya sembari melepaskan dirinya dari Natan .


Yumna mendekati Rendy yang masih terdiam seribu bahasa .


Raka , Aditya , Dan Natan hanya diam melihat Yumna masih mengkhawatirkan Rendy yang jelas-jelas sudah membuatnya sedih .


Rendy melihat mata Yumna yang sudah sembab ,Dia juga melihat kaki dan sikut Yumna berdarah .


” Apa aku jahat ? Apa aku yang membuat mu terluka ? Yumna , Aku tak tau jika aku begitu hancur setelah keputusan mu .. Kenapa kamu pilih dia ? Kenapa kamu lakukan ini padaku ? Aku hanya berusaha untuk kita kembali bersama ..Aku tidak perduli meski kamu tidak pernah mencintaiku ..Aku sudah bilang ..tapi kenapa kamu melindunginya , Kenapa kamu memohon seperti ini karenanya ? ” Teriak Rendy setengah menangis .


” Aku minta maaf , Aku sungguh minta maaf .. Aku tak ingin melukaimu atau siapapun .. Dia suamiku ,Dia pria yang aku cintai jauh saat kita bersama . Aku meninggalkan nya hanya karena satu kesalahan .. Tolong maafkan aku yang melukaimu tanpa sengaja .” Lontar Yumna membuat Rendy semakin hancur .


Sementara Aditya dan Raka hanya diam dan mengingat bagaiman meraka ada dalam posisi Rendy dahulu .


Sulit bagi mereka melupakan dan terima tentang Yumna yang tak bisa mereka miliki .