
Dennis membawa Yumna ke dokter kandungan .
Kecemasan masih terlihat dari wajahnya .
” Mas . ” Panggil Yumna yang sudah siuman .
” Aku akan mengerti , Aku akan tidur di ruang tamu dan tidak akan menampakkan wajah ku ke kamu lagi . ” Lontarnya lirih sembari beranjak membelakangi istrinya itu .
” Sayang . Aku melukai kamu ya . Maaf ya mungkin ini sugesti .. tapi aku janji akan melawan semuanya .Kenapa kamu selalu membawa ku sini .. Aku cuman mesti istirahat kok . ”
” Kamu mengkhawatirkan uang ? Sugesti ? Kamu sampe pingsan hanya karena melihat aku . ”
" Tidak , Aku tidak bisa makan .. Jadi lemes. Sini dong aku ingin melihat wajahmu . " Bujuknya .
Yumna beranjak dari tempat tidur lalu menggandeng tangan suaminya ,
Dennis masih enggan melihat wajah Yumna .
Yumna memegang wajah suaminya yang memaksa menutup matanya .
” Harusnya aku tidak keterlaluan sama kamu . Sampe kamu kayak gini . Kamu mau maafin aku ya ? ”
” Boleh , Awas kalo kamu mual dan pingsan lagi kalo liat aku . Aku akan melarikan diri ke luar negeri biar kamu gak liat aku lagi . ”
" Jangan dong sayang . Ongkos ke luar negeri kan mahal . Gimana caranya aku nyusul kamu coba ? Uangku cuman ada 100 , Apa cukup buat nyusulin kamu ? ”
” Biarin . Sekalian aku gak akan hubungi kamu . ”
" Kamu mau meninggalkan istri dan calon bayi mu ? Sayang , Aku bisa gila nanti .. Bagaimana aku akan hidup dengan anakku ? Kamu mau membuatku menjadi Janda anak satu ? Percayalah setelah kamu melepaskan aku begitu saja , Aku akan segera menikahi pria lain . Aku punya uang seratus juta untuk merawat wajah dan membeli skincare untuk menarik perhatian kaum pria . " Celotehnya .
" Sayang !! Kamu gak pandai banget sih nge bujuk aku ? Aku ini lagi galau kok .. Kamu mau pake uangku untuk menarik simpati pria lain ? ”
” Kan ceritanya kamu campakkin aku . Kamu jangan lupa , Aku ini cantik .. ”
" Sejak kapan kamu jadi tengil gini sayang. ”
” Ya habis suamiku juga tengil . Aku belajar banyak dari kamu . ”
" Apapun itu , Aku gak suka kalo kamu ngomong gitu . ”
” Iya sayang makanya jangan lari keluar negeri dong . ”
” Habis kamu gak mau ketemu aku , Siapa yang gak galau coba ? ”
" Iya iya .. Aku minta maaf . Bawaan bayi sayang .. Kayaknya anak kamu nih benci sama bapaknya . ”
" Sayang !! ” Teriaknya .
” Hehe aku seneng kalo Liat kamu manyun gini . Makin ganteng deh . Aku mau cium ah . ”
Yumna mencium bibir suaminya Kilat .
" Pinter ya sekarang , Kalo aku ngambek maen nyosor aja . Kan aku jadi gak kuat . ”
” Transfer ya , Aku kan udah cium kamu . ”
Dennis tersenyum mendengar ucapan Yumna ..
" Sekarang kamu materialistis , Dulu kamu di kasih HP aja gak mau lho . ”
" Kan dulu kamu orang lain . Sekarang kan kamu ATM berjalan ku . Hahaha . ”
” Oh jadi kamu dulu Jaim ya , Selalu menolak apapun yang aku kasih padahal kamu seneng ya . ”
" Apa sih sayang . Aku gak Jaim kok .. Dulu kan kita belum menikah , Masa aku terima apapun dari kamu . Secara gak langsung kamu mau bilang kalo aku munafik ? Ya udah mulai sekarang aku gak akan minta uang lagi . " Ancamnya cemberut .
" Kok jadi kamu yang marah . Siapa juga yang bilang kamu munafik coba . Kamu seneng nya menebak yang enggak-enggak deh . ”
" Ah gak tau ah kamu nyebelin .Udah awas aku mau pulang . Aku mau bayar admistrasi nya sendiri . Aku punya uang . ”
” Uang dari aku ya . ” Ledeknya .
Yumna cemberut saat dia hendak mengambil tas .
” Kok marah sih haha . ”
” Sana bayar . "
1 Jam sudah berlalu , Yumna pulang bersama Dennis .
" Aneh kalo kamu lagi nyebelin kayak gini aku malah gak mual . ” Gerutunya .
" Masa aku mesti nyebelin sih Yang . ”
" Kamu balik ke kantor gih , Aku gak kenapa-napa . ”
” Gak apa-apa aku tinggal ? Jangan marah terus , Kita baikan kan ? ”.
" Iya . udah sana .. ”
Dennis kembali kekantor setelah mengantar Yumna pulang .
” Laper tapi kok mual . " Keluhnya sembari berjalan tiba-tiba dia melihat Sinta dan Natan sedang duduk berdua di teras .
Yumna mendekati mereka dan bersembunyi di balik dinding .
” Nona mau memaafkan saya saja itu sudah lebih dari cukup . Saya tidak minta apapun . " Lontar Natan .
" Ya harus nya kamu lebih tau diri . Orang yang kamu lukai bukan aku saja . Kedua orang tua ku juga turut kamu kecewakan . Aku benci jika mengingat semua yang kamu lakukan ...Tapi aku sadar , Aku masih saja memikirkan kamu setiap hari . Aku bahkan tidak perduli dengan hatiku saat kamu hendak pergi dari sini . Natan , Cinta yang kamu sia-siakan ini begitu sangat besar . Harus nya aku tidak mencegah kamu pergi dan melupakan perasaan ku , Tapi tetap saja aku tidak mampu . Apa aku terlihat bodoh ? Aku tidak waras dan menyedihkan , Jika ayah dan ibuku tau tentang apa yang aku lakukan padamu , dia mungkin akan mencecar ku habis-habisan . Aku membencimu hingga hari ini , Tapi sedikit pun tidak merubah perasaan ku untuk mu . ”
Natan mulai berlinang air mata mendengar ucapan Sinta yang sangat terluka karenanya .
” Saya juga tidak bisa melakukan apapun untuk mengubah kebencian mu . Semua yang kamu lakukan sudah benar , Saya memang pantas mendapatkan perlakuan ini dari non , Jika saya bisa memilih , Saya tidak pernah ingin melukai mu sedalam ini . ”
” Apa gunanya berbicara begitu , Semua sudah kamu lakukan . Sekarang aku hanya menunggu waktu untuk menata hatiku kembali . Aku mau berusaha melupakan semua yang kamu lakukan .. ”
” Non . ”
" Aku pergi , Bicara dengan kamu malah membuat hati semakin sesak . ” Lontar Sinta lalu pergi .
Natan hanya pasrah melihat Sinta pergi , Dia sadar kemarahan di hati Sinta tidak bisa dia redam dengan mudah .
” Jika mungkin nona bisa memaafkan saya , Mungkin itu membutuhkan waktu yang lama .”
Yumna menghentikan Sinta saat dia melewatinya .
” Ikut Mbak ke kamar . " Pintanya sambil berlalu .
Di kamar .
*
*
” Kenan terus chat mbak . Sin , kalo kamu mau berbaikan dengan Natan . kasih Kenan sikap yang tegas dong . kasian kan ken . ”
” Aku sudah bilang sama kak Ken , kalo aku cuma menganggap dia teman . ”
” Lalu kamu mau apa dengan Natan . Kamu juga masih belum terima dia kan ? ”
” Mbak pikir itu mudah . Sudahlah Aku gak mau bikin Mbak stres .. Jangan pikirkan masalah aku ya . Istirahat dan makan yang banyak . ”
” Kepala ku memang pusing , Tapi kalian akan baik-baik saja kan ? Mbak cemas sekali dengan hubungan kalian .”
” Ya . Berhenti memikirkan itu . Beri aku waktu dan ruang untuk memikirkan semuanya ya . ”
” Iya . ”
” Oya , Aku membawa puding dari ibu . Aku berikan ke bibi . Dimakan ya . ”
” Makasih . Harus nya kamu gak perlu repot-repot sin . Mbak gak butuh apapun kok . ”
” Gak repot kok Mbak . Mbak harus sehat ya . ”
” Amin . ”