YUMNA

YUMNA
Episode 219



Di apartemen Juna, Juna tak bisa tidur karena mengetahui Dessy sedang pergi makan malam bersama pria yang sedang dia dekati.


Juna berupaya untuk memejamkan matanya . Namun dia kembali emosi karena tak bisa tidur.


Dia beranjak dari tempat tidur dan segera meraih jaket dan kunci mobil. Entah kemana dia akan pergi.


" Oke. Kayaknya gue mesti memastikan Nya sendiri.. kalo gue gak suka wanita aneh itu. Mau di taro dimana muka gue kalo gue beneran suka dia.. ?? " Gerutunya sembari berjalan ke Lobby.


20 menit berlalu Juna tiba di sebuah restoran, Dia mencari keberadaan Dessy dengan menyisir area tersebut.


Setelah beberapa menit berlalu, Akhirnya juna melihat mereka sedang asik mengobrol. Kemudian juna memilih untuk duduk di sudut kursi yang berada dekat dengan dessy.


" Tersenyum kayak gitu. emang dia pikir dia manis apa ? " cecar juna sembari memperhatikan gelagat si wanita .


" Harusnya kita ketemu lebih awal. Jujur saja kamu melebihi ekspektasi ku. " Ujar andre kepada desi yang tak henti memandangi .


Andre benar-benar sudah jatuh cinta kepada Dessy yang baru saja dia temui.


Andre adalah klien Dennis, Dennis iseng menjodohkan mereka agar Dessy tidak terus menjomblo.


" Pak Dennis salah besar kalo bilang kamu cukup cantik. Menurut ku.. kamu sangat cantik. " Puji andre lagi amat terkesima, Sementara Dessy tersipu malu mendapatkan pujian darinya.


" Ah. kamu berlebihan deh mas. Syukur lah kalo kamu gak kecewa. "


" Saya berharap kita bisa lanjut.. kamu gak keberatan kan kalo saya ingin kita lebih dekat ? " Tanya andre lagi.


" Boleh. gapapa kok mas. "


" Jujur ya saya sekarang pengen cari yang serius. Udah gak kepengen cuma pacaran doang. "


" Sama dong. aku juga siap nikah.. tapi kita kan mesti saling mengenal dulu . "


" Oke saya setuju. " Ujar andre tak henti memandangi.


Begitu pula dengan desi yang memang sudah menaruh harapan kepada andre .


1 Jam berlalu, Andre mengantarkan desi ke pintu apartemen nya lalu segera pamit meninggalkan .


Sementara desi tak henti memandangi sang pujaan yang perlahan tak lagi terlihat. Lalu dia segera masuk.


Tiba-tiba Dessy di kagetkan dengan keberadaan juna yang sudah nongkrong di depan Tv.


" Astaga !!! Kamu ngapain disini ? " Hardik Dessy kaget.


" Gak boleh ?? " Lontar nya datar tanpa dosa.


" Kenapa kamu bisa masuk ke apartemen ku ? "


" Cie aku kamu.. sejak kapan. jangan sok lembut deh gak pantes. biasanya juga lo gue.. "


" Terserah. lo ngapain disini ?? kenapa lo bisa masuk ke sini ?? "


" Kan dulu gue pernah anter lo balik waktu lo mabuk berat . ya gue masih inget pin kamar lo. "


" Anjir gue lupa. ya terus lo ngapain coba bikin gue kaget aja ??? "


" Lo dari mana ? kencan lo ? Lo jangan gampang dekat sama cowok ngapa ? lo gak trauma gara-gara mantan lo dulu.. di selingkuhi abis-abisan ?? " Cecar juna.


" Ya aku mesti gimana jun, masa aku terus-terusan inget dia. kan cuma bikin sakit doang. udah waktunya aku move on. "


" Anjir balik lagi aku kamu !! gak pantes tau gak ? "


" Ih jun aku mau terbiasa ah pake aku kamu, nanti gebetanku ilfeel kalo denger kebiasaan ku.. dia tuh ya ngomong nya sopan banget, pokoknya gue mesti berubah. " Lontarnya reflek.


" Terserah lo. tapi awas ya kalo lo sedih lagi kayak dulu.. jangan sampe kerjaan lo berantakan.. gue pecat entar. " Ancam juna kesal.


" Enggak lah, Aku yakin kalo dia pria baik-baik. kayaknya mas andre beneran suka deh jun sama aku. " Lontar nya yakin.


Sementara juna hanya menatap Dessy lain dari biasanya, " Gimana dia gak kesemsem, Lo aja dandan abis-abisan kayak gini. " Gumam juna .


Keesokan harinya,


Dessy datang menemui Dennis untuk berterimakasih padanya karena sudah mengenalkan andre .


" Aku ikut seneng dengernya deh. " Puji yumna.


" Iya na. do'a in ya semoga dia jodohku !! " Kata Dessy amat gemas.


" Amin. ngomong-ngomong liat dong potonya.. aku kepo.." Pinta yumna lalu Dessy segera mengambil handphone dan memperlihatkan poto andre .


" Ya ampun di poto aja ganteng banget ya. gimana kalo ketemu langsung. pantes kalo kamu berbinar kayak gini des. " Lontar yumna membuat Dennis terbelalak dan berhenti sarapan.


" Lain kali aku pengen ketemu dong. "


" Emang aku perempuan perebut apa ? lagian cakepan juga kamu des. "


" Ih enggak.. "


" Tapi dia cocok deh sama kamu, Kamu cantik dan dia ganteng " Puji yumna lagi sembari memandangi poto di handphone Dessy.


Dennis beranjak dari meja makan dan segera menghampiri 2 perempuan itu " Sorry, gimana-gimana tadi kamu bilang apa? ganteng ?? " Labrak Dennis pada Yumna.


Yumna langsung tersadar akan ucapannya " Enggak sayang.. maksud aku.. mas andre ini cocok lah buat Dessy.. gitu ." Jelas yumna menenangkan.


" Enggak. tadi kamu bilang dia ganteng banget. kamu mengatakannya secara sadar. "


" Apa sih mas. ya iya lah dia kan cowok masa aku bilang cantik?? "


" Oh gitu.. btw kok Gak ngehargai suaminya banget. "


" Sayang.. Suamiku jauh lebih ganteng kok.. kamu itu gak ada tandingan nya.. aku aja sampe klepek-klepek gini. iya kan des, Mas Dennis ku yang paling ganteng.. di dunia ini tidak ada pria setampan kamu mas. "


" Prett !! " Sela Dessy nyinyir mendengar gombalan yumna.


" Nih perempuan mending balik gih sono. " Usir Dennis kepada Dessy.


" Cemburu terus. masalah mu itu-itu aja.. apa gak ada yang lain kek nis.. kan biar gak bosen. " Ledek Dessy.


" Anjir. balik gak lo.. jangan kesini-sini lagi.. lo , gue blacklist buat masuk ke rumah gue. " Ancam Dennis.


" Dih.. tunggu sampe aku nikahi mas andre ya.. abis kamu nis. " Ujar Dessy lalu segera pamit.


" Sorry des.. suamiku emang gitu. "


" Gak perlu sorry-sorry na. aku tau watak dia kok.. dia mah kebakaran jenggot kalo kamu ngomongin cowok lain . ih anjir, Kalo kamu na sampe selingkuh. abis kamu na.. aku saranin jangan ya ?? " Ledek Dessy kembali memicu kemarahan Dennis .


" Enyah gak lo des , tangan gue gatel . "


" Udah deh aku pamit ya na . ntar kita ketemu lagi. " Lontarnya lagi sembari pergi.


" Ya udah yuk sini kita sarapan lagi ! " Ajak sang istri.


" Udah gak pengen. keburu enek. aku pamit. "


" Kamu di kantor gak bakal nyari masalah dengan karyawan buat ngeluapin kekesalan kamu kan. Soalnya yang udah-udah kamu suka gitu. kalo lagi bete sama aku.. kamu bakalan abisin orang di kantor. bok ya di bicarain baik-baik sama aku toh mas.. Kalo marah, Marahi aku . " Ujarnya.


" Enggak. aku mana pernah memarahi mereka untuk sesuatu yang tidak pernah mereka lakukan. aku adalah bos yang paling bijaksana dan pengertian. " Ujarnya membuat yumna ingin muntah.


" Oya ? Seneng aku denger nya. aku kepingin cium kamu deh. " Usahanya agar Dennis tak lagi bete .


" Satu ciuman tidak akan meluluhkan perasaan ku. "


" Lalu ! "


" Kamu tau apa Yang aku inginkan. jadi jangan tanya."


" baiklah aku mengerti. sekarang aku akan antar kamu ke garasi.. aku bawakan tas mu ya. "


" Kita belum selesai. hatiku masih luka ini.. entah bagaimana mengobatinya.. teganya kamu memuji pria lain di hadapanku. di dunia ini aku tidak pernah melihat ada pria yang bisa mengalahkan ketampanan ku. " Yumna tidak bisa berkata lagi. dia lelah harus membujuk nya dengan apa.


" Aku terpaksa bilang seperti itu, aku melakukannya supaya Dessy senang. " Imbuhnya lagi.


" Demi membuat dia senang kamu memilih melukai suamimu ini. aku berangkat ke kantor. " Ujarnya lalu segera berjalan ke luar.


" Aku ini sudah gendut mas. masih aja cemburuan. bener kata Dessy kalo sampe aku selingkuh, mungkin dia akan menggantungku di atas menara. " Lontarnya agak mesem.


Keesokan harinya Yumna mendapati Juna sudah nangkring di rumah untuk menemui Dennis.


" Ngapain bocil udah dimari ?? " Ledek Dennis mendelik.


" Duduk mas , Kenapa jun.. kamu ada perlu. "


" Ini lho suami mbak pake acara jodoh-jodohin Dessy sama klient nya segala. gara-gara itu, Dessy jadi gak fokus kerjanya. " Omel juna mencari alasan.


" Gak fokus gimana ? bukannya orang kalo jatuh cinta itu bikin semangat ngapa-ngapain ya. " Sela Yumna.


" Apaan , mbak.. kerjanya cuma asik main hp doang. bilangin sama suami mbak ini jangan merusak asistenku. " Tegur juna.


" Apa ? berani ni bocil .. mau mati ?? " Celoteh Dennis.


" Sorry ya jun.. tapi kayaknya kamu musti balik deh ya. ".Kata yumna tidak enak.


" Apalagi coba ini . kemaren Dessy sekarang juna. ini mereka kenapa sih seneng banget ngomporin mas Dennis. " Gerutu yumna cemas.