
Juna meng-upload foto bersama Yumna di media sosial miliknya dengan menandai akun pribadi milik Yumna . Dennis melihat tersebut , Jelas membuat nya meradang lalu bergegas menemui istrinya .
” Sayang ..” Panggilnya seraya membuka pintu kamar dengan wajah memerah .
” Apa sih ? Bayiku terkejut nih . ” Gerutu Yumna .
” Apa-apaan nih .. Siapa nih orang Nge tag akun kamu ? ” Tanyanya sembari memperlihatkan Poto tersebut pada istrinya .
Yumna menelan ludah bulat-bulat melihat kelakuan Juna . Otaknya langsung berpikir dengan cepat .
” Itu fans ku sayang . ”
” Fans apaan .. Dilihat dari komentar nya kok kayak dia artisnya . Ngaku .. Ini lagi caption nya jijik banget . ” Katanya lagi .
” Sini aku liat . Emang caption nya apaan ? ”
Yumna mengambil HP Dennis dan segera melihat caption yang Juna tulis untuk Poto mereka berdua .
” Senang nya bertemu Mantan cinta monyet ku tambah emoticon hati . ” Tulis Juna .
” Degggg .. ”
” Sayang .. Dia cuma bercanda . ” Kata Yumna meyakinkan .
” Tunggu deh .. Kayaknya aku pernah liat nih orang . Dimana ya ? ”
” Ah Lupain aja . Gak penting kok . ”
” Enak aja . Ini kamu harus jelasin kenapa kamu bisa Poto berdua sama dia ? ”
” Emang Poto itu terlihat gimana ? Biasa aja deh .. Itu juga dia ambil tanpa izinku . ”
” Terus maksud dia apa tulis mantan cinta monyet ? Berarti Kamu dulu ? ”
” Ya gak tau lah . Udahlah Mas jangan suka memperdebatkan hal sepele . ”
” Sepele ? Sayang !!! ” Lontarnya kesal .
” Dulu dia teman aku . ”
” Temen kamu yang mana ? Kok aku gak tau ? ”
” Dia di luar negeri . Kamu gak bakalan kenal dia deh . ”
” Aku inget . Nih cowok yang di cafe itu kan ? Iya bener ..”
” Iya . ”
" Terus kenapa kamu bilang dia fans kamu ? ”
” Masalah kayak gitu tuh cuman bikin kamu marah sayang . Ujung-ujungnya kamu ngambek , Cemburu gak jelas , Terus kita bertengkar kamu gak kasian sama aku . Aku lagi hamil lho Mas . ”
” Bukan gitu . Aku heran aja kok dia bikin caption nya kayak gitu .. Aku tuh tau temen kamu dari SD , SMPN , SMK , Atau temen kamu yang di kampus . Nih orang yang mana yang kamu bilang temen ? ”
” Iya aku ngaku . Itu Juna , Sepupunya Raka . ”
” Apa ? ” Wajah Dennis malah tambah panas mendengar jawaban dari istrinya .
” Juna ? Bocah yang nyebelin itu ? Yang suka sama kamu yang badannya segini ? ” Lontar Dennis sembari mengukur tangan selutut dirinya .
” Kamu kok tau sayang ? ”
" Taulah . ” Jawab Dennis sembari cemberut dan melempar Hp ke kasur .
” Bukannya dulu kamu gak ngomong sama aku ya . Kamu kan gak mau jadi temen aku gara-gara aku jadian sama Raka . Kok kamu tau soal sepupu Raka ? ”
” Si Jihan tuh . Kerjaannya dia kan ngomporin aku ..”
” Ngomporin gimana sih Mas ? ”
” Ya gitu . Aku kalah sama tuh bocil .. ”
” Jihan itu emang kayak gitu ya . Aku tuh suka kangen sama persahabatan kita mas ..Kamu inget gak ? Kita bertiga itu lucu lho Mas .. ”
” Tau ah . Aku bete .. Mana sini alamat rumah nya ? ”
” Mau apa sih ? Aku aja gak punya kontak dia . ”.
” Ya udah aku datengin si Raka aja . ”
” Mas .. gak usah . Dia udah balik ke Amerika . ”
Tiba-tiba Bibi mengetuk pintu ,
” Tok tok tok . Non .. Di depan ada tamu . ” Kata bibi di balik pintu .
” Iya bi .. Bentar .. ”
” Mas aku ke depan dulu ya . ” Yumna segera membuka pintu dan pergi ke ruang tamu mencari tahu keberadaan tamunya .
Yumna terkejut melihat Juna sedang berdiri di depan Poto yang terpampang dia ruang tamu .
” Juna ..” Sapa nya .
” Hai Mbak . Aku ganggu gak ? ”
” Kamu kok tau alamat rumah aku ? ”
" Tau dari Mbak Jihan .. Aku mau kenalan sama suami Mbak . ”
” Aduh maaf ya Jun , Mood suami aku lagi kurang baik sekarang . Kapan-kapan lagi aja ya . ”
” Gimana sih Mbak , Kemaren bilangnya gak boleh ke rumah karena Suami Mbak gak ada di rumah , Sekarang giliran ada di rumah malah bilang nya gitu . Emang kenapa sih suaminya ? ”
" Gak mau ah . Mbak tuh pembohong .. bilang nya mau hubungi aku .. Mana ? Ya udah kita ngobrol berdua aja kalo suami Mbak gak mau . ” Katanya sembari duduk dan meminum Kopi buatan bibi .
” Mbak lupa Jun . Nanti Mbak telepon kamu ya .. Ayo sini ..” Kata Yumna sembari menarik tangan Juna untuk membawanya keluar ,
Juna malah pecicilan digandeng Yumna , Dia tersipu malu dibuatnya . Hal itu di lihat oleh Dennis yang entah kapan dia datang .
” Sayang !! " Panggil Dennis kesal .
Sadar akan kehadiran Suaminya , Yumna segera melepaskan tangannya .
" Kamu disini Mas ? ”
” Siapa tamu nya ? Main gandeng aja ? ” Kata Dennis sembari melirik Juna .
” Habis kamu Juna - Juna .. nih bocah kenapa datang kesini sih . ” Batin Yumna .
” Hai ...Oh ini suami Mbak . Juna !! ” Sapa Juna sembari mengulurkan tangannya ramah kepada Dennis .
Namun hal itu tidak membuat Dennis menggubrisnya . Dia malah tampak sebal dengan bocah laki-laki di hadapannya itu .
Sadar akan penolakan Dennis , Juna langsung mengantongi tangan ke saku celana jeans nya .
Juna duduk dan memasang wajah santai kepada Dennis .
” Perasaan tadi ada yang bilang nih bocah udah balik ke Amerika . Kok nongol disini . ” Lontar Dennis kepada Yumna .
Yumna hanya mengerutkan keningnya , dia sudah ketahuan berbohong .
” Lo yang upload foto itu . Nge Tag lagi , Yumna Udah punya suami ..”
Juna memperhatikan wajah pria di hadapannya yang terlihat jelas sedang kesal padanya .
” Kok saya ingat seseorang ya dengan wajah ini . Familiar .. ” Lontar Juna .
" Juna .. Kamu pulang ya . ” Kata Yumna berusaha membuat Juna mengikuti maunya .
” Sayang kamu kok ngusir tamu sih . ” Kata Dennis .
Dennis kembali menatap tajam Juna , Membuat Juna teringat sesuatu .
” Ah saya inget Mbak .. kalo gak salah ini orang pake baju SMK yang hadang jalan pulang ku dari sekolah dulu . ” Lontar Juna pecicilan gak ada takut-takut nya .
” Apa ? Ngomong apa sih Juna ? ” Tanya Yumna yang heran .
” Iya Mbak , Dia datang dengan temannya mau keroyokan . ”
" Keroyok ? Emang lu pikir gue cowok apaan main keroyokan , Udah gitu waktu itu Lo cuman bocah kecil . ”
" Hah ? Ngapain kamu hadang Juna Mas ? Kamu ada masalah apa sama dia ? ” Tanya Yumna heran .
” Jadi Mbak , Dia bilang aku tuh gak usah ngerepotin dia karena aku masih kecil . ”
" Iya dan Lo nangis kan ? ” Sahut Dennis agak tersenyum masam .
” Nangis ? Kok Nangis .. Kamu ngapain Mas ? ”
” Gak aku apa-apain . ”
” Suami Mbak ini ambil Hp aku . ” Lontarnya sembari cekikikan .
” Kamu membegal Juna Mas ? Kamu kan udah jadi orang kaya waktu itu .”
” Apasih sayang . Aku ambil Hp dia buat hapus nomor telepon kamu . Kecentilan banget sih jadi bocil .. Bocah SMP demen anak SMK . ”
” Dih Kamu Mas . ”
” Dompet aku juga di ambil . ”
” Hah ? ” Yumna menganga mendengar ucapan Juna .
” Bukan buat ambil duit dia ya , Sorry .. Duit aku banyak sayang . Kamu kayak gak tau aja . ” Tepis Dennis .
” Ya terus ngapain ? ”
” Sayang , Dia punya Poto kamu tau gak .. aku ambil aja aku robek in . Sebel .. ”
” Poto dari mana ? Aku mana pernah ngasih Poto ? ”
Juna tersenyum tanpa dosa melihat kebingungan di wajah Yumna .
" Juna jawab. ”
” Anu Mbak . Aku ambil Poto Mbak dari kamar Mas Raka hehehe . ” Jawab Juna tersenyum mesem membuat Dennis jijik .
” Dasar . ”
” Poto yang mana ya ? " Katanya bingung .
” Berapa banyak Poto yang kamu kasih ke si Raka ? gak takut di apa-apain sama dia ? ”
" Raka gak gitu Mas . ”
” Belain aja terus . ”
” Namanya juga orang lagi pacaran. Ya wajar kalo saling tukar Poto. ”
” Masa lalu kamu tuh ngeri , Lebih serem dari cerita setan . suka bikin aku panas .”
” Cieee yang cemburu . ”