YUMNA

YUMNA
Episode 164



Juna meng-upload foto bersama Yumna di media sosial miliknya dengan menandai akun pribadi milik Yumna . Dennis melihat tersebut , Jelas membuat nya meradang lalu bergegas menemui istrinya .


” Sayang ..” Panggilnya seraya membuka pintu kamar dengan wajah memerah .


” Apa sih ? Bayiku terkejut nih . ” Gerutu Yumna .


” Apa-apaan nih .. Siapa nih orang Nge tag akun kamu ? ” Tanyanya sembari memperlihatkan Poto tersebut pada istrinya .


Yumna menelan ludah bulat-bulat melihat kelakuan Juna . Otaknya langsung berpikir dengan cepat .


” Itu fans ku sayang . ”


” Fans apaan .. Dilihat dari komentar nya kok kayak dia artisnya . Ngaku .. Ini lagi caption nya jijik banget . ” Katanya lagi .


” Sini aku liat . Emang caption nya apaan ? ”


Yumna mengambil HP Dennis dan segera melihat caption yang Juna tulis untuk Poto mereka berdua .


” Senang nya bertemu Mantan cinta monyet ku tambah emoticon hati . ” Tulis Juna .


” Degggg .. ”


” Sayang .. Dia cuma bercanda . ” Kata Yumna meyakinkan .


” Tunggu deh .. Kayaknya aku pernah liat nih orang . Dimana ya ? ”


” Ah Lupain aja . Gak penting kok . ”


” Enak aja . Ini kamu harus jelasin kenapa kamu bisa Poto berdua sama dia ? ”


” Emang Poto itu terlihat gimana ? Biasa aja deh .. Itu juga dia ambil tanpa izinku . ”


” Terus maksud dia apa tulis mantan cinta monyet ? Berarti Kamu dulu ? ”


” Ya gak tau lah . Udahlah Mas jangan suka memperdebatkan hal sepele . ”


” Sepele ? Sayang !!! ” Lontarnya kesal .


” Dulu dia teman aku . ”


” Temen kamu yang mana ? Kok aku gak tau ? ”


” Dia di luar negeri . Kamu gak bakalan kenal dia deh . ”


” Aku inget . Nih cowok yang di cafe itu kan ? Iya bener ..”


” Iya . ”


" Terus kenapa kamu bilang dia fans kamu ? ”


” Masalah kayak gitu tuh cuman bikin kamu marah sayang . Ujung-ujungnya kamu ngambek , Cemburu gak jelas , Terus kita bertengkar kamu gak kasian sama aku . Aku lagi hamil lho Mas . ”


” Bukan gitu . Aku heran aja kok dia bikin caption nya kayak gitu .. Aku tuh tau temen kamu dari SD , SMPN , SMK , Atau temen kamu yang di kampus . Nih orang yang mana yang kamu bilang temen ? ”


” Iya aku ngaku . Itu Juna , Sepupunya Raka . ”


” Apa ? ” Wajah Dennis malah tambah panas mendengar jawaban dari istrinya .


” Juna ? Bocah yang nyebelin itu ? Yang suka sama kamu yang badannya segini ? ” Lontar Dennis sembari mengukur tangan selutut dirinya .


” Kamu kok tau sayang ? ”


" Taulah . ” Jawab Dennis sembari cemberut dan melempar Hp ke kasur .


” Bukannya dulu kamu gak ngomong sama aku ya . Kamu kan gak mau jadi temen aku gara-gara aku jadian sama Raka . Kok kamu tau soal sepupu Raka ? ”


” Si Jihan tuh . Kerjaannya dia kan ngomporin aku ..”


” Ngomporin gimana sih Mas ? ”


” Ya gitu . Aku kalah sama tuh bocil .. ”


” Jihan itu emang kayak gitu ya . Aku tuh suka kangen sama persahabatan kita mas ..Kamu inget gak ? Kita bertiga itu lucu lho Mas .. ”


” Tau ah . Aku bete .. Mana sini alamat rumah nya ? ”


” Mau apa sih ? Aku aja gak punya kontak dia . ”.


” Ya udah aku datengin si Raka aja . ”


” Mas .. gak usah . Dia udah balik ke Amerika . ”


Tiba-tiba Bibi mengetuk pintu ,


” Tok tok tok . Non .. Di depan ada tamu . ” Kata bibi di balik pintu .


” Iya bi .. Bentar .. ”


” Mas aku ke depan dulu ya . ” Yumna segera membuka pintu dan pergi ke ruang tamu mencari tahu keberadaan tamunya .


Yumna terkejut melihat Juna sedang berdiri di depan Poto yang terpampang dia ruang tamu .


” Juna ..” Sapa nya .


” Hai Mbak . Aku ganggu gak ? ”


” Kamu kok tau alamat rumah aku ? ”


" Tau dari Mbak Jihan .. Aku mau kenalan sama suami Mbak . ”


” Aduh maaf ya Jun , Mood suami aku lagi kurang baik sekarang . Kapan-kapan lagi aja ya . ”


” Gimana sih Mbak , Kemaren bilangnya gak boleh ke rumah karena Suami Mbak gak ada di rumah , Sekarang giliran ada di rumah malah bilang nya gitu . Emang kenapa sih suaminya ? ”


" Gak mau ah . Mbak tuh pembohong .. bilang nya mau hubungi aku .. Mana ? Ya udah kita ngobrol berdua aja kalo suami Mbak gak mau . ” Katanya sembari duduk dan meminum Kopi buatan bibi .


” Mbak lupa Jun . Nanti Mbak telepon kamu ya .. Ayo sini ..” Kata Yumna sembari menarik tangan Juna untuk membawanya keluar ,


Juna malah pecicilan digandeng Yumna , Dia tersipu malu dibuatnya . Hal itu di lihat oleh Dennis yang entah kapan dia datang .


” Sayang !! " Panggil Dennis kesal .


Sadar akan kehadiran Suaminya , Yumna segera melepaskan tangannya .


" Kamu disini Mas ? ”


” Siapa tamu nya ? Main gandeng aja ? ” Kata Dennis sembari melirik Juna .


” Habis kamu Juna - Juna .. nih bocah kenapa datang kesini sih . ” Batin Yumna .


” Hai ...Oh ini suami Mbak . Juna !! ” Sapa Juna sembari mengulurkan tangannya ramah kepada Dennis .


Namun hal itu tidak membuat Dennis menggubrisnya . Dia malah tampak sebal dengan bocah laki-laki di hadapannya itu .


Sadar akan penolakan Dennis , Juna langsung mengantongi tangan ke saku celana jeans nya .


Juna duduk dan memasang wajah santai kepada Dennis .


” Perasaan tadi ada yang bilang nih bocah udah balik ke Amerika . Kok nongol disini . ” Lontar Dennis kepada Yumna .


Yumna hanya mengerutkan keningnya , dia sudah ketahuan berbohong .


” Lo yang upload foto itu . Nge Tag lagi , Yumna Udah punya suami ..”


Juna memperhatikan wajah pria di hadapannya yang terlihat jelas sedang kesal padanya .


” Kok saya ingat seseorang ya dengan wajah ini . Familiar .. ” Lontar Juna .


" Juna .. Kamu pulang ya . ” Kata Yumna berusaha membuat Juna mengikuti maunya .


” Sayang kamu kok ngusir tamu sih . ” Kata Dennis .


Dennis kembali menatap tajam Juna , Membuat Juna teringat sesuatu .


” Ah saya inget Mbak .. kalo gak salah ini orang pake baju SMK yang hadang jalan pulang ku dari sekolah dulu . ” Lontar Juna pecicilan gak ada takut-takut nya .


” Apa ? Ngomong apa sih Juna ? ” Tanya Yumna yang heran .


” Iya Mbak , Dia datang dengan temannya mau keroyokan . ”


" Keroyok ? Emang lu pikir gue cowok apaan main keroyokan , Udah gitu waktu itu Lo cuman bocah kecil . ”


" Hah ? Ngapain kamu hadang Juna Mas ? Kamu ada masalah apa sama dia ? ” Tanya Yumna heran .


” Jadi Mbak , Dia bilang aku tuh gak usah ngerepotin dia karena aku masih kecil . ”


" Iya dan Lo nangis kan ? ” Sahut Dennis agak tersenyum masam .


” Nangis ? Kok Nangis .. Kamu ngapain Mas ? ”


” Gak aku apa-apain . ”


” Suami Mbak ini ambil Hp aku . ” Lontarnya sembari cekikikan .


” Kamu membegal Juna Mas ? Kamu kan udah jadi orang kaya waktu itu .”


” Apasih sayang . Aku ambil Hp dia buat hapus nomor telepon kamu . Kecentilan banget sih jadi bocil .. Bocah SMP demen anak SMK . ”


” Dih Kamu Mas . ”


” Dompet aku juga di ambil . ”


” Hah ? ” Yumna menganga mendengar ucapan Juna .


” Bukan buat ambil duit dia ya , Sorry .. Duit aku banyak sayang . Kamu kayak gak tau aja . ” Tepis Dennis .


” Ya terus ngapain ? ”


” Sayang , Dia punya Poto kamu tau gak .. aku ambil aja aku robek in . Sebel .. ”


” Poto dari mana ? Aku mana pernah ngasih Poto ? ”


Juna tersenyum tanpa dosa melihat kebingungan di wajah Yumna .


" Juna jawab. ”


” Anu Mbak . Aku ambil Poto Mbak dari kamar Mas Raka hehehe . ” Jawab Juna tersenyum mesem membuat Dennis jijik .


” Dasar . ”


” Poto yang mana ya ? " Katanya bingung .


” Berapa banyak Poto yang kamu kasih ke si Raka ? gak takut di apa-apain sama dia ? ”


" Raka gak gitu Mas . ”


” Belain aja terus . ”


” Namanya juga orang lagi pacaran. Ya wajar kalo saling tukar Poto. ”


” Masa lalu kamu tuh ngeri , Lebih serem dari cerita setan . suka bikin aku panas .”


” Cieee yang cemburu . ”