YUMNA

YUMNA
Episode 134



Yumna sudah ditangani oleh dokter , Dia bisa bernafas dengan lega ketika tau jika Natan masih hidup .


Paman menerobos masuk ke dalam ruangan saat dokter baru saja keluar .


” Paman tidak bisa melihatmu seperti ini Nak . Ini sudah keterlaluan , Dennis begitu banyak musuh Sampe kamu harus menjadi tawanan dan di celakai seperti ini . Paman minta kamu tinggalkan Dennis .”


” Paman . ” Panggil Yumna masih dengan wajah yang lemas .


Dennis mendengar semua ucapan Paman barusan , Dia terdiam mendengar ucapan Paman .


” Sini duduk dulu . ” Pinta Yumna .


Paman duduk dan menarik nafasnya perlahan .


Sementara itu lain dengan Dennis yang kembali keluar , Dia tampak kesal dengan sikap Paman .


” Ini bukan karena musuh mas Dennis kok , Paman salah . ”


" Lalu ? Kamu mau coba lindungi dia ? ”


” Rinjani . Paman tau siapa dia ? Dia adalah istri pertama mas Rendy .. Dia yang melakukan ini padaku. ”


" Apa ?? Tapi kenapa dia lakukan ini ? ”


” Mas Rendy belum bisa menerima dia seutuhnya , Dia mengira kalo aku adalah penghalang baginya . Aku tidak tau kenapa dia Sampe melakukan hal sejauh itu. Jani bahkan menyerang Nadia juga .”


” Kamu yakin Na ? ”


” Dia sendiri yang bilang sama aku . ”


” Ya ampun .. Paman harus melaporkan dia ke polisi . ” Lontarnya sembari beranjak .


" Tidak perlu , Aku sudah mengurus semuanya . " Lontar Dennis sembari berjalan menghampiri mereka .


” Mas kamu laporin Jani ke polisi ? " Tanya Yumna kaget .


" Iya . Kenapa , Kamu mau bilang gak usah ? ”


" Apa tidak bisa di bicarakan secara kekeluargaan dulu. Kasian Mas Rendy dia pasti stres karena ini semua . ”


" Tuh Paman , keponakan Paman memang nyebelin aslinya . Sayang , Dia udah bikin kamu , Natan dan Nadia mengalami hal ini . Dia itu kriminal lho Sayang . Gak bisa dibiarin , Dia harus menerima ganjaran nya , Biar kapok . ”


" Tapi mas Rendy Gimana ? ”


" Kamu mikirin dia ? Paling sekarang dia lagi maki-maki istrinya . Udah aku gak mau kalo kamu mikirin dia , Sekarang istirahat saja . ”


” Makasih ya mas kamu selalu berada di waktu yang tepat untuk tolongin aku . " Lontarnya .


" Yumna aku merasa malah gagal sudah lindungi kamu . Harusnya aku bisa menghentikan perbuatan dia dari awal .. Harus nya aku menambah bodyguard lagi dan enggak membiarkan Natan saja untuk mendampingi kamu . "


" Sudahlah mas . Kamu tuh bukan tuhan yang bisa tau semua yang akan terjadi .. Kamu udah melakukan segalanya kok mas . ”


" Paman akan keluar dulu .. Sepertinya kalian harus bicara . ” Kata Paman lalu pergi .


” Lupakan dia , Aku potongi buah ya . ”


” Sayang , Apa badan kamu ada yang terasa sakit ? Kasian kamu mas harus mengalami hal ini . ”


” Kasian ? Bukannya sebaliknya . Kamu harus mengalami ini untuk yang kedua kalinya . Aku janji akan bikin orang itu membayar semua perbuatan yang dia lakukan sama kamu . Si Rendy itu juga mesti ikut diseret di penjara . ”


" Mas ? ”


" Berani sekali dia masih menyukai mu , Aku bahkan kehilangan kata saat ku dengar dia masih memanggil nama kamu saat dia tertidur pulas . Sayang , Kenapa kamu buat dia susah move on ? Kamu apakan dia sih ? ” Keluhnya .


" Menurut mu ? Lalu kamu sendiri kenapa susah move on juga , Kamu lupa ? ”


" Ya beda dong sayang . Aku mah tergila-gila sama kamu dari dulu dari kita masih bocah . Nah dia ketemu kamu aja Bentaran kok . ”


" Mana aku tau . Kamu pikir aku udah pelet dia apa .. Saat aku pacaran selama 1bulan sama dia , Aku tidak melakukan apapun . Kami bahkan jarang ketemu . ”


” Dasar . Kenapa aku harus punya istri seperti mu . Kenapa harus di perebutkan melulu . ” Keluhnya sembari menyuapi sepotong apel .


” Sayang !!! ”


” Sebel tau gak sih . ”


” Tapi kan cuman kamu yang ada di hatiku Mas . ”


" Kamu mah kalo gombal pinter . ”


” Hehe belajar dari kamu , Kamu gak nyadar ya . ”


” Dih . ”


" Mas Rendy ? ”


” Aku boleh masuk ? Gimana keadaan kamu Na ? ” Lontarnya cemas .


” Lo berani datang kesini ? ” Kata Dennis kesal .


" Mas , Tahan .. Kamu sabar ya . " Bujuk Yumna memegangi tangan suaminya .


” Aku beneran nyesel karena Jani sampe harus melakukan hal ini sama kamu Na . ”


” Urus yang bener istri Lo itu . ”.


” Kenapa Jani sampe harus mencelakai Natan dan Nadia juga . Semua berawal dari aku . ”


” Enggak Na , Sebenarnya Jani sudah menerima ku dengan baik ..Tapi aku mengecewakan dia . ”


” Mas maafkan aku ya sudah bikin kamu berada di posisi yang sulit . Aku gak tau kalo kejadian nya bakal kayak gini . ”


” Udahlah , Ini semua salahku .. Aku masih saja belum menerima kedua Istriku . ”


" Mending lo balik gih . Polisi pasti sudah tangkap istri Lo itu . " Usir Dennis muak .


Saat Dennis tidak henti mencecar Rendy , Tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka .


Seseorang masuk menerobos pintu kamar Yumna .


Jani menodongkan pistol kepada Yumna ,


" Brakkk !!!


Suara pintu dibantingnya amat keras .


" Jani !!! Teriak Rendy dan Dennis .


” Sudah aku duga mas kalo kamu ada disini . Ya ampun padahal Nadia sedang tidak sadarkan diri di ruangannya tapi kamu malah menemui wanita ini . Kamu itu tidak berperasaan atau apa .. Tidak ada cara lain selain aku habisi dia .. Seenggaknya aku harus membantu Nadia , Kasian dia mas . ” Katanya lagi .


" Kamu mau apa Jani . Letakan pistol itu .. Kamu dapat darimana benda itu ? " Teriak Rendy .


” Polisi datang ke rumah untuk menangkap ku . Tapi aku pikir aku belum selesai Mas .. Aku masih harus mengurusi wanita ini . Setidaknya aku harus membuat dia tiada dulu baru mereka bisa menangkap ku .. ”


” Hentikan ocehan mu , Jangan Macam-macam !! ” Ancam Dennis mencoba melindungi Yumna .


Dia dan Rendy berdiri di depan Yumna , Mereka begitu takut jika Jani nekat .


” Setelah kamu talak aku tadi Mas , Aku malah semakin menggebu-gebu menghabisi dia . Setelah ini aku janji tidak akan lari dari polisi lagi . "


Yumna sangat ketakutan melihat Jani yang sudah dipenuhi ***** . Dia gemetar dan berusaha berdiri sekuat tenaga , Dia memegang tangan suaminya dari belakang .


” Jani .. jangan ada korban lagi . Tolong . ” Pintanya disusul linangan air mata .


” Ini semua salahku , Ayo ikut aku keluar ... kita bicara .” Bujuk Rendy .


" Kamu pikir aku bodoh mas . Setelah kamu talak aku begitu saja .. Kamu pikir aku akan diam saja , Aku sudah bilang .. Aku tidak akan membuat semua berakhir begitu saja .. Biarkan aku menghabisi dia dulu Mas .. ” Lontarnya lagi .


Dennis melangkah mundur berusaha melindungi istrinya , Dia memastikan agar Yumna aman .


" Maaf . ” Lontarnya disusul suara pistol menuju arah Dennis .


Sadar akan hal itu , Yumna tidak bisa membiarkan Suaminya berkorban . Dia mendorong suaminya sekuat tenaga hingga peluru itu mengenai dirinya .


Dia terjatuh sembari memegangi perut yang berisi janin itu .


Dennis tersungkur dan mematung menyaksikan istrinya yang segera terjatuh , Sementara Rendy berusaha untuk menangkap tubuh Yumna .


" Yumna .” Teriak keduanya .


Jantung Dennis terasa berhenti berdetak , Kedua matanya menyaksikan langsung .


Dia berusaha meraih istrinya , Darah di pundaknya Yumna mulai mengalir .


” Sayang . !!! Katanya gemetar tak kuasa melihat Yumna .


Sementara itu Rendy mendorong Jani dan mengambil Pistol dari tangannya , Dia kembali menampar pipi Jani .


” Apa yang kamu lakukan ?. Kenapa kamu mendorong ku Yumna !!! Teriak Dennis masih dengan posisi memeluk Yumna .


" Jangan sedih Mas . Kamu pernah berkorban untuk melindungi ku dulu . Aku tidak akan pernah membiarkan kamu di tembak lagi karena aku . Anak kita ,, Maafkan aku yang tidak bisa melindunginya Mas . ” Lontarnya lalu perlahan Yumna tidak sadarkan diri .


” Yumna . !!! Teriak Dennis lagi .


Sementara itu polisi dan tim medis berhamburan datang .