YUMNA

YUMNA
Episode 111



Dennis ke kamar masih menekuk wajahnya , Dia memilih tidak ingin bicara dengan Yumna .


Yumna juga tidak mau berusaha bicara lebih dulu dengan suaminya .


” Bentar-bentar marah , Dasar perempuan gak mau ngalah . ”


” Oops kayaknya ada suara jangkrik lagi ngomong . ” Ledek Yumna sembari memainkan Hp .


Tak tahan dengan sindiran nya Dennis berteriak .


" Sayang ... Aku tidak mau kita bertengkar terus . Balikin uangku kalo gitu . ”


” Jiah jangkrik teriak-teriak , Kalo karyawan nya tau kelakuan bos nya kayak gini . Tuh bos mau taruh dimana mukanya . ”


” Kamu lagi sakit aja masih sanggup bertengkar sih .”


" Habis kamu keterlaluan , Kalo kamu berada di posisi Natan gimana? ”


" Natan lagi .. Kamu suka sekali membahasi dia dan rela bertengkar denganku karenanya .. Dia sudah dewasa , Dia mau sedih atau punya masalah apapun kenapa harus kamu yang repot . Aku gak suka kamu susah-susah mikirin orang lain apalagi sampe jatuh sakit . ” Katanya panjang lebar .


” Terus kamu ngambek gitu gara-gara hal sepele ? ”


" Ini buka pertama kali nya kamu membandingkan aku dengan dia , Aku tidak akan berada disisi nya .


.Aku tidak akan pasrah seperti dia .”


” Iya lah buktinya aja yang udah-udah kamu kirim Natan ke Bandung untuk memata-matai aku .. Kamu suruh dia hadang semua laki-laki yang hendak mendekati ku kan? kamu akan melakukan apapun untuk mendapatkan obsesi mu itu . ”


" Kamu mau memperpanjang ini sayang ? Tega sekali sih kamu . Aku tidak bisa bekerja jika kamu marah . ”


” Lebay . Setidaknya lakukan sesuatu untuk Natan .. Kamu ini kan bos nya , Beri perhatian padanya . ”


” Sayang , Dia hanya anak buah ku . Pekerjaan ku banyak .. Kamu ingin aku memikirkan dia ? Tugasku hanya memberi dia gaji , Apa aku harus mengurusi kisah cintanya yang malang itu ? ”


” Ya makanya kamu jangan seenaknya dong sama Natan , Dia juga manusia punya perasaan . Aku liat dia sangat cinta sama Sinta , Aku juga melihat penyesalan yang besar karena ulahnya . Kamu malah marah hanya karena aku memperdulikan Dia . ”


" Oke , Aku salah . Ayo kita sudahi perdebatan ini ... Aku harus ke kantor .”


” Pergilah , Aku tidak menahan mu untuk pergi . ”


" Aku gak bisa fokus kerja jika Istriku seperti ini ..”


” Kamu lebay banget sih sekarang ? Perasaan dulu kamu gak gini deh . ”


” Aku masih sama sayang . ”


" Sama gimana ? Dulu kamu baik , Ramah , dan dewasa . Tapi sekarang . ”


” Ayolah sayang , Kamu masih punya tenaga untuk bertengkar ? ”


" Aku masih punya tenaga untuk melawanmu , Ayo mau sampe dimana ? " Tantangannya melotot .


Dennis kehabisan kata menghadapi dirinya , Dia maju selangkah dan berusaha menciumi bibir seksi istrinya . Dia ingin menghentikan Omelan Yumna yang tidak berhenti memusuhi dirinya .


Yumna mendorong nya sambil marah .


” Lepaskan . ” Teriaknya .


Bukannya mundur , Dennis malah semakin berusaha menciumi lagi .


Dia meraih wajah Yumna yang sedari tadi memberontak , Dennis memegang tangan istrinya erat-erat.


” Mas .. Aku kan sedang sakit ..”


” Lebih baik kita berciuman dari pada bertengkar . Aku tidak akan melepaskan mu ... Ayo serang aku . ” Lontarnya .


” Bedebah sialan .. ” Kata Yumna yang sudah tidak berdaya .


Untuk beberapa kali dia melepaskan ciuman sambil berdebat .


Dennis mulai hilang akal menghadapi istrinya .


Saat Yumna pasrah yang tidak henti di cium suaminya , Dennis tersenyum dan melepaskan ciumannya .


” Kamu menyerah sekarang ? ” Ujarnya tertawa .


” Kemarin aku mencium mu satu detik kamu beri aku 10 juta , Barusan kamu menciumiku hampir 5kali ... Transfer sekarang ke rekening ku 50 juta . ” Teriak Yumna .


Dennis malah tertawa geli menghadapi kemarahan istrinya .


” Kemarin kan Kamu yang menciumiku , Aku yang bayar .. Sekarang aku yang cium kamu , Harus nya kamu yang bayar dong . ” Lontar Dennis disusul tawanya .


” Apa ? Yang punya duit kan kamu . Aku harus membayar kamu pake apa ? Daun ? ” Yumna Mulai jengkel menghadapi Dennis .


” Ah pokoknya kamu punya hutang 50 juta padaku .. Aku tidak mau tau kamu harus bayar . ”


” Dih , Dia yang maksa , Aku yang bayar . Situ sehat ? ”


” Makanya jangan mengajak bertengkar terus .. Untung kamu sakit .


, Kalo enggak .. Wah habis kamu ..”


” Dasar .. Sini kamu . ” Yumna mengambil bantal lalu memukuli Dennis .


” Rasakan .. Berani sekali kamu mengancam ku . Sini ..”


Yumna malah semakin kesal padanya , Dennis menghentikan nya dengan memeluk .


” Lepaskan . " Teriak Yumna .


” Tidak , kalo aku tidak mau kamu mau apa ? ”


Perlahan Yumna malah tertawa melihat wajah Dennis , Entah pertengkaran seperti apa yang sedang mereka lakukan .


Bibi di luar khawatir , Dia mengira mereka sedang bertengkar hebat .


” Teriak-teriak tapi tertawa .. Mereka itu sedang apa ? Membuat resah bibi saja . ” Kata bibi .


Meninggalkan mereka yang sedang perang , Sementara itu Di kantor , Rendy sedang serius mengerjakan pekerjaannya .


Tiba-tiba Nadia datang dengan baju yang seksi dan make up yang cantik .


" Hai sayang .” Sapanya .


” Kamu ngapain kesini ? ”


" Aku bawain makan siang nih .. ”


" Rinjani gak di ajak ? " Tanya Rendy membuat Nadia sebal .


" Sayang dia sedang bersih-bersih rumah . Kami bagi tugas ..Dia ingin aku masak dan mengantar makan siang mu ..”


” Syukurlah jika kalian akur .. Aku seneng . ”


” Sayang , Kapan kita honeymoon ? Masa mau kerja terus . ”


” Pekerjaan ku banyak .. ”


” Sayang masa kita gak honeymoon sih .. Kapan kita mau punya anak .” Keluhnya .


” Istri ku 2 , Bagaimana aku mengatur nya . ”


” Ya simpel aja , Giliran .. Sekarang sama aku dulu pergi .. Nanti giliran Rinjani . ”


” Nad , Jujur aja Aku masih belum bisa melakukan kewajiban ku sebagai seorang suami . Beri aku waktu ya .. ” Pinta Rendy .


” Kamu masih menyukai Yumna ya . ”


" Bukan itu , Kita kan menikah secara mendadak .Kamu mau ngertiin aku kan ? Rinjani aja ngerti , Dia bilang sama aku .. Kalo dia siap nunggu aku sampai kapanpun . Terus gimana sama kamu ? Kalo kamu gak mau nunggu ya udah kamu nyerah aja .”


" Enggak dong mas , Aku juga mau kok nunggu kamu ..Oke aku gak akan bahas ini lagi , Aku minta maaf ya . ”


Nadia begitu sabar menghadapi Rendy , Dia terus mengalah demi suaminya..


” Ya udah kamu pulang gih , Simpen aja bekal nya .. Nanti aku makan . ”


” Iya sayang , Aku simpan ya .. Aku pamit . ”


Nadia pergi meninggalkan Rendy , Dia kesal karena Rinjani masih saja selangkah lebih maju darinya .


" Kapan dia mengatakan hal itu kepada mas Rendy ? Dia sudah bergerak cepat dariku ... Mengapa aku bisa kalah darinya ..” Gerutunya sambil mengambil mobil .


Dia bergegas menuju rumah untuk melabrak Jani .


*


*


*


Setibanya di rumah , Nadia langsung mencari keberadaan Jani .


Diruang tamu , Nadia mendapati Jani sedang duduk di kursi dengan terikat tali dan mulut disumpel.


Rupanya itu adalah kerajaan Nadia agar jani tidak merecokinya saat dia mengantar bekal makan siang untuk Rendy .


Nadia membuka lakban dimulut jani dengan kasar ,


” Aw .." Teriak Jani .


” Pelan-pelan dong lampir sakit tau .. Lepasin gak ini tali .. Bisa-bisanya Lo berbuat gini ke istri tua .. Sialan ." Cecar Jani .


” Heh Aku mau cari perhitungan sama kamu..kamu ngomong apa sama mas Rendy ? kamu mau nyari perhatian dia dengan bilang mau nunggu dia sampai kapanpun hah ? ” Teriak Nadia .


" Aku laporin juga sama mas Rendy... Emang kenapa kalo aku ngomong gitu ? Keberatan ? ”


” Nih perempuan minta di hajar lagi kali ya .”


" Buka dulu nih tali baru kamu lawan aku . ” Pinta Jani .


Nadia membuka tali yang melilit di tubuh jani lalu mereka bersiap untuk saling menyerang .


Bak 2 kucing betina sedang mengeong untuk memperebutkan kucing jantan.


Mereka saling serang dan masih dengan cakaran yang menjadi senjata ampuh mereka . Tidak lupa Rambut yang ikut jadi korban.


Keduanya benar-benar tidak ingin saling mengalah .